<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>wahyu tif</title>
	<atom:link href="http://anakpelor.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://anakpelor.wordpress.com</link>
	<description>linux community</description>
	<lastBuildDate>Sun, 06 Dec 2009 14:45:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='anakpelor.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/bb2cde71611afd2923d6fd3235de31da?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>wahyu tif</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://anakpelor.wordpress.com/osd.xml" title="wahyu tif" />
	<atom:link rel='hub' href='http://anakpelor.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Zenwalk Linux</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/zenwalk-linux/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/zenwalk-linux/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 03:12:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=168</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Zenwalk Linux Zenwalk Linux sebelumnya bernama Minislack, adalah distribusi Linux yang menggunakan Slackware sebagai basis, didirikan oleh Jean-Philippe Guillemin (JP). Dibawah pimpinan JP, terbentuk distribusi tampil beda terhadap Slackware, sementara ia tetap kompatibel sepenuhnya terhadap paket aplikasi di level binari. Zenwalk merupakan distribusi Linux untuk segala kebutuhan atau multi-purpose tapi diutamakan untuk aplikasi Internet, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=168&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Sejarah Zenwalk</strong><strong> </strong><strong>Linux</strong></p>
<p><strong>Zenwalk Linux</strong> sebelumnya bernama Minislack, adalah distribusi Linux yang menggunakan Slackware sebagai basis, didirikan oleh Jean-Philippe Guillemin (JP). Dibawah pimpinan JP, terbentuk distribusi tampil beda terhadap Slackware, sementara ia tetap kompatibel sepenuhnya terhadap paket aplikasi di level binari. Zenwalk merupakan distribusi Linux untuk segala kebutuhan atau <em>multi-purpose</em> tapi diutamakan untuk aplikasi Internet, multimedia dan pemrograman. Zenwalk mengemas banyak perkakasan (programming tools) khusus, dan ia didisain untuk semua mulai pemula sampai pakar. Tool konfigurasi sistem yang disediakan, dapat dioperasikan baik via graphical maupun via command-line.</p>
<p>Sistem operasi Zenwalk GNU/Linux dibuat dengan tujuan selalu ramping dan cepat, menyertakan hanya satu aplikasi untuk setiap jenis pekerjaan. Zenwalk senantiasa menggunakan teknologi Linux terkini, dilengkapi dengan sebuah <em>programming environment and libraries</em> yang lengkap sehingga diklaim ideal sebgai platform pemrograman aplikasi. Pendekatan modular memungkinkan Zenwalk menyediakan cara mudah untuk membangun dan memelihara server moderen seperti LAMP, messaging, file sharing dll.</p>
<p>Zenwalk turunan dari Slackware. Zenwalk sendiri tadinya bernama miniSLack, yaitu Slackware mini, meminimalkan aplikasi dan librari dari Slackware hingga instalasinya tidak memakan space besar. Tambahan, settingan zenwalk itu telah dicustomize hingga lebih mudah, dan menggunakan GDM dan XFCE agar ringan.</p>
<p>Zenwalk adalah sistem operasi GNU/Linux yang didisain berdasarkan karakteristik berikut:</p>
<ul>
<li>Modern dan user-friendly (aplikasi terbaru)</li>
<li>Cepat (di optimalisasi      dengan performa tinggi)</li>
<li>Rasional (satu aplikasi      utama untuk setiap pekerjaan)</li>
<li>Lengkap (dapat digunakan di      semua lingkungan pekerjaan)</li>
<li>Evolusioner (manajemen      paket jaringan yang mudah &#8211; netpkg)</li>
</ul>
<p>Kebutuhan Hardware GNU/Linux Zenwalk di optimalkan untuk i686 tetapi juga didisain kompatibel dengan i486. Untuk dapat mengoperasikan mode GUI Zenwalk dengan baik, minimal kebutuhan hardware yang harus dipenuhi adalah:</p>
<ul>
<li>Pentium III class processor</li>
<li>128 Mb RAM</li>
<li>2Gb HDD</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Proses Instalasi Linux Zenwalk</strong></p>
<p>Jika anda melakukan instalasi pada komputer yang telah ada Windows didalamnya, mungkin cara lain yang cukup mudah adalah dengan membuat partisi terlebih dulu melalui windows dengan menggunakan partition magic, dengan langkah-langkah sbb :</p>
<ol>
<li>Bebaskan space (sekitar 3,5 MB atau      lebih)</li>
<li>Buat partisi Linux, terus catat namanya      ini hda/sda berapa. Ingat-ingat juga besarnya partisi berapa</li>
<li>Buat partisi Swap dengan besar 2 kali      memori</li>
</ol>
<p><span id="more-168"></span></p>
<ol>
<li>Restart dan masukkan CD Zenwalk /      Zencafe</li>
<li>Lewati partisinya dan langsung ke      ADDSWAP.</li>
<li>Setelah selesai, dan berlanjut ke      TARGET , maka arahkan target pada partisi linux yang telah kita buat.      Biasanya dia akan melakukan format ulang, format yang disarankan adalah      xfs, meskipun anda bisa juga memilih format ext3.</li>
<li>Setelah langkah ini anda telah melewati      masa kritis, ikuti langkah-langkah selanjutnya sampai selesai.</li>
</ol>
<p><strong>Langkah-langkah proses instalasi Linux Zenwalk:</strong></p>
<p>Once you have your Zenwalk Installation CD, you can restart your system. If you arrive at the boot screen of Zenwalk CD, you can begin the installation. If you do not arrive at this screen, but are back under your current operating system, your computer may not be configured to boot from CD-ROM.</p>
<p>No need to panic, simply restart your system and reconfigure the BIOS settings.With the starting of your PC appears on the screen the word Setup followed by the name of a key on your keyboard. Generally, it should be:</p>
<ul>
<li>Touch &#8220;Suppr&#8221; or,</li>
<li>Touch &#8220;Del&#8221; or,</li>
<li>Touch &#8220;F2&#8243; or,</li>
<li>Touch &#8220;Ctrl+Alt+Esc&#8221; or,</li>
<li>Touch &#8220;F1&#8243; or,</li>
<li>Touch &#8220;F10&#8243; or,</li>
<li>Touch &#8220;Ctrl+Alt+S&#8221; or,</li>
<li>Others one, &#8230;</li>
</ul>
<p>After having pressed on the correct key, you will reach the “Setup” section of the BIOS. Modify the boot options to enable the CD-ROM. Often changing the order in which you system looks for an &#8220;Operating System&#8221; is where the change needs to be made. Make sure that you move CDROM to the top of the list. Now save your settings when you are thru and restart your system. If you succeed in booting from the CD-ROM, you’ll get a prompt if you want to proceed. Press any key to continue.</p>
<ul>
<li>Boot dari CD dan lakukan salah satu dari berikut ini:</li>
<li>Pilih booting standar ( jika menggunakan standard Ide pata/sata controler)</li>
<li>Atau tulis nama Kernel (&#8221; SCSI&#8221; untuk SCSI contoler)</li>
<li>Kemudian tekan Enter untuk mulai instalasi.</li>
</ul>
<ul>
<li>Untuk menginstal Zenwalk, anda dapat memilih &#8221; autopartition&#8221; tool, yang mana akan secara otomatis mempartisi hard disk anda.</li>
</ul>
<ul>
<li>Dengan &#8221; autopartition&#8221;, anda akan memilih disk mana yang akan  digunakan untuk menginstal Zenwalk.</li>
</ul>
<ul>
<li>Berisi konfirmasi untuk menghapus data yang ada pada hard disk. Jika tidak, dapat dilakukan secara manual.</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika ‘Ya’, harddisk akan diinstal untuk zenwalk dan akan terlihat hasilnya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika tidak memilih autopartition, maka dapat memilih hard-disk yang diinginkan untuk menginstal Zenwalk.</li>
</ul>
<ul>
<li>Hard-Disk harus dipartisi untuk menginstal Zenwalk.</li>
<li>Buat  sedikitnya 2 partisi dengan &#8221; cfdisk&#8221; utility, jika lebih menyukai suatu grafis yang lebih baik,Gparted adalah utility pada Zenlive yang disertakan pada CD.</li>
<li>&#8221; 1° A ‘swap’ partisi ( spesifikasi: primary, nomor;jumlah 1, ukuran&gt; 300 Mo, tipe 82)</li>
<li>&#8221; 2° A ‘root’ partisi ( primary, nomor;jumlah 2, ukuran&gt; 1,5GB, tipe 83, aktif)</li>
<li>&#8221; 3° anda dapat membuat user lainnya tetapi itu tidak perlu.</li>
</ul>
<p>Agar tidak lupa untuk menyimpan perubahan, itu tidak diperlukan bagi mereka yang telah mempartisi DD mereka sebelum menginstal Zenwalk.</p>
<ul>
<li>Swap partisi akan dideteksi dan susun:</li>
</ul>
<ul>
<li>Pilih root partition,</li>
</ul>
<ul>
<li>Xfs atau Reiserfs adalah filesystems yang cepat dan dapat dipercaya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Pilih untuk menginstal Zenwalk dari CD,</li>
</ul>
<ul>
<li>Choose the automatic CD detection, this should detect your CD medium correctly: Pilih automatic CD detection, untuk mendeteksi CD dengan tepat:</li>
</ul>
<ul>
<li>Setup will begin installing packages : please wait 20 minutes &#8230;.No package selection because it is unnecessary with &#8220;a one app/one task&#8221; system. And Linux beginners will avoid to obtain a corrupt system.</li>
</ul>
<ul>
<li>Pilih Linux Loader install mode.</li>
</ul>
<ul>
<li>Akan berjalan lancar sampai kamu yakin kartu video mu mendukung untuk frame buffered console, dengan cara ini kamu akan mempunyai bootsplash:</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika kamu mempunyai beberapa parameter ekstra untuk melewati kernel dari LILO, ini adalah waktu untuk melakukannya ( jangan tulis apapun jika kamu tidak mengetahui;))</li>
</ul>
<ul>
<li>[MBR] (Master Boot Record) bisanya tempat yang baik untuk menginstal LILO.</li>
</ul>
<ul>
<li>Kemudian, dokumentasi database akan di updated.</li>
</ul>
<ul>
<li>Kemudian, setup RTC modem:</li>
</ul>
<ul>
<li>Pilihan plug mouse.</li>
</ul>
<ul>
<li>Select on-boot services, hit the &#8220;space&#8221; touch for choosing or not (rc.cups is for printing, rc.pcmcia is for laptop), you will find more explanations in the &#8220;SERVICECONFIG&#8221; manual section:</li>
</ul>
<ul>
<li>Default screen font should be OK, choose [No]</li>
</ul>
<ul>
<li>Use local time, and choose your time zone &#8221; (penggunaan Waktu setempat, dan memilih wilayah waktu mu)</li>
</ul>
<ul>
<li>It&#8217;s time now to quit the install process and reboot. (Sekarang berhenti/ meninggalkan instalasi dan reboot).</li>
</ul>
<ul>
<li>Exit from &#8220;setup&#8221;, eject the disk and press [Ctrl+alt+delete] to reboot.</li>
</ul>
<ul>
<li>If all is ok and if LILO is well installed, you will see this screen and the following bootsplash.</li>
</ul>
<ul>
<li>Your sound card should be detected, let “alsaconf” configure it:</li>
</ul>
<ul>
<li>Select your system language:</li>
</ul>
<ul>
<li>Then you can setup your network via NETWORKCONFIG (see the dedicated section in this manual) &#8220;</li>
</ul>
<ul>
<li>Set the &#8220;root&#8221; password &#8220;</li>
</ul>
<ul>
<li>Now it&#8217;s time to add a user, select [Create User] and follow the wizard (see the dedicated section of this manual).</li>
</ul>
<ul>
<li>Then, VIDEOCONFIG will setup your videocard or your graphic chipset: &#8220;</li>
</ul>
<ul>
<li>You will be able to choose between a graphical or text login:</li>
</ul>
<ul>
<li>Now, you can choose if you want to activate Numlock at boot (it&#8217;s a bad idea for laptop users <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> .</li>
</ul>
<ul>
<li>You can now reboot your computer by pressing simultaneously [Ctrl][Alt] and [delete]:</li>
</ul>
<ul>
<li>Welcome under Zenwalk Linux !</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/168/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/168/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=168&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/zenwalk-linux/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>FEDORA CORE 7</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/fedora-core-7/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/fedora-core-7/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 03:10:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=166</guid>
		<description><![CDATA[SISTEM OPERASI FEDORA CORE 7 Pada tahun 2003, Red Hat mengumumkan untuk tidak lagi menjual produk konsumennya secara terpisah, dan melepasnya sebagai unit semi otonom yang diberi nama Red Hat Linux Project. Proyek ini melanjutkan produksi versi konseumen, tapi kali ini sebagai produk gratis yang melibatkan komunitas linux. &#160; Fedora Core adalah distro besutan Red [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=166&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SISTEM OPERASI FEDORA CORE 7</strong></p>
<p><strong><br />
</strong>Pada tahun 2003, Red Hat mengumumkan untuk tidak lagi menjual produk konsumennya secara terpisah, dan melepasnya sebagai unit semi otonom yang diberi nama Red Hat Linux Project. Proyek ini melanjutkan produksi versi konseumen, tapi kali ini sebagai produk gratis yang melibatkan komunitas linux.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Fedora Core adalah distro besutan Red Hat Project setelah bergabung dengan Fedora Project, sebuah proyek komunitas yang mengkhususkan diri membuat berbagai paket aplikasi untuk dijalankan di Red Hat Linux.<strong> </strong></p>
<p>Dengan Fedora Project, Red Hat lebih mudah untuk memutuskan penghentian dukungannya terhadap produk gratis Red Hat Linux dari versi 7.x, 8.0 di akhir 2003 dan versi 9.0 di akhir April 2004 melalui surat pemberitahuan yang ditujukan kepada pelanggan Red Hat Linux di awal November 2003. Red Hat mempunyai alasan tersendiri untuk menghentikan dukungannya terhadap Red Hat Linux, salah satu produk yang justru membesarkan nama Red Hat.</p>
<p>Dengan melihat alasan Red Hat untuk menjalankan Fedora Project, Fedora Core diposisikan untuk menggantikan produk Red Hat Linux yang sudah dihentikan pengembangannya. Pengguna Fedora Core nantinya bakal banyak berasal dari kalangan hobbies, developers, dan perusahaan yang menggunakan Linux sebatas untuk platform internet, dengan faktor dukungan teknis dan updates dari vendor tidak menjadi alasan utama pemilihan sistem operasi.</p>
<p><span id="more-166"></span></p>
<p>Salah satu perubahan pada versi 7 terletak pada komposisi pengemasan distribusi. Sebagai antar muka standar, seperti pada semua generasi Red Hat dan Fedora, konsisten menggunakan <a href="void(0)">GNOME</a>. Sedangkan desktop <a href="void(0)">KDE</a> disertakan dalam kemasan DVD sebagai opsi, sementara pada edisi menggunakan media CD dikemas, serupa dengan distro Ubuntu yang dikemas dalam satu keping LiveCD (<a href="void(0)">GNOME</a>). Seperti pada keluarga Ubuntu, ia juga dapat ditanamkan atau di-instalasi ke harddisk. Serupa dengan pasangan Kubuntu juga disediakan CD lain yang mengemas <a href="void(0)">KDE</a> sebagai Desktop. Bila dua versi CD yang tersedia masih belum memenuhi selera penggunanya, maka pengguna dapat membuat &#8220;Spins&#8221; sendiri dari bahan baku (source) dan perkakasan khusus yang disediakan.</p>
<p>Tools baru tersebut memudahkan para pengembang memanfaatkan Fedora sebagai basis guna membangun &#8216;plesetan&#8217; distro &#8216;topi merah&#8217; lain, dari &#8216;topi fedora&#8217; menjadi distro-distro seperti &#8216;Blankon 1.0&#8242; dan menurunkannya menjadi distro-distro yang diracik dan ditampilkan sesuai dengan selera dan fungsionalitas yang diidamkan masing-masing pengguna. Kode pemrograman untuk itu dapat diakses via sistem CVS yang ada, termasuk tools berbasis grafis maupun aksara (text).</p>
<p>Semuanya itu dipermudah, antara lain dengan peleburan lumbung-lumbung kode pemrograman: arsip Fedora Core dengan Fedora Extra yang kini menjadi satu dengan infrastruktur tunggal. Efek lain adalah penghapusan kata &#8216;Core&#8217; dari nama distribusi yang diambil dari sebuah jenis penghias kepala: Fedora. Lumbung tunggal yang berbobot tidak kurang dari 9 GB per arsitektur, kini terbuka baik untuk karyawan Red Hat maupun pihak luar siapa saja yang ingin memanfaatkanya atau memberikan kontribusinya.</p>
<p>Melihat sejarahnya, Fedora Core jelas merupakan hasil evolusi dari Red Hat Linux yang berhenti di versi 9. Karena hasil evolusi, Fedora Core memiliki penampilan, dan fungsionalitas khas Red Hat Linux.<br />
Fedora Core 4, dirilis tanggal 13 Juni 2005, adalah rilis terbaru dari Fedora Project yang menawarkan banyak perbaikan dan feature baru dibanding versi pendahulunya. Fedora Core 4 memuat semua update software terbaru, termasuk GNOME 2.10 dan KDE 3.4 yang semakin cantik dan menunjang kinerja.</p>
<p>Fedora Core 4 dapat dibakar ke empat keping CD atau sebuah DVD. Distro ini tidak menggunakan live CD dan harus diinstall ke harddisk. Instalasi Fedora Core 4 mudah, dan tidak banyak berubah dari rilis sebelumnya. Fedora menggunakan installer Anaconda yang berbasis grafik sehingga mudah diikuti. Distro ini juga dapat bekerja dengan baik di berbagai spesifikasi sistem tanpa perlu ngoprek di command line. Kabar baik untuk para pengguna komputer Apple, Fedora Core 4 kini mendukung penuh arsitektur CPU PowerPC, sehingga dapat dijalankan di prosesor Apple G3, G4, bahkan G5. Dengan begitu, kini pengguna Apple memiliki alternatif sistem operasi yang stabil selain Mac OS X. Dan Fedora ini melakukan imigrasi kembali hingga fedora sampai Core 7, Fedora core 7 adalah hasil Fedora core 4 yang sudah diotak atik pada interfacenya..</p>
<p><strong>2.6. PROSES INSTALASI FEDORA CORE 7</strong></p>
<p>Fedora Core saat ini merupakan salah satu dari beberapa distro Linux yang memiliki banyak penggemar. Walaupun banyak pro kontra mengenai keberadaan distro yang didukung oleh RedHat ini, tetapi tetap saja FC memiliki banyak penggemar terutama para pemula Linux.</p>
<p>Installasi Fedora Core 7 sangatlah mudah, apalagi untuk anda yang pernah mencoba installasi Windows pasti tidak akan mengalami banyak kesulitan. GUI nya sudah bagus dan mudah untuk di ikuti ditambah dengan dukungan bahasa yang cukup lengkap.</p>
<ol>
<li>Seperti biasa installasi dimulai dari memasukan CD / DVD FC7 anda dan setting BIOS agar bisa boot dari CD / DVD. Setelah semua selesai anda akan menemui boot menu seperti berikut ini.</li>
<li>Selanjutnya anda tinggal tekan enter saja dan kita akan dibawa ke menu untuk mengecek CD / DVD anda. Kalau kita cukup sabar dan tidak yakin dengan CD / DVD anda maka pilih oke. Tetapi jika kita ingin mengabaikanya tekan saja skip.</li>
<li>Berikutnya kita akan memulai mode GUI dalam installasi FC7 ini. Disini kita harus menggunakan mouse. Setelah pilih Next pertama kali kemudian kita akan diminta untuk memilih bahasa pengantar installasi. kita bisa memilih bahasa Indonesia kalau menurut kita Bahasa Inggris cukup merepotkan.</li>
<li>Berikutnya adalah proses pemilihan dan pembuatan partisi. Bagian inilah yang selalu menjadi masalah pemula di Linux apalagi yang ingin menginstall Linux secara dual boot dengan Windows atau OS yang lain. Disini kita hanya akan menampilkan installasi Linux pada dedicated harddrive dimana Linux akan di Install pada harddisk yang hanya di isi oleh Linux saja.</li>
</ol>
<p>Pilihan model pembuatan partisi ada empat yaitu.</p>
<ul>
<li>menghapus semua partisi linux yang sudah ada (berarti harus sudah ada partisi linux sebelumnya dan apabila ada partisi non linux akan diabaikan).</li>
<li>Kemudian pilihan lainnya yaitu menghapus seluruh partisi yang ada baik itu Linux, Non Linux maupun Partisi yang tidak dikenal ataupun kosong kemudian akan dibuat partisi default.<br />
Selanjutnya adalah hanya mempergunakan partisi kosong saja (artinya kalau ada partisi yang sudah terisi apa saja baik itu linux atau non linux maka tidak akan disentuh).</li>
<li>Dan yang terakhir adalah custom. Model custom membebaskan anda untuk memilih sendiri partisi yang mau dibikin. Memang sedikit advance tapi tidak terlalu sulit koq jadi jangan terlalu takut mencoba model ini.</li>
</ul>
<p>Untuk Membuat partisi dengan custom mode anda tinggal pilih partisi kosong yang mau dibuat partisi, kemudian klik new, tentukan ukuran dan jenis partisi nya, seperti biasa buat juga swap partition dengan ukuran 2 kali kapasitas memory RAM kita apabila kita memiliki ram kurang dari 512MB.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Setelah selesai proses pembuatan partisi selanjutnya kita akan ditanya dimana anda akan menginstall boot loader. kita bisa membiarkan pilihan default nya tidak usah di rubah lalu klik next.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Selanjutnya adalah setting network IP address. Disini anda bisa menggunakan DHCP atau mengisikan nya secara manual, itu semua tergantung setup dari jaringan anda tetapi apabila FC6 ini akan dijadikan server biasanya anda harus memasukan IP statik disini. Jadi silahkan anda atur sendiri IP nya atau tanyakan ke admin jaringan anda.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Berikutnya adalah setting timezone, beruntung sekali pengguna Fedora Karena setting timezone sudah menggunakan peta sehingga anda tinggal klik dilokasi anda dimana dan Installer Fedora akan otomatis memilih timezone wilayah yang anda klik tersebut.</li>
</ol>
<p>Setelah pemilihan timezone berikutnya adalah mengisikan password root. Isikan password dua kali dan harus sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Berikutnya adalah memilih paket yang akan di install. Silahkan dipilih paket berdasarkan keperluan apabila anda menginstall FC7 hanya untuk pemakaian sehari-hari maka cukup anda pilih Office and Productivity tetapi apabila anda ingin menggunakan FC7 sebagai server maka Office and Productivity nya yang di buang dan pilih yang lain.</li>
</ol>
<p>Selanjutnya anda tinggal menunggu sampai proses pemilihan paket dan installasi selesai kemudian restart untuk boot FC7 untuk pertama kali dan melakukan configurasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><a title="231.png" href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/231.png"></a></p>
<ol>
<li>Inilah tampilan boot loader Grub yang dipakai oleh FC7. kita tinggal tekan enter saja untuk boot.</li>
</ol>
<p><a title="251.png" href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/251.png"></a></p>
<p><a title="271.png" href="http://www.giest.org/wp-content/ups/2007/02/271.png"></a></p>
<p>10.  Setelah proses boot selesai, berikutnya adalah Welcome Screen dan License agreement anda cukup pilih yes dan next.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>11.  Kemudian kita diminta untuk memilih apa saja yang akan diperbolehkan untuk diakses di komputer anda oleh user dari luar atau lebih dikenal dengan Firewall. kita tentukan sendiri apa saja yang akan dipilih tinggal klik saja.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>12.  Setelah configurasi firewall selanjutnya silahkan set Jam dan tanggal dari komputer anda apabila masih belum benar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>13.  Untuk penggunaan sehari-hari sangat tidak disarankan untuk menggunakan account root oleh karena itu kita diharuskan membuat satu account regular user untuk dipakai sehari-hari. Silahkan isikan informasi nya dibagian ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>14.  Kemudian kita akan diminta untuk test soundcard anda, apabila speaker kita mengeluarkan suara berarti semua sudah ok dan siap dipakai. Apabila belum ya terpaksa dilewat dulu untuk kemudian di set lagi nanti.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>15.  Konfigurasi selesai, selanjutnya kita tinggal mencoba untuk login dengan user dan password yang baru saja kita buat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>16.  Dan sekarang sudah selesai semuanya, kita dapat menggunakan fedora core tuju siap paki sekarang</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong><em> </em></strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/166/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/166/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=166&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/fedora-core-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SUSE 8.0</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/suse-8-0/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/suse-8-0/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 03:07:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=164</guid>
		<description><![CDATA[PENGINSTALLAN SUSE 8.0 SuSE dapat langsung diinstal tanpa mempergunakan disket pada komputer yang sudah memiliki sistem operasi Windows atau DOS. Untuk sistem operasi lainnya, instalasi membutuhkan disket untuk inisialisasi kernel di komputer. Sebelum memulai instalasi, pastikan Anda mempersiapkan hal-hal sebagaimana dibahas dalam tahapan pre instalasi di sub bab sebelumnya. Berikut langkah-langkah instalasi SuSE : Masukkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=164&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>PENGINSTALLAN SUSE 8.0</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>SuSE dapat langsung diinstal tanpa mempergunakan disket pada komputer yang sudah memiliki sistem operasi Windows atau DOS. Untuk sistem operasi lainnya, instalasi membutuhkan disket untuk inisialisasi kernel di komputer. Sebelum memulai instalasi, pastikan Anda mempersiapkan hal-hal sebagaimana dibahas dalam tahapan pre instalasi di sub bab sebelumnya. Berikut langkah-langkah instalasi SuSE :</p>
<ol>
<li>Masukkan CD-ROM SuSE</li>
<li>Jika Anda masih berada di Microsoft Windows,      restart komputer ke dalam MSDOS mode</li>
<li>Pindah ke drive dimana CD-ROM SuSE berada (misalnya      D:\).</li>
<li>Saat berada di drive CD-ROM, jalankan program      setup. D:\&gt; setup</li>
<li>Pertama kali muncul adalah pilihan bahasa. Anda      bisa pilih Bahasa Indonesia atau Inggris. Contoh dalam langkah instalasi      berikut menggunakan pilihan Bahasa Inggris.</li>
<li>Kemudian muncul pertanyaan drive tempat CD-ROM      berada. Ketikkan D:\ atau E:\ , tergantung komputer Anda.</li>
</ol>
<p>Berikutnya adalah metode instalasi. Pilihan yang      ada adalah :</p>
<p>a. CD; jika Linux sudah mendukung CD-ROM yang Anda miliki.</p>
<p>b. Hard disk; jika Linux sudah disalin dari CD-ROM ke hard disk.</p>
<p><span id="more-164"></span></p>
<ol>
<li>Selanjutnya adalah pemilihan kernel. Kernel adalah      program utama Linux, inti dari sistem operasinya. SuSE menyediakan      beberapa pilihan kernel yang sudah dikompilasi sebelumnya untuk mendukung      perangkat keras secara spesifik. Misalnya kernelEIDE01 untuk perangkat      keras(E)IDE secara umum, atau kernelSCSI01 untuk SCSI Adapter Aic 7xxx      (Adaptec 274x). Pemilihan kernel ini tergantung konfigurasi komputer      masing-masing.</li>
<li>Masukkan parameter kernel. Jika Anda tidak      mengetahuinya, langsung tekan enter.</li>
<li>Berikutnya SuSE akan menanyakan apakah Anda      menginginkan untuk instal Loadlin sekarang? Loadlin adalah program yang      dijalankan di DOS untuk menginisialisikan kernel (menjalankan Linux) lewat      MSDOS. Jawab ya jika Anda belum memilikinya, dan sebaliknya.</li>
<li>Selesai proses instalasi Loadlin, kernel akan      langsung dijalankan. Untuk inisialisasi kernel, secara otomatis dijalankan      perintah :</li>
</ol>
<p>LOADLIN E:/suse/images/EIDE01 root=200 rw 2 Initrd</p>
<p>E:/suse/images/initdisk.gz lang=english</p>
<p>Jika Anda pelajari instalasi Slackware pada bagian sebelumnya, maka disini ditemukan metode yang serupa. Perintah pertama meminta loadlin untuk menjalankan kernelEIDE01, yang terletak di direktori E:/suse/images, dan status read write. Perintah kedua meminta initrd untuk menjalankan initdisk.gz dengan Bahasa Inggris (tergantung pilihan bahasa sebelumnya) setelah kernel berhasil diinisialisasi. Pada instalasi Slackware, tugas ini dijalankan oleh disk boot dan disk root. Perintah diatas mengeluarkan pesan di monitor:</p>
<p>Load Linux now!</p>
<p>Dari perintah kedua, initrd akan menjalankan      Linuxrc (Versi 0.91) ke dalam komputer Anda. Pertama kali Anda harus      memilih monitor. Anda dapat memilih monitor monokrom (hitam putih) atau      warna. Berikut menu utama (Main      Menu) Linuxrc, jalankan pengaturan dalam menu-menu berikut secara      berurutan.</p>
<p><strong>Settings</strong>,       meliputi</p>
<ul>
<li>Language; untuk pengaturan bahasa</li>
<li>Display; untuk pengaturan monitor</li>
<li>Keymap; untuk pengaturan keyboard</li>
<li>Debug; pilihan untuk pengguna Linux tingkat lanjut. Isinya berupa pilihan Animation, Force rootimage, Enter rootimage, Instalation system, Scripting NFS port. Jika tidak tahu, Anda dapat abaikan pilihan ini, dan relatif tidak mengganggu proses instalasi secara keseluruhan.</li>
</ul>
<p><strong>System       Information</strong>, meliputi</p>
<ul>
<li>Kernel Messages; Seluruh pesan yang disampaikan kernel saat booting (termasuk pengenalan perangkat keras). Dari pesan kernel ini Anda dapat mengetahui perangkat mana yang sudah didukung oleh kernel dan mana yang belum.</li>
<li>Hard disk /CD-ROMs; Catatan hard disk dan CD-ROM yang dikenali oleh kernel.</li>
<li>Modules; Catatan tentang driver perangkat keras (di Linux disebut sebagai modul) yang sudah diaktifkan</li>
<li>PCI; Catatan tentang kartu PCI yang dimiliki berdasarkan pengenalan oleh kernel.</li>
<li>Memory; Catatan tentang memory yang dimiliki berdasarkan pengenalan oleh kernel.</li>
<li>IO Port; Port Input Output</li>
<li>Interrupts; Catatan interrupts.</li>
</ul>
<p><strong>Kernel       Modules</strong>, meliputi</p>
<ul>
<li>Load SCSI module; mengaktifkan modul SCSI yang belum dikenal oleh kernel. Hal ini diketahui dengan membaca pesan kernel pada bagian sebelumnya.</li>
<li>Load CD-ROM module; Mengaktifkan modul CD-ROM</li>
<li>Load network card module; Mengaktifkan modul kartu jaringan.</li>
<li>Load PCMCIA module; Mengaktifkan modul PCMCIA.</li>
<li>Show Loaded modules; Melihat modul-modul yang telah diaktifkan.</li>
<li>Unload modules; Menon-aktifkan kembali modul-modul yang telah aktif.</li>
<li>Autoload modules; Mengaktifkan modul secara otomatis dengan melakukan inspeksi (probing) terhadap semua perangkat keras yang ada.</li>
</ul>
<p><strong>Start       Instalation System</strong>; meliputi</p>
<ol>
<li>
<ul>
<li>Start Instalation; Mulai instalasi</li>
</ul>
<ul>
<li>Boot Instalation; Selesai instalasi dan boot       komputer</li>
<li>Start Rescue System</li>
<li>Start Live CD</li>
</ul>
</li>
<li>Pada saat memilih Start Instalation, Linuxrc      menanyakan media tempat di mana sumber file SuSE yang akan diinstal.      Pilihan tersebut meliputi CD-ROM, Network (NFS), Network (FTP), Hard disk.      Pilih sesuai kebutuhan Anda. Dalam contoh berikut instalasi dilakukan      lewat CD-ROM.</li>
<li>Setelah memilih media instalasi, segera muncul      program YaST yang menawarkan tipe instalasi. Tipe yang ditawarkan adalah :</li>
<li>Install Linux from scratch; Instal SuSE baru ke dalam komputer dengan metode standar.</li>
<li>Update existing file system; Upgrade SuSE dari versi sebelumnya.</li>
<li>Instalation using expert mode; Instalasi dengan pilihan-pilihan khusus yang menawarkan modifikasi penuh.</li>
<li>Abort; membatalkan instalasi.</li>
<li>Pilih install Linux from scratch</li>
<li>Langkah selanjutnya adalah penentuan partisi.      Sebelum melanjutkan, silakan baca tentang partisi pada sub bab instalasi      Slackware. Pilihan pertama adalah partitioning hardware; ada dua pilihan :</li>
<li>partitioning; SuSE akan melakukan partisi otomatis sisa spasi hard disk yang masih kosong. Partisi otomatis ini meliputi partisi Linux sekaligus swap.</li>
<li>Do not partitioning; Untuk langkah partisi normal. Untuk belajar melakukan partisi, pilih do not partitioning.</li>
<li>Setelah dipilih do not partitioning, akan muncul      pilihan lagi, yakni :</li>
<li>Whole hard disk; SuSE akan mempartisi seluruh hard disk. Hindarkan pilihan ini.</li>
<li>Partitioning; melakukan partisi secara manual. Pilih partitioning untuk menjalankan partisi hard disk secara manual.</li>
<li>Langkah selanjutnya adalah mengedit tabel partisi.      Jalankan langkah ini secara hati-hati terutama jika Anda memiliki data      dalam hard disk Anda. Berikut contoh tabel partisi yang sudah ada :</li>
</ol>
<p>Device Name From To Blocks Partition Type</p>
<p>/dev/hda1 1 319 2562336 b Win 95 Fat 32</p>
<p>/dev/hda2 320 1048 5855692 5 extended</p>
<p>/dev/hda5 320 447 1028128 83 Linux Native</p>
<p>/dev/hda6 448 463 128488 82 Linux Swap</p>
<ol>
<li>Tampilan tabel partisi bisa bermacam-macam,      tergantung pengaturan di komputer Anda sebelumnya. Untuk membuat partisi      baru, tekan F5.</li>
</ol>
<p>Starting Cylinder :</p>
<p>End of partition: +1000M</p>
<p>Pada pilihan Starting Cylinder, biarkan kosong, langsung tekan enter. Selanjutnya muncul End of Partition, masukkan jumlah megabyte yang Anda inginkan, diawali dengan tanda plus. Contoh di atas adalah membuat partisi baru dengan ukuran 1 Gigabyte (1000 Megabyte). Lakukan langkah ini hingga diperoleh daftar partisi yang diinginkan. 18. Selesai membuat partisi baru, lanjutkan dengan pemilihan partisi swap. Pilih Continue, dan akan muncul pertanyaan Select Swap Partition. Pilih partisi swap yang Anda tentukan sebelumnya. Anda akan dikonfirmasi, apakah Anda ingin melakukan cek swap yang akan diaktifkan? Cek ini meliputi bad blocks dan cek permukaan piringan hard disk yang akan digunakan. Pilih yes.</p>
<p>Langkah selanjutnya adalah melakukan format      terhadap sistem file Linux yang baru saja Anda buat partisinya. Contoh      sistem file yang sudah ada :</p>
<p>List of existing hard drive</p>
<p>Device Blocks              Inodes Format fstype mountpoint partition</p>
<p>/dev/hda5 1028128 4096   No     ext2              Linux</p>
<p>Pilih F6 untuk format partisi yang ada. Pilih Normal Format. Selanjutnya, tekan F4 untuk menentukan mount point. Pilih /. Tekan Continue, dan partisi Anda akan diformat.</p>
<p>Instalasi akan kembali ke prompt YaST untuk load      configuration. Pilih default SuSE. Anda bisa pilih secara manual      paket-paket yang diinginkan. Bagian ini memakan waktu yang cukup lama,      sebab proses instalasi program yang dipilih sedang berjalan.<br />
Selesai instalasi program, Anda diminta memilih      kernel lewat menu Select Kernel, dan pilih Standard (E)IDE kernel (jika      hard disk atau CD-ROM Anda IDE) atau SCSI kernel (jika hard disk atau      CD-ROM Anda SCSI).<br />
Berikutnya Anda akan ditanyakan untuk membuat boot      disk. Jawab ya jika Anda memang menginginkan Linux di boot dari disket.      Siapkan satu disket kosong. Jika tidak, teruskan.<br />
Setelah itu muncul menu LILO Instalation. Jawab yes      dan segera Anda dibawa ke menu :</p>
<ul>
<li>Pilihan berikut biarkan kosong</li>
</ul>
<p>Append line for hardware parameter :</p>
<ul>
<li>Pilih Master Boot Record untuk menempatkan LILO di MBR sehingga saat # boot akan dijalankan.</li>
</ul>
<p>Where do you want install LILO :</p>
<p>Master Boot Record</p>
<p>Boot sector of root partition</p>
<p>Boot sector of boot partition</p>
<p>On floppy disk</p>
<ul>
<li>Boot delay adalah lama waktu dalam satuan detik pada saat memilih menu sistem operasi yang akan dijalankan saat komputer dinyalakan.</li>
</ul>
<p>Boot Delay :</p>
<p>Proses selanjutnya penentuan time configuration.      Ini adalah satuan waktu yang digunakan oleh sistem operasi. Anda bisa      memilih antara menggunakan GMT atau waktu lokal.<br />
Setelah itu penentuan hostname dan domain name.      Isian ini sangat penting untuk memastikan program-program daemon yang      membutuhkan nama mesin dan nama domain seperti server web dan server mail      berjalan dengan baik. Untuk pengisian, misalnya:</p>
<p>Hostname : spawn</p>
<p>Domain Name : heaven.or.id</p>
<ol>
<li>Menu berikutnya adalah konfirmasi peran komputer      Anda. Pilihannya adalah :</li>
</ol>
<ul>
<li>IP Loopback only; untuk mesin yang berjalan sendiri dan tidak terhubung ke jaringan</li>
<li>Real network; untuk mesin yang terhubung dalam jaringan.</li>
</ul>
<p>Pada bagian DHCP client, pilih no (kecuali jika Anda terhubung dalam jaringan dengan DHCP). Dalam contoh berikut, pilih real network.</p>
<p>Catatan:</p>
<p>DHCP atauDynamic Host Configuration Programadalah program yang mendistribusikan alamat IP pada setiap mesin yang terhubung ke dalam jaringan. Pemberian alamat IP secara dinamis ini memudahkan jaringan dengan user yang banyak, dan alamat IP tidak perlu diset satu per satu di tiap mesin. Cukup DHCP yang membagikannya secara acak. Program ini biasa dipergunakan di ISP (Internet Service Provider), di mana setiap user yang tersambung lewat modem, memperoleh alamat IP berubah-ubah pada tiap koneksi.</p>
<p>Jika dipilih real network, menu berikutnya adalah      memasukkan alamat jaringan :</p>
<ul>
<li>type of network; piliheth0. Ini berarti dalam menghubungkan ke jaringan menggunakan kartu jaringan. Jika pada boot sebelumnya kernel belum mengenal kartu jaringan yang ada, Anda dapat mengkonfigurasikannya nanti. Lihat di Bab III, Sub Bab konfigurasi kartu jaringan.</li>
<li>IP Address of your machine; isikan alamat IP misalnya 192.168.1.100</li>
<li>Netmask; Isikan netmask berdasarkan kelasnya. Misal 255.255.255.0</li>
<li>Gateway; Biarkan kosong. Gambaran tentang gateway dapat Anda baca di Bab III sub bab IP Masquerade.</li>
<li>IP Address of PPP Partner; Isikan DNS server dari ISP Anda. Misalnya 202.158.3.7.</li>
</ul>
<ol>
<li>Selanjutnya adalah mengkonfigurasikan sendmail      lewat sendmail.cf. Menu yang diberikan:</li>
</ol>
<ul>
<li>Host with permanent network connection; Jika Anda terhubung dalam jaringan dengan sambungan yang permanen.</li>
<li>Single user machine without network connection; Jika komputer tidak terhubung dalam jaringan (standalone)</li>
<li>Host with temporarily network connection; Jika dalam waktu-waktu tertentu komputer Anda terhubung dalam jaringan (misalnya Internet).</li>
<li>Use UUCP to send mail; Jika mesin Anda terhubung dalam jaringan UNIX, dan mempergunakan protokol UUCP (Unix to Unix Copy Protocol)</li>
<li>Do not install /etc/sendmail.cf; Melewati menu ini, dan jika perlu sendmail.cf dapat dikonfigurasikan sendiri nantinya.</li>
</ul>
<ol>
<li>Selesai konfigurasi sementara untuk sendmail,      komputer akan direstart. Selanjutnya adalah mengisikan password untuk      root. Usahakan untuk mengisi lebih dari 8 huruf.</li>
</ol>
<p>Langkah berikutnya membuat satu user sebagai      contoh. Anda dapat menggunakan user contoh ini untuk login pertama kali      nantinya. Usahakan untuk menggunakan user root seminimal mungkin.<br />
Langkah terakhir, mengkonfigurasikan beberapa      peralatan tambahan seperti modem, dan mouse. Selesai langkah ini, Anda      bisa langsung masuk ke Linux prompt, dan login dengan menggunakan account      root atau user contoh yang telah anda tentukan sebelumnya.</p>
<p>Welcome to SuSE 6.2 (i386) &#8211; kernel 2.2.10 (tty1)</p>
<p><strong>Spawn login :</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/164/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/164/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=164&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/suse-8-0/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Slackware</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/slackware/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/slackware/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 03:00:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[SEJARAH Slackware, dimulai oleh Patrick Volkerding pada akhir 1992, dan dirilis kepada dunia pada 17 Juli, 1993, adalah distribusi Linux pertama yang digunakan secara luas. Volkerding pertama mempelajari Linux ketika dia membutuhkan interpreter LISP yang tidak mahal untuk sebuah proyek. Satu diantara sedikit distribusi yang ada saat itu adalah SLS Linux dari Soft Landing Systems. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=161&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>SEJARAH</li>
</ol>
<p>Slackware, dimulai oleh Patrick Volkerding pada akhir 1992, dan dirilis kepada dunia pada 17 Juli, 1993, adalah distribusi Linux pertama yang digunakan secara luas. Volkerding pertama mempelajari Linux ketika dia membutuhkan interpreter LISP yang tidak mahal untuk sebuah proyek. Satu diantara sedikit distribusi yang ada saat itu adalah SLS Linux dari Soft Landing Systems. Volkerding menggunakan SLS Linux, memperbaiki kesalahan ketika ia menemukannya. Pada akhirnya, dia memutuskan untuk menggabungkan semua perbaikan ini pada distribusi pribadinya yang dapat digunakan oleh dirinya dan juga temannya. Distribusi privat ini dengan cepat mendapatkan popularitas, sehingga Volkerding memutuskan untuk memberinya nama Slackware dan membuatnya tersedia untuk publik. Bersamaan dengan itu, Patrick menambahkan beberapa hal baru pada Slackware; sebuah program installasi yang berbasis pada sistem menu, begitu juga dengan konsep sebuah manajemen paket, yang mengijinkan pengguna untuk menambahkan, menghapus, atau mengupgrade paket perangkat lunak pada sistemnya dengan mudah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Terdapat banyak alasan kenapa Slackware adalah distribusi Linux yang paling tua yang masih hidup. Ia tidak mencoba mengemulasi Windows, ia mencoba untuk menjadi seperti Unix sebisa mungkin. Ia tidak mencoba untuk mencakup semua proses dengan indah, GUI (Graphical User Interfaces) tunjuk dan klik. Ia memposisikan pengguna sebagai pengendali dengan mengijinkan mereka melihat secara langsung apa yang terjadi. Proses pengembangannya tidak terburu-buru untuk memenuhi waktu deadline-setiap versi muncul ketika ia sudah siap.</p>
<p><span id="more-161"></span></p>
<p>Slackware ditujukan untuk orang yang menikmati belajar dan meningkatkan sistem mereka untuk melakukan sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Stabilitas dan kesederhanaan Slackware adalah alasan kenapa orang akan tetap menggunakannya di masa depan. Slackware saat ini menikmati reputasinya sebagai sebuah server yang solid dan workstation yang masuk akal. Anda bisa menemukan desktop Slackware menjalankan sembarang window manager ataupun lingkungan desktop, atau tidak sama sekali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>SUBSISTEM SO</li>
</ol>
<p>Sebuah sistem operasi dapat dibagi menjadi beberapa komponen. Secara umum, para pakar sepakat bahwa terdapat sekurangnya empat komponen manajeman utama yaitu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>a)      Manajemen Proses,</p>
<p>b)      Manajemen Memori</p>
<p>c)      Manajamen Masukan/Keluaran</p>
<p>d)     Sistem Jaringan.</p>
<p>e)      Sistem Kemanan</p>
<p>f)       Sistem Arsip</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>A. Manajemen Proses</strong></p>
<p>Setiap aplikasi yang dijalankan di Linux mempunyai pengenal yang disebut sebagai <em>Process Identification Number </em>(PID). Hingga kernel versi 2.4, PID disimpan dalam angka 16 bit dengan<em> </em>kisaran dari 0-32767 untuk menjamin kompatibilitas dengan unix. Dari nomor PID inilah linux<em> </em>dapat mengawasi dan mengatur proses-proses yang terjadi didalam system. Proses yang dijalankan<em> </em>ataupun yang baru dibuat mempunyai struktur data yang disimpan di task_struct.<em> </em>Linux mengatur semua proses di dalam sistem melalui pemeriksaan dan perubahan terhadap setiap<em> </em>struktur data task_struct yang dimiliki setiap proses. Sebuah daftar pointer ke semua struktur data<em> </em>task_struct disimpan dalam task vector. Jumlah maksimum proses dalam sistem dibatasi oleh<em> </em>ukuran dari task vector. Linux umumnya memiliki task vector dengan ukuran 512 entries. Saat<em> </em>proses dibuat, task_struct baru dialokasikan dari memori sistem dan ditambahkan ke task vector.<em> </em>Linux juga mendukung proses secara real time. Proses semacam ini harus bereaksi sangat cepat<em> </em>terhadap event eksternal dan diperlakukan berbeda dari proses biasa lainnya oleh penjadwal.<em> </em>Proses akan berakhir ketika ia memanggil exit(). Kernel akan menentukan waktu pelepasan<em> </em>sumber daya yang dimiliki oleh proses yang telah selesai tersebut. Fungsi do_exit() akan dipanggil  aat terminasi yang kemudian memanggil __exit_mm/files/fs/sighand() yang<em> </em>akan membebaskan sumber daya. Fungsi exit_notify() akan memperbarui hubungan antara<em> </em>proses induk dan proses anak, semua proses anak yang induknya berakhir akan menjadi anak dari<em> </em>proses init. Terakhir akan dipanggil scheduler untuk menjalankan proses baru.<em> </em><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>A.1  Deskriptor</strong><strong> </strong><strong>Proses</strong><strong> </strong></p>
<p>Guna keperluan manajemen proses, kernel memelihara informasi tentang setiap proses di sebuah deskriptor proses dengan tipe task_struct. Setiap deskriptor proses mengandung informasi antara lain status proses, ruang alamat, daftar berkas yang dibuka, prioritas proses, dan sebagainya.</p>
<p>Setiap proses di Linux memiliki status. Status proses merupakan array dari flag yang mutually exclusive. Setiap proses memiliki tepat satu keadaan (status) pada suatu waktu. Status tersebut adalah:</p>
<ul>
<li><strong>TASK_RUNNING. </strong></li>
</ul>
<p>Pada status ini, proses sedang atau pun siap dieksekusi oleh CPU.</p>
<ul>
<li><strong>TASK_INTERRUPTIBLE. </strong></li>
</ul>
<p>Pada status ini, proses sedang menunggu sebuah kondisi. Interupsi, sinyal, atau pun pelepasan sumber daya akan membangunkan proses.</p>
<ul>
<li><strong>TASK_UNINTERRUPTIBLE. </strong></li>
</ul>
<p>Pada status ini, proses sedang tidur dan tidak dapat dibangunkan oleh suatu sinyal.</p>
<ul>
<li> <strong>TASK_STOPPED. </strong></li>
</ul>
<p>Pada status ini proses sedang dihentikan, misalnya oleh sebuah debugger.</p>
<ul>
<li> <strong>TASK_ZOMBIE. </strong></li>
</ul>
<p>Pada status ini proses telah berhenti, namun masih memiliki struktur data task_struct di task vector dan masih memegang sumber daya yang sudah tidak digunakan lagi.</p>
<p>Proses yang dijadwalkan untuk dieksekusi dari doubly-linked list dari proses dengan status TASK_RUNNING disebut runqueue. Bagian prev_run dan next_run dari deskriptor proses digunakan untuk membangun runqueue, dengan init_task mengawali daftar tersebut. Sedangkan untuk memanipulasi daftar di deskriptor proses tersebut, digunakan fungsi-fungsi: add_to_runqueue(), del_from_runqueue(), move_first_runqueue(), move_last_runqueue(). Makro NR_RUNNING digunakan untuk menyimpan jumlah proses yang dapat dijalankan, sedangkan fungsi wake_up_process membuat sebuah proses menjadi dapat dijalankan. Untuk menjamin akurasinya, array task akan diperbarui setiap kali ada proses baru dibuat atau pun dihapus. Sebuah daftar terpisah akan melacak elemen bebas dalam array task itu. Ketika suatu proses dihapus, entrinya ditambahkan di bagian awal dari daftar tersebut. Proses dengan status task_interruptible dibagi ke dalam kelas-kelas yang terkait dengan suatu event tertentu. Event yang dimaksud misalnya: waktu kadaluarsa, ketersediaan sumber daya. Untuk setiap event atau pun kelas terdapat antrian tunggu yang terpisah. Proses akan diberi sinyal bangun ketika event yang ditunggunya terjadi. Berikut contoh dari antrian tunggu tersebut: Terdapat tiga pilihan kebijakan penjadwalan thread, yaitu:</p>
<ol>
<li><strong>SCHED_OTHER</strong></li>
</ol>
<p>SCHED_OTHER adalah penjadwalan standar linux, dan kebijakan penjadwalan default yang digunakan pada kebanyakan proses. Proses yang berjalan dipilih dari daftar prioritas static 0 yang ditentukan berdasarkan pada prioritas dinamik, dan prioritas dinamik ditentukan di dalam daftar prioritas. Prioritas dinamik ditentukan berdasarkan pada level nice (diset oleh sistem call nice atau setpriority), dan bertambah setiap kali proses siap dijalankan tetapi dibatalkan oleh scheduler. Ini menjamin kemajuan yang fair diantara semua proses SCHED_OTHER.</p>
<ol>
<li><strong>SCHED_FIFO:      First In First Out scheduling</strong></li>
</ol>
<p>Ketika proses SCHED_FIFO dapat dijalankan, ia akan segera mem-preempt semua proses SCHED_OTHER yang sedang berjalan normal. SCHED_FIFO adalah algoritma scheduling sederhana tanpa time slicing. Untuk proses yang berdasarkan pada kebijakan SCHED_FIFO, aturan berikut diberlakukan: Sebuah proses SCHED_FIFO yang telahdi-preempted oleh proses lain akan menempati urutan atas untuk prioritasnya dan akan memulai kembali exekusinya segera setelah proses yang prioritasnya lebih tinggi diblock.</p>
<ol>
<li><strong>SCHED_RR:      Round Robin Scheduling</strong></li>
</ol>
<p>SCHED_RR adalah peningkatan sederhana dari SCHED_FIFO. Semua aturan yang dijelaskan pada  SCHED_FIFO juga digunakan pada SCHED_RR, kecuali proses yang hanya diizinkan berjalan untuk sebuah maksimum time quantum. Jika proses telah berjalan selama waktunya atau bahkan lebih lama dari waktu kuantumnya, ia akan ditaruh di bagian akhir dari daftar prioritas. Panjang kuantum time dapat dipulihkan kembali dengan sched_rr_get_interval.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>A.2 Proses dan Thread</strong></p>
<p>Secara sederhana thread dapat dikatakan sebuah proses baru yang berbagi alamat yang sama dengan induknya. Perbedaannnya terletak pada saat pembuatannya. Thread baru dibuat dengan system call clone yang membuat proses baru dengan identitas sendiri, namun diizinkan untuk berbagi struktur data dengan induknya. Secara tradisional, sumber daya yang dimiliki oleh proses induk akan diduplikasi ketika membuat proses anak. Penyalinan ruang alamat ini berjalan lambat, sehingga untuk mengatasinya, salinan hanya dibuat ketika salah satu dari mereka hendak menulis di alamat tersebut. Selain itu, ketika mereka akan berbagi alamat tersebut ketika mereka hanya membaca. Inilah proses ringan yang dikenal juga dengan thread. Thread dibuat dengan __clone(). __clone() merupakan rutin dari library system call clone(). __clone memiliki empat buah argumen yaitu:</p>
<ol>
<li>fn, fungsi      yang akan dieksekusi oleh thread baru</li>
<li>arg,      pointer ke data yang dibawa oleh fn</li>
<li>flags, sinyal      yang dikirim ke induk ketika anak berakhir dan pembagian sumber daya      antara anak dan induk.</li>
<li>child_stack      , pointer stack untuk proses anak. clone() mengambil argumen flags dan child_stack yang      dimiliki oleh __clone      kemudian menentukan id dari proses anak yang akan mengeksekusi fn dengan      argumen arg.</li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>A.3 Identitas Proses</strong></p>
<p>Identitas proses utamanya terbagi dalam tiga hal berikut:</p>
<ol>
<li><strong>Proses ID (PID)</strong></li>
</ol>
<p>Setiap proses mempunyai nomor yang unik. PID digunakan untuk melabeli proses sistem operasi ketika sebuah aplikasi memanggil system call</p>
<ol>
<li><strong>Credentials</strong></li>
</ol>
<p>setiap proses harus mempunyai user id tertentu dan satu atau lebih group id yang menentukan hak dari proses untuk mengakses resource sistem dan file</p>
<ol>
<li><strong>Personality</strong></li>
</ol>
<p>Personality digunakan agar system call kompatibel dengan ciri tertentu dari unix. Berikut contoh penggunaan system call fork.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>A.4 Penjadwalan</strong></p>
<p>Penjadwal adalah suatu pekerjaan yang dilakukan untuk mengalokasikan CPU time untuk tasks yang berbeda-beda dalam sistem operasi. Linux telah memiliki dua algoritma penjadwalan proses yang terpisah satu sama lain. Algoritma yang pertama adalah algoritma time-sharing untuk penjadwalan preemptive yang adil diantara sekian banyak proses. Sedangkan algoritma yang kedua didesain untuk tugas real-time dimana proritas mutlak lebih utama daripada keadilan mendapatkan suatu pelayanan. Bagian dari tiap identitas proses adalah kelas penjadwalan, yang akan menentukan algoritma yang digunakan untuk tiap proses. Kelas penjadwalan yang digunakan oleh Linux, terdapat dalam standar perluasan POSIX untuk sistem komputer waktu nyata. Untuk proses time-sharing, Linux menggunakan teknik prioritas, sebuah algoritma yang berdasarkan pada kupon. Tiap proses memiliki sejumlah kupon penjadwalan; dimana ketika ada kesempatan untuk menjalankan sebuah tugas, maka proses dengan kupon terbanyaklah yang mendapat giliran. Setiap kali terjadi interupsi waktu, proses yang sedang berjalan akan kehilangan satu kupon; dan ketika kupon yang dimiliki sudah habis maka proses itu akan ditunda dan proses yang lain akan diberikan kesempatan untuk masuk. Jika proses yang sedang berjalan tidak meiliki kupon sama sekali, linux akan melakukan operasi pemberian kupon, memberikan kupon kepada tiap proses dalam system.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>B. Manajemen Memori Utama</strong></p>
<p>Linux menggunakan variasi dari algoritma <em>clock</em>. <em>Thread </em>dari kernel linux (kswapd) akan dijalankan secara periodik (atau dipanggil ketika penggunaan memori sudah berlebihan). Ketika kswapd berusaha membebaskan halaman, dia pertama akan membebaskan halaman dari <em>cache</em>, jika gagal dia akan mengurangi <em>cache </em>system berkas, dan jika semua cara sudah gagal, maka dia akan menghentikan sebuah proses.</p>
<p>Alokasi memori pada linux menggunakan dua buah alokasi yang utama, yaitu algoritma <em>buddy </em>dan <em>slab</em>. Untuk algoritma <em>buddy</em>, setiap rutin pelaksanaan alokasi ini dipanggil, dia memeriksa blok memori berikutnya, jika ditemukan dia dialokasikan, jika tidak maka daftar tingkat berikutnya akan diperiksa. Jika ada blok bebas, maka akan dibagi jadi dua, yang satu dialokasikan dan yang lain dipindahkan ke daftar yang di bawahnya.</p>
<p><strong>B.1 Management Memory Fisik</strong></p>
<p>Karena adanya keterbatasan memori, diperlukan suatu strategi dalam menangani masalah ini. Jalan keluarnya adalah dengan menggunakan memori virtual. Dengan memori virtual, memori tampak lebih besar daripada ukuran yang sebenarnya. Manajemen memori pada Linux mengandung dua komponen utama :</p>
<ol>
<li>Berkaitan      dengan pembebasan dan pengalokasian halaman/blok pada main memori.</li>
<li>Berkaitan      dengan penanganan memori virtual.</li>
</ol>
<p>Linux memisahkan memori fisik ke dalam tiga zona berbeda, dimana tiap zona mengindentifikasikan region-region yang berbeda pada memori fisik. Ketiga zona tersebut adalah:</p>
<ol>
<li><strong>Zona      DMA (Direct Memory Access). </strong></li>
</ol>
<p>Tempat penanganan kegiatan yang berhubungan dengan transfer data antara CPU dengan I/O, dalam hal ini DMA akan menggantikan peran CPU sehingga CPU dapat mengerjakan instruksi lainnya.</p>
<ol>
<li><strong>Zona      NORMAL. </strong></li>
</ol>
<p>Tempat di memori fisik dimana penanganan permintaan-permintaan yang berhubungan dengan pemanggilan routine untuk alokasi halaman/blok dalam menjalankan proses.</p>
<ol>
<li><strong>Zona      HIGHMEM. </strong></li>
</ol>
<p>Tempat yang merujuk kepada memori fisik yang tidak dipetakan ke dalam ruang alamat kernel</p>
<p>Keuntungan sistem memori virtual pada Linux:</p>
<ol>
<li>Ruang alamat yang besar, bahkan lebih      besar daripada memori fisik.</li>
<li>Pembagian      memori fisik yang adil, karena adanya manajemen memori.</li>
<li>Proteksi,      manajemen memori memungkinkan setiap proses terlindungi dari proses-proses      lainnya di memori. Sehingga jika terjadi crash yang dialami oleh suatu      proses, maka proses-proses lainnya tidak terpengaruh.</li>
<li>Penggunaan      memori virtual bersama. Contohnya konsep shared library.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>B.2 Memory Virtual</strong></p>
<p>Kernel menyediakan suatu ruang alamat virtual untuk tiap proses yang bersifat konstan dan architecture-dependant. Entri-entri dalam tabel halaman yang dipetakan ke dalam ruang alamat ini berstatus protected, dalam arti tidak kelihatan dan tidak dapat dimodifikasi ketika sistem berjalan dalam mode pengguna. Area dalam memori virtual kernel dibagi 2:</p>
<ol>
<li><strong>Area      statis (static area). </strong></li>
</ol>
<p>Mengandung referensi tabel halaman untuk setiap halaman fisik di memori yang tersedia. Sehingga ketika menjalankan kode kernel, translasi dari alamat fisik ke alamat virtualnya menjadi lebih mudah dan sederhana.</p>
<ol>
<li><strong>Area      sisa (remainder of reserved section). </strong></li>
</ol>
<p>Area ini kebanyakan tidak terpakai, namun kernel dapat memodifikasi area ini untuk dipakai ditujukan ke area lain di memori.</p>
<p>Sebagaimana kita ketahui bahwa memori virtual merupakan jembatan penghubung antara Disk dengan Memori fisik. Di Linux, halaman- halaman yang dibutuhkan supaya suatu proses dapat berjalan, pada awalnya tidak akan langsung dialokasikan ke memori fisik, tetapi dialokasikan ke memori virtual (swap) terlebih dahulu.</p>
<p>Sistem memori virtual linux berperan dalam mengatur beberapa hal:</p>
<ol>
<li>Mengatur      ruang alamat supaya dapat dilihat oleh tiap proses.</li>
<li>Membentuk halaman-halaman(halamans)      yang dibutuhkan.</li>
<li>Mengatur alokasi halaman-halaman      tersebut dari disk ke memori fisik atau sebaliknya, yang biasa disebut      swapping.</li>
</ol>
<p><strong>B.2.5   Swaping</strong><strong> </strong></p>
<p>Dua mekanisme terpenting dalam sistem memori virtual adalah swapping dan paging, yakni mekanisme dalam mengalokasikan halaman-halaman dari memori virtual ke memori fisik (swap-in) maupun sebaliknya (swap-out). Mekanisme ini cukup penting mengingat kemungkinan adanya halaman-halaman yang sudah tidak dibutuhkan lagi, tapi masih berada di memori fisik, padahal ada proses yang memiliki prioritas tinggi membutuhkan halaman di memori fisik namun masih berada di memori virtual. Mekanisme swap-in mengatur pengeluaran (relokasi) halaman yang sudah tidak dibutuhkan lagi dari memori fisik ke memori virtual, sementara mekanisme swap-out mengatur pemasukan(alokasi) halaman yang dibutuhkan dari memori virtual ke memori fisik.</p>
<p>Sistem paging di linux dibagi dua, antara lain:</p>
<ol>
<li><strong>Halaman-out      Policy. </strong></li>
</ol>
<p>Lebih fokus pada metoda swap-out, yakni menentukan halaman-halaman mana yang akan dikeluarkan dari memori fisik dan kapan. Contoh: algoritma pergantian halaman (halaman replacement),yakni algoritma clock yang mengacu pada Least Frequently Used (LFU) policy.</p>
<ol>
<li><strong>Paging      Mechanism. </strong></li>
</ol>
<p>Lebih fokus pada metoda swap-in, namun lebih menitikberatkan pada halaman-halaman yang akan dibutuhkan kembali ke memori fisik, dalam artian halaman-halaman tersebut sebelumnya pernah digunakan dan berada di memori fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>B.4   Load dan Eksekusi Program</strong></p>
<p>Eksekusi dari Kernel Linux dilakukan oleh panggilan terhadap sistem call exec(). System call exec() memerintahkan kernel untuk menjalankan program baru di dalam proses yang sedang berlangsung (current process), dengan cara meng-overwrite current execution dengan initial context dari program baru yang akan dijalankan. Untuk meng-overwrite dan mengeksekusi, akan dilakukan dua kegiatan, yakni:</p>
<ol>
<li>Memeriksa apakah proses baru yang      dipanggil memiliki izin untuk melakukan overwrite terhadap berkas yang      sedang dieksekusi.</li>
<li>Kernel memanggil loader routine untuk      memulai menjalankan program. Loader tidak perlu untuk me-load isi dari      berkas program ke memori fisik, tetapi paling tidak mengatur pemetaan      program ke memori virtual.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>C. Manajemen Masukan/Keluaran</strong></p>
<p>Salah satu tujuan sistem operasi adalah menyembunyikan kerumitan device perangkat keras dari para penggunanya. Umpamanya, sistem berkas virtual menyamakan tampilan sistem berkas yang dimount tanpa memperdulikan devices fisik yang berada di bawahnya. Bab ini akan menjelaskan bagaimana kernel Linux mengatur device fisik di sistem.</p>
<p>Salah satu fitur yang mendasar adalah kernel mengabstraksi penanganan device. Semua device hardware terlihat seperti berkas pada umumnya: mereka dapat dibuka, ditutup, dibaca, dan ditulis menggunakan calls sistem yang sama dan standar untuk memanipulasi berkas. Setiap device di sistem direpresentasikan oleh sebuah file khusus device, contohnya disk IDE yang pertama di system direpresentasikan dengan /dev/hda. Devices blok (disk) dan karakter dibuat dengan perintah mknod dan untuk menjelaskan device tersebut digunakan nomor devices besar dan kecil. Devices jaringan juga direpresentasikan dengan berkas khusus device, tapi berkas ini dibuat setelah system menemukan dan menginisialisasi pengontrol-pengontrol jaringan di sistem. Semua device yang dikontrol oleh driver device yang sama memiliki nomor device besar yang umum. Nomor devices kecil digunakan untuk membedakan antara device-device yang berbeda dan pengontrol-pengontrol mereka, contohnya setiap partisi di disk IDE utama punya sebuah nomor device kecil yang berbeda. Jadi, /dev/hda2, yang merupakan partisi kedua dari disk IDE utama, punya nomor besar 3 dan nomor kecil yaitu 2. Linux memetakan berkas khusus device yang diteruskan ke system call (katakanlah melakukan mount ke sistem berkas device blok) pada driver device dengan menggunakan nomor device besar dan sejumlah tabel sistem, contohnya tabel device karakter, chrdevs. Linux membagi devices ke tiga kelas: devices karakter, devices blok dan devices jaringan.</p>
<p><strong>C.1      Device Karakter</strong></p>
<p>Device karakter, device paling sederhana dari Linux, diakses sebagai berkas. Aplikasi menggunakan <em>system calls </em>standar untuk membukanya, membacanya dan menulisnya dan menutupnya persis seolah devices adalah berkas. Memang benar, meski pun devices ini merupakan modem yang 427 sedang digunakan oleh PPP daemon untuk menghubungkan sistem Linux ke jaringan.</p>
<p><strong>C.2      Device Blok</strong></p>
<p>Device ini diakses seperti berkas. Mekanisme untuk menyediakan perangkat operasi berkas yang benar bagi berkas khusus blok yang terbuka sama seperti devices karakter. Linux memelihara operasi dari perangkat device blok yang terdaftar sebagai vektor blkdevs. Vektor ini, seperti halnya vektor chrdevs, diindeks dengan menggunakan nomor device besar dari sang device. Entrynya juga merupakan struk data device_struct. Tidak seperti devices karakter, ada sejumlah kelas yang dimiliki device blok. Device-device SCSI adalah salah satu kelasnya dan device IDE adalah kelas lainnya. Kelaslah yang mendaftarkan dirinya sendiri pada kernel Linux dan menyediakan operasi berkas kepada kernel. Driver-driver device untuk sebuah kelas device blok menyediakan interface khusus kelas kepada kelas tersebut. Jadi, contohnya, sebuah driver device SCSI harus menyediakan interface untuk subsistem SCSI agar dapat menyediakan operasi berkas bagi devices ini ke kernel.</p>
<p><strong>C.3      Device Jaringan</strong></p>
<p>Device jaringan merupakan sebuah entity yang mengirimkan dan menerima paket-paket data. Biasanya ia merupakan device fisik seperti kartu ethernet. Beberapa devices jaringan bagaimana pun hanyalah software, seperti device loopback yang digunakan untuk mengirimkan data ke Anda. Setiap device direpresentasikan dengan struk data device. Driver device jaringan mendaftarkan device-device yang ia kontrol pada Linux selama inisialisasi jaringan yaitu saat kernel melakukan booting. Bagian ini hanya memfokuskan pada struk data device serta bagaimana jaringan ditemukan dan diinsialisasi. Struktur data device ini mengandung informasi tentang device jaringan berikut.</p>
<ol>
<li><strong>Nama </strong></li>
</ol>
<p>Berbeda dengan device karakter dan blok yang menggunakan berkas khusus device yang dibuat dengan perintah mknod, berkas khusus device terlihat sekilas seperti device jaringan sistem yang ditemukan dan diinsialisasi. Nama mereka standar, yaitu setiap nama merepsentasikan jenis device masing-masing. Device multiple dari jenis yang sama dinomori lebih besar dari 0. Oleh sebab itu device-device ethernet dikenal sebagai /dev/eth0, /dev/eth1, /dev/eth2 dan seterusnya. Beberapa device jaringan yang umum adalah</p>
<ol>
<li>
<ul>
<li>/dev/ethN       Device ethernet</li>
<li> /dev/slN Device SLIP</li>
<li> /dev/pppN Device PPP</li>
<li> /dev/lo Device Loopback</li>
</ul>
</li>
<li><strong>Informasi Bus</strong></li>
</ol>
<p>Berikut ini adalah informasi yang driver device butuhkan untuk mengontrol devicenya. Nomor irq merupakan interrupt yang digunakan oleh device ini. Alamat basisnya adalah alamat dari segala register status dan control dari device yang ada di memori M/K. Channel DMA adalah nomor DMA yang device jaringan ini gunakan. Semua informasi ini diset pada waktu booting, yaitu saat device ini diinisialisasi.</p>
<ol>
<li><strong>Flags Interface</strong></li>
</ol>
<p>Hal-hal berikut ini akan menjelaskan karakteristik dan kemampuan dari device jaringan:</p>
<ul>
<li>IFF_UP Interface bangkit dan berjalan,</li>
<li>IFF_BROADCAST Alamat broadcast di device adalah sah</li>
<li>IFF_DEBUG Penghilangan error dinyalakan</li>
<li>IFF_LOOPBACK Merupakan device loopback</li>
<li>IFF_POINTTOPOINT Merupakan link point to point (SLIP dan PPP)</li>
<li>IFF_NOTRAILERS Tidak ada pengangkut jaringan</li>
<li>IFF_RUNNING Sumberdaya yang dialokasikan</li>
<li>IFF_NOARP Tidak mendukung protokol ARP</li>
<li>IFF_PROMISC Device di mode penerimaan acak, ia akan menerima semua paket tanpa memperdulikan kemana paket-paket ini dialamatkan</li>
<li>IFF_ALLMULTI Menerima seluruh frame multicast IP</li>
<li>IFF_MULTICAST Dapat menerima frame multicast IP</li>
</ul>
<ol>
<li><strong>Informasi Protokol</strong></li>
</ol>
<p>Setiap device menjelaskan bagaimana ia digunakan oleh lapisan protokol jaringan.</p>
<ol>
<li><strong>MTU</strong></li>
</ol>
<p>Ukuran paket terbesar yang jaringan dapat kirim, tidak termasuk header lapisan link yang ia perlu tambahkan.</p>
<ol>
<li><strong>Keluarga</strong></li>
</ol>
<p>Keluarga ini menandakan bahwa keluarga protokol yang dapat didukung oleh device tersebut. Keluarga untuk seluruh device jaringan Linux adalah AF_INET, keluarga alamat internet.</p>
<ol>
<li><strong>Jenis</strong></li>
</ol>
<p>Jenis menjelaskan media di mana device jaringan terpasang. Ada banyak jenis media yang didukung oleh device jaringan Linux.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li><strong>Alamat</strong></li>
</ol>
<p>Struk data device tersebut memiliki sejumlah alamat yang relevan bagi device jaringan ini, termasuk alamat-alamat IP-nya.</p>
<ol>
<li><strong>Antrian Paket</strong></li>
</ol>
<p>Merupakan antrian paket-paket sk_buff yang antri menunggu untuk dikirmkan lewat device jaringan ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>D. Sistem Jaringan</strong></p>
<p>Sistem terdistribusi adalah sekumpulan prosesor yang tidak berbagi memori, atau clock. Setiap prosesor mempunyai memori dan clock tersendiri. Prosesor-prosesor tersebut terhubung melalui jaringan komunikasi Sistem terdistribusi menyediakan akses pengguna ke bermacam sumber-daya sistem. Akses tersebut menyebabkan peningkatan kecepatan komputasi dan meningkatkan kemampuan penyediaan data.</p>
<p><strong>D.1 NETCONFIG</strong></p>
<p>Ketika Anda pertama kali menginstall Slackware, program setup menjalankan program netconfig. netconfig mencoba untuk melakukan fungsi-fungsi berikut untuk Anda:</p>
<p>Meminta nama komputer Anda, dan juga nama domain untuk komputer Anda.</p>
<p>Memberikan penjelasan singkat tentang berbagai jenis skema pemberian alamat, kapan mereka harus digunakan, dan menanyakan skema pemberian alamat IP yang Anda hendak Anda gunakan untuk mengkonfigurasi kartu jaringan Anda:</p>
<ul>
<li>IP-Statik</li>
<li>DHCP</li>
<li>Loopback</li>
</ul>
<p>Kemudian menawarkan untuk mendeteksi kartu jaringan yang hendak dikonfigurasi.</p>
<p>netconfig secara umum akan menangani sekitar 80% dari pekerjaan untuk mengkonfigurasi koneksi jaringan LAN Anda jika Anda mengijinkannya. Perhatikan bahwa saya menganjurkan berkas konfigurasi Anda untuk beberapa alasan:</p>
<p>Jika Anda sedang mempelajari Slackware dan manajemen sistem Linux, melihat sebuah konfigurasi yang bekerja dapat berguna. Anda akan mengetahui bagaimana seharusnya sebuah konfigurasi. Ini akan mempermudah Anda dalam penanganan masalah karena konfigurasi sistem yang salah dikemudian hari.</p>
<p><strong>D.2 Konfigurasi TCP/IP</strong></p>
<p>Pada titik ini, kartu jaringan Anda sudah terinstall secara fisik pada komputer Anda, dan modul kernel yang relevan sudah dimuat. Anda belum bisa berkomunikasi melalui kartu jaringan Anda, tetapi informasi tentang perangkat jaringan sudah bisa didapatkan dengan ifconfig -a.# ifconfig –a</p>
<p>eth0 Link encap:Ethernet HWaddr 00:A0:CC:3C:60:A4</p>
<p>UP BROADCAST NOTRAILERS RUNNING MULTICAST MTU:1500 Metric:1</p>
<p>RX packets:110081 errors:1 dropped:0 overruns:0 frame:0</p>
<p>TX packets:84931 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</p>
<p>collisions:0 txqueuelen:100</p>
<p>RX bytes:114824506 (109.5 Mb) TX bytes:9337924 (8.9 Mb)</p>
<p>Interrupt:5 Base address:0&#215;8400</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>lo Link encap:Local Loopback</p>
<p>inet addr:127.0.0.1 Mask:255.0.0.0</p>
<p>UP LOOPBACK RUNNING MTU:16436 Metric:1</p>
<p>RX packets:2234 errors:0 dropped:0 overruns:0 frame:0</p>
<p>TX packets:2234 errors:0 dropped:0 overruns:0 carrier:0</p>
<p>collisions:0 txqueuelen:0</p>
<p>RX bytes:168758 (164.8 Kb) TX bytes:168758 (164.8 Kb)</p>
<p><strong>D.2.1             DHCP</strong></p>
<p>DHCP (atau Dynamic Host Configuration Protocol), adalah sebuah istilah tentang bagaimana sebuah alamat IP diberikan pada sebuah komputer pada saat boot. Ketika klien DHCP melakukan boot, ia meminta sebuah permintaan pada server DHCP Jaringan Area Lokal (LAN) untuk memberikannya sebuah alamat IP. Server DHCP memiliki sebuah pool (atau batas) dari alamat IP yang tersedia. Server akan merespon permintaan ini dengan sebuah alamat IP dari pool, bersama dengan waktu lease. Setelah waktu lease untuk alamat IP yang diberikan sudah kadaluarsa, klien harus menghubungi server kembali dan mengulangi negosiasi.</p>
<p>Melakukan setting DHCP pada Slackware sangatlah sederhana. Cukup jalankan netconfig dan pilih DHCP. Jika Anda memiliki lebih dari satu NIC dan tidak ingin eth0 dikonfigurasi oleh DHCP, cukup edit berkas /etc/rc.d/rc.inet1.conf dan gantilah variabel untuk NIC Anda menjadi “YES”.</p>
<p><strong>D.2.2  IP Statik</strong></p>
<p>Alamat IP statik adalah alamat tetap yang hanya berubah jika dilakukan secara manual. Alamat ini digunakan pada kasus dimana seorang administrator tidak ingin informasi IP berubah, seperti untuk server internal pada sebuah LAN, sembarang server yang terkoneksi ke Internet, dan router jaringan. Dengan pengalamatan IP statik, Anda memberikan sebuah alamat dan membiarkannya demikian. Mesin lain tahu bahwa Anda akan selalu berada pada alamat IP tersebut dan selalu dapat menghubungi pada alamat tersebut.</p>
<p><strong>D.2.3 /etc/rc.d/rc.inet1.conf</strong></p>
<p>Jika Anda berencana untuk memberi alamat IP pada mesin Slackware baru Anda, Anda bisa melakukannya melalui script netconfig, atau Anda bisa mengedit /etc/rc.d/rc.inet1.conf. Pada /etc/rc.d/rc.inet1.conf , Anda akan melihat:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p># Primary network interface card (eth0)</p>
<p>IPADDR[0]=&#8221;"</p>
<p>NETMASK[0]=&#8221;"</p>
<p>USE_DHCP[0]=&#8221;"</p>
<p>DHCP_HOSTNAME[0]=&#8221;"</p>
<p>Lalu jauh dibawah:    GATEWAY=&#8221;"</p>
<p>Pada kasus ini, tugas kita hanyalah mengganti informasi yang benar diantara kutip ganda. Variabel ini dipanggil oleh /etc/rc.d/rc.inet1 pada saat boot untuk melakukan setup kartu NIC. Untuk setiap NIC, masukkan informasi IP yang benar, atau letakkan “YES” untuk USE_DHCP. Slackware akan menjalankan antarmuka ini dengan informasi yang diberikan disini sesuai dengan urutan mereka ditemukan.</p>
<p><strong>D.2.4  /etc/resolv.conf</strong></p>
<p>Ok, jadi Anda telah mendapatkan sebuah alamat IP, Anda telah mendapatkan gateway default, Anda mungkin telah memiliki sepuluh juta dollar (berikan saya sebagian), tetapi apa gunanya jika Anda tidak bisa me-resolve nama pada alamat IP? Tidak ada seorangpun yang ingin mengetikkan 72.9.234.112 pada browser web mereka untuk menemukan www.slackbook.org. Bagaimanapun juga, siapakah yang akan mengingat alamat IP tersebut selain pembuatnya? Kita perlu melakukan setup DNS, tetapi bagaimana? Ini dimana /etc/resolv.conf bekerja.</p>
<p>Kemungkinan Anda sudah memiliki opsi yang benar pada /etc/resolv.conf. Jika Anda melakukan setup koneksi jaringan Anda menggunakan DHCP, server DHCP akan melakukan proses update pada berkas ini untuk Anda. (secara teknis, server DHCP hanya memberitahu dhcpcd apa yang akan diletakkan disini, dan ia menurutinya.) Jika Anda perlu mengupdate daftar server DNS Anda secara manual, Anda harus mengedit /etc/resolv.conf. Berikut adalah sebuah contoh:</p>
<p># cat /etc/resolv.conf</p>
<p>nameserver 192.168.1.254</p>
<p>search lizella.net</p>
<p># ping -c 1 store</p>
<p>PING store.slackware.com (69.50.233.153): 56 data bytes</p>
<p>64 bytes from 69.50.233.153 : icmp_seq=0 ttl=64 time=0.251 ms</p>
<p>1 packets transmitted, 1 packets received, 0% packet loss</p>
<p>round-trip min/avg/max = 0.251/0.251/0.251 ms</p>
<p><strong>D.2.5  /etc/hosts</strong></p>
<p>Sekarang kita telah memiliki DNS yang bekerja, bagaimana jika kita hendak melewati server DNS kita, atau menambahkan isi DNS untuk sebuah mesin yang tidak pada DNS? Slackware menyertakan berkas /etc/hosts yang berisi daftar nama DNS lokal dan alamat IP yang sesuai.</p>
<p># cat /etc/hosts</p>
<p>127.0.0.1           localhost  locahost.localdomain</p>
<p>192.168.1.101       redtail</p>
<p>172.14.66.32        foobar.slackware.com</p>
<p>Disini bisa melihat bahwa localhost memiliki alamat IP 127.0.0.1 (selalu dipesan untuk localhost), redtail dapat dicapai pada 192.168.1.101, dan foobar.slackware.com adalah 172.14.66.32.</p>
<p><strong>D.3 PPP</strong></p>
<p>Banyak orang masih terhubung ke Internet melalui koneksi dialup. Metode yang paling umum adalah PPP, meskipun SLIP masih sering dipakai. Melakukan setting terhadap sistem Anda untuk berbicara PPP pada server remote sangatlah mudah. Kami telah menyertakan beberapa alat untuk membantu Anda dalam melakukan pengaturan.</p>
<p><strong>D.3.1  pppsetup</strong></p>
<p>Slackware menyertakan sebuah program bernama pppsetup untuk mengkonfigurasi sistem Anda untuk menggunakan account dialup Anda. Program ini menggunakan tampilan yang hampir sama dengan program netconfig. Untuk menjalankan program ini, pastikan Anda login sebagai root. Lalu ketikkan pppsetup untuk menjalankannya.</p>
<p><strong>D.3.2 /etc/ppp</strong></p>
<p>Untuk sebagian besar pengguna, menjalankan pppsetup sudah cukup. Namun, terdapat beberapa kondisi dimana Anda hendak memodifikasi nilai yang digunakan oleh daemon PPP. Semua informasi konfigurasi disimpan pada /etc/ppp. Berikut adalah daftar fungsi untuk setiap berkas:</p>
<p><strong>ip-down </strong></p>
<p>Script ini dijalankan oleh pppd setelah koneksi PPP diputus.</p>
<p><strong>ip-up </strong></p>
<p>Script ini dijalankan oleh pppd ketika terdapat koneksi ppp yang berhasil. Letakkan sembarang perintah yang hendak Anda jalankan setelah koneksi berhasil pada berkas ini.</p>
<p><strong>options </strong></p>
<p>Opsi konfigurasi umum untuk pppd.</p>
<p><strong>options.demand </strong></p>
<p>Opsi konfigurasi umum untuk pppd ketika dijalankan pada mode demand dialing.</p>
<p><strong>pppscript </strong></p>
<p>Perintah yang dikirimkan pada modem.</p>
<p><strong>pppsetup.txt </strong></p>
<p>Sebuah catatan tentang apa yang Anda masukkan ketika Anda menjalankan pppsetup.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>E. </strong><strong>Sistem Keamanan</strong></p>
<p>Keamanan pada setiap sistem sangatlah penting; Keamanan dapat mencegah orang lain untuk menyerang Sebuah Komputer, juga untuk memproteksi data-data yang sensitif. Bab ini berisi tentang bagaimana memulai mengamankan Komputer Slackware dari script kiddies, cracker dan penyerang-penyerang lainnya. Perhatikan bahwa ini hanyalah awal dari pengamanan sistem; keamanan adalah sebuah proses, bukan kondisi.</p>
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Menonaktifkan layanan</strong></li>
</ol>
<p>Langkah pertama setelah menginstall Slackware adalah menonaktifkan sembarang layanan yang tidak Anda perlukan. Sembarang layanan dapat menimbulkan resiko keamanan, sehingga sangatlah penting untuk menjalankan sesedikit mungkin layanan (dengan kata lain, hanya yang benar-benar diperlukan). Layanan dijalankan dari dua tempat utama &#8211; inetd dan script init.</p>
<ul>
<li><strong>Layanan yang dijalankan dari inetd</strong></li>
</ul>
<p>Sebagian besar dari daemon yang hadir pada Slackware dijalankan dari inetd(8). inetd adalah sebuah daemon yang merespon semua port yang digunakan oleh layanan yang dikonfigurasikan untuk dijalankan dan membuat instansiasi dari daemon yang berhubungan ketika sebuah percobaan untuk koneksi terbuat. Daemon dijalankan dari inetd dan bisa dinonaktifkan dengan memberikan tanda komentar pada baris yang bersangkutan pada /etc/inetd.conf. Untuk melakukan hal ini, buka berkas pada editor favorit Anda (misalnya. vi) dan Anda seharusnya melihat baris yang serupa dengan ini:</p>
<p><strong>telnet stream  tcp     nowait  root    /usr/sbin/tcpd  in.telnetd</strong></p>
<p>Anda bisa menonaktifkan layanan ini, dan layanan-layanan lain yang tidak Anda perlukan, dengan memberikan tanda komentar (menambahkan simbol # (hash) di awal baris). Baris diatas akan menjadi :</p>
<p><strong>#telnet stream  tcp     nowait  root    /usr/sbin/tcpd  in.telnetd</strong></p>
<p>Setelah inetd dijalankan ulang (restart), layanan ini akan dinonaktifkan. Anda bisa me-restart inetd dengan perintah:</p>
<p><strong># kill -HUP $(cat /var/run/inetd.pid)</strong></p>
<ul>
<li><strong>Layanan yang dijalankan dari script init</strong></li>
</ul>
<p>Sisa dari layanan-layanan tersebut dijalankan ketika mesin dinyalakan dari script init pada /etc/rc.d/. Layanan-layanan ini bisa dinonaktifkan dengan dua cara, pertama adalah menghapus hak akses eksekusi pada script init yang berhubungan dan yang kedua adalah memberikan tanda komentar pada baris yang bersangkutan pada script init.</p>
<p>Sebagai contoh, SSH dijalankan dari script init pada /etc/rc.d/rc.sshd. Anda bisa menonaktifkan layanan ini menggunakan :</p>
<p><strong># chmod -x /etc/rc.d/rc.sshd</strong></p>
<p>Untuk layanan yang tidak memiliki script initnya, Anda harus memberikan tanda komentar pada baris yang bersangkutan untuk menonaktifkannya. Sebagai contoh, daemon portmap dijalankan pada baris berikut pada /etc/rc.d/rc.inet2:</p>
<p><strong># This must be running in order to mount  NFS volumes.</strong></p>
<p><strong># Start the RPC portmapper:</strong></p>
<p><strong>if [ -x /sbin/rpc.portmap ]; then</strong></p>
<p><strong> echo &#8220;Starting RPC portmapper:  /sbin/rpc.portmap&#8221;</strong></p>
<p><strong> /sbin/rpc.portmap</strong></p>
<p><strong>fi</strong></p>
<p><strong># Done starting the RPC portmapper</strong>.</p>
<ol>
<li><strong>2. </strong><strong>Kontrol Akses Host</strong></li>
</ol>
<p>Kontrol akses host pada Linux Slackware biasanya terbagi 2 program konfigurasi</p>
<p>a.    iptables</p>
<p>b.    tcpwrappers</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li><strong>a. </strong><strong>iptables</strong></li>
</ol>
<p>iptables adalah program konfigurasi filter paket untuk Linux 2.4 dan keatas. Kernel 2.4 (2.4.5, tepatnya). Bagian ini hanya membahas penggunaan dasarnya. Perintah-perintah ini bisa dimasukkan pada /etc/rc.d/rc.firewall, yang harus diberi hak akses eksekusi agar dijalankan saat startup. Perhatikan bahwa perintah iptables yang salah dapat mengunci mesin Anda sendiri. Kecuali Anda 100% percaya pada kemampuan Anda, selalu pastikan Anda memiliki akses lokal ke mesin Anda.</p>
<p>Langkah pertama yang banyak dilakukan orang-orang adalah menentukan aturan default untuk setiap rantai inbound ke DROP:</p>
<p><strong># iptables -P INPUT DROP</strong></p>
<p><strong># iptables -P FORWARD DROP</strong></p>
<p>Ketika semua sudah ditolak, Anda bisa memulai untuk mengijinkan. Langkah pertama adalah mengijinkan sembarang trafik sesi yang sudah terjadi:</p>
<p><strong># iptables -A INPUT -m state &#8211;state ESTABLISHED,RELATED -j ACCEPT</strong></p>
<p>Agar tidak merusak aplikasi yang berkomunikasi menggunakan alamat loopback, sangatlah bijak untuk menambahkan aturan seperti ini:</p>
<p><strong># iptables -A INPUT -s 127.0.0.0/8 -d 127.0.0.0/8 -i lo -j ACCEPT</strong></p>
<p>Aturan ini mengijinkan sembarang trafik dari dan ke 127.0.0.0/8 (127.0.0.0 &#8211; 127.255.255.255) pada loopback (lo). Ketika membuat aturan, sangatlah bagus untuk menuliskannya se-spesifik mungkin, untuk memastikan bahwa aturan Anda tidak mengijinkan sesuatu yang jahat. Terdapat pepatah, aturan yang mengijinkan terlalu sedikit berarti lebih banyak aturan dan lebih banyak pengetikan.</p>
<p>Hal berikutnya adalah mengijinkan akses ke layanan tertentu yang berjalan pada mesin Anda. Misalnya, Anda menjalankan server web pada mesin Anda, Anda akan menggunakan aturan seperti ini:</p>
<p><strong># iptables -A INPUT -p tcp &#8211;dport 80 -i ppp0 -j ACCEPT</strong></p>
<p>Aturan ini akan mengijinkan akses dari sembarang mesin ke port 80 pada mesin Anda melalui antarmuka ppp0. Anda juga mungkin membatasi akses pada layanan ini sehingga hanya beberapa mesin yang dapat mengaksesnya. Aturan ini mengijinkan akses ke layanan web Anda dari 64.57.102.34:</p>
<p><strong># iptables -A INPUT -p tcp -s 64.57.102.34 &#8211;dport 80 -i ppp0 -j ACCEPT</strong></p>
<p>Mengijinkan trafik ICMP seringkali berguna untuk alasan diagnosa. Untuk melakukannya, Anda akan menggunakan aturan seperti ini:</p>
<p><strong># iptables -A INPUT -p icmp -j ACCEPT</strong></p>
<p>Sebagian besar orang akan mensetting Network Address Translation (NAT) pada mesin gateway mereka, sehingga mesin lain pada jaringan mereka dapat mengakses Internet melalui mesin gateway. Anda akan menggunakan aturan ini:</p>
<p><strong># iptables -t nat -A POSTROUTING -o ppp0 -j MASQUERADE</strong></p>
<p>Anda juga perlu mengaktifkan IP forwarding. Anda bisa melakukan hal ini secara temporer, menggunakan perintah berikut:</p>
<p><strong># echo 1 &gt; /proc/sys/net/ipv4/ip_forward</strong></p>
<p>Untuk mengaktifkan IP forwarding pada situasi permanen (sehingga perubahan disimpan setelah reboot), Anda harus membuka berkas /etc/rc.d/rc.inet2 pada editor favorit Anda dan mengganti baris menjadi sama dengan 1:</p>
<p><strong>IPV4_FORWARD=1</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>F. Sistem Arsip</strong></p>
<p><strong>F.1    Struktur Sistem Berkas</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>F.1.2 Hak Akses</strong></p>
<p>Hak akses adalah bagian penting lainnya dari aspek multiuser dari sebuah sistem berkas. Dengan hak akses, Anda dapat mengganti siapa saja yang dapat membaca, menulis, dan mengeksekusi berkas-berkas.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tabel 9-1. Nilai Oktal Hak Akses</p>
<p>Jenis Hak Akses       Nilai Octal    Nilai Huruf</p>
<p>“sticky” bit                        1                   t</p>
<p>set user ID                         4                   s</p>
<p>set group ID                      2                   s</p>
<p>read/baca                           4                   r</p>
<p>write/tulis                          2                   w</p>
<p>execute/eksekusi               1                   x</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Hak akses default bash adalah:</p>
<p>% ls -l /bin/bash</p>
<p>-rwxr-xr-x   1 root     bin  477692 Mar 21 19:57 /bin/bash</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tanda minus pertama akan digantikan dengan “d” jika merupakan sebuah direktori. Ketiga kelompok hak akses ditampilkan berikutnya (pemilik, grup, dan global). Kita melihat bahwa pemilik memiliki hak akses baca, tulis, dan eksekusi (rwx). Grup hanya memiliki akses baca dan eksekusi (r-x). Dan sisanya memiliki hanya baca dan eksekusi (r-x).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sekarang Anda mungkin berpikir, “Kenapa tidak membuat sebuah berkas dengan hak akses tersebut di awal?” Jawabannya sederhana. bash menyertakan sebuah built-in kecil yang disebut umask. Ini disertakan pada sebagian besar shell Unix juga, dan mengontrol hak akses berkas yang diberikan pada berkas ketika diciptakan pertama kali. Kita membahas built-in bash sampai beberapa tingkat pada Bagian 8.3.1. umask membutuhkan waktu agar terbiasa. Ia bekerja serupa dengan chmod, hanya berkebalikan. Anda menentukan nilai oktal yang tidak Anda inginkan untuk ditampilkan ketika membuat berkas baru. Nilai default umask adalah 0022.</p>
<p>% umask 0022</p>
<p>% umask 0077</p>
<p>% touch tempfile</p>
<p>% ls -l tempfile</p>
<p>-rw&#8212;&#8212;&#8211;  1 david    users    0 Apr 19 11:21 tempfile</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Jika nilai oktal membingungkan Anda, Anda bisa menggunakan huruf dengan chmod. Hak akses grup direpresentasikan sebagai :</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pemilik/Owner   u</p>
<p>Grup/Group        g</p>
<p>Global/World     o</p>
<p>Semua diatas      a</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Untuk melakukan hal-hal diatas, kita harus menggunakan beberapa perintah baris:</p>
<p>% chmod a+rx /tmp/example</p>
<p>% chmod u+w /tmp/example</p>
<p>% chmod ug+s /tmp/example</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>F.2 Links</strong></p>
<p>Link/tautan adalah pointer (penunjuk) diantara berkas-berkas. Dengan link, Anda bisa memiliki berkas pada banyak lokasi dan dapat diakses dengan banyak nama. Terdapat dua jenis link: hard dan soft.</p>
<p>Hard link adalah nama untuk berkas tertentu. Link jenis ini hanya berada didalam sistem berkas tunggal dan hanya akan dihapus jika nama sesungguhnya dihapus dari sistem. Link jenis ini berguna pada beberapa kasus, tetapi banyak pengguna menganggap soft link lebih nyaman.</p>
<p><strong>F.3. Me-Mount Perangkat</strong></p>
<p>Seperti yang dibahas sebelumnya pada Bagian 4.1.1, semua drive dan divaias pada komputer pada komputer Anda adalah satu sistem berkas besar. Berbagai partisi hard disk, CD-ROM, dan disket diletakan pada satu pohon yg sama. Untuk mengaitkan drive ini pada sistem berkas sehingga Anda bisa mengaksesnya, Anda harus menggunakan perintah mount(1) dan umount(1).</p>
<p>Beberapa divais dimount secara otomatis ketika Anda melakukan boot up. Divais-divais ini terdaftar pada berkas /etc/fstab. Semua divais yang Anda inginkan agar dimount secara otomatis dimasukkan kedalam berkas tersebut. Untuk divais lain, Anda harus memberikan sebuah perintah setiap kali Anda hendak menggunakan divaias tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>F.3.2  mount dan umount</strong></p>
<p>Menghubungkan divais lain pada sistem berkas Anda sangatlah mudah. Yang harus Anda lakukan adalah menggunakan perintah mount, bersama dengan beberapa opsi. Menggunakan mount  bisa dipermudah jika divais sudah terdaftar pada berkas /etc/fstab. Sebagai contoh, misalkan saya hendak me-mount drive CD-ROM saya dan berkas fstab tampak seperti contoh sebelumnya. Saya cukup memanggil mount  seperti ini:% mount /cdrom</p>
<p>Sebelum Anda menghapus disket, CD-ROM, atau removable drive yang sedang di-mount, Anda harus melakukan unmount terlebih dahulu. Hal ini dilakukan menggunakan perintah umount. Jangan tanya dimana “n” berada karena kami tidak bisa memberitahu jawabannya. Anda bisa menggunakan divais yang dimount atau titik mount sebagai argumen untuk umount. Sebagai contoh, jika Anda hendak meng-unmount CD-ROM dari contoh sebelumnya, salah satu dari kedua perintah ini akan bekerja:</p>
<p># umount /dev/cdrom</p>
<p># umount /cdrom</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>LANGKAH INSTALASI</li>
</ol>
<p><strong>4.1 Instalasi Slackware </strong></p>
<p>Langkah-langkah Penginstallan :</p>
<p>1.   Masukkan CD-1 Slackware  dan boot komputer Anda.</p>
<p>2.   Pada dialog &#8220;Enter 1 to select a keyboard map&#8221;, ketikkan Enter</p>
<p>3.   Pada dialog &#8220;slackware login:&#8221; masukkan &#8220;root&#8221;, kemudian Enter</p>
<p>4.   Pada dialog &#8220;root@slakware:/#&#8221; masukkan setup, kemudian Enter.</p>
<p>(setup artinya melakukan proses instalasi Slackware).</p>
<p>5.   Akan muncul dialog &#8220;Slackware Linux Setup dengan berbagai pilihannya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>6.   Pilih Swap [Enter] Pilih partisi swap yang akan dipakai, misal /dev/hda6.</p>
<p>(Pada artikel tentang Partisi sudah diminta untuk diingat nama partisinya).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>7.   Pada dialog &#8220;Check Swap Partitions For Bad Blocks&#8221;, boleh pilih Yes atau No. Pilihlah Yes untuk memeriksa Bad Blocks. Kemudian muncul dialog &#8220;SWAP SPACE CONFIGURED&#8221; yang menyatakan partisi swap yang kita pilih sudah siap. Pilih [Enter].</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>8.   Kemudian muncul dialog &#8220;Select Linux installation partition:&#8221; yaitu dimana kita bisa memilih partisi yang mau dipakai untuk system linux dan program-programnya (disebut &#8220;/&#8221;). Pilih /dev/hda5 misalnya yang sudah kita siapkan. (besarnya sekira 6GB kalau memungkinkan untuk memuat semua Slackware 11).</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>9.   Pada Dialog &#8220;Format Partition /dev/hda5&#8243;* (*atau partisi yang tadi sudah dipilih), pilih [Format], pilih ext3 Journalising Filesystem atau yang lainnya (bebas). [Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>10. Pada Dialog &#8220;Select Inode&#8221;, pilih yang default (=4096) saja, [Enter] dan tunggu beberapa saat</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>11. Kemudian dialog &#8220;Select other Linux partitions for /etc/fstab&#8221;, artinya pilih partisi linux lainnya yang mau ditambahkan ke system linux kita. Misalnya pilih /dev/hda7 yang dipersiapkan untuk /home, , kemudian pilih [Format], [ext3 journalising], inode [4096] pada dialog-dialog seterusnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>12. Pada dialog &#8220;MOUNT POINT FOR /dev/hda7&#8243;* (*atau partisi yang kita pilih), masukkan /home dan pilih</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>13. Muncul berita &#8220;DONE ADDING LINUX PARTITIONS TO /etc/fstab&#8221;, artinya partisi-partisi linux sudah dimasukkan ke system yang akan kita install.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>14. Pada dialog &#8220;FAT or NTFS PARTITIONS DETECTED&#8221;, jawab .</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>15. Pilih partisi FAT atau NTFS dari MsWin yang mau dibuat bisa-dibaca oleh system linux, misal /dev/hda1, [Enter]</p>
<p>16. Pada dialog &#8220;Pick Mount Point &#8230;&#8221;, ketikkan misalnya /winxp [OK], juga [OK] pada dialog informatif berikutnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>17. Muncul dialog &#8220;SOURCE MEDIA SELECTION&#8221;, pilih [1] Install from a Slackware CD or DVD [Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>18. Pada &#8220;SCANNING FOR CD or DVD DRIVE&#8221;, pilih [auto],</p>
<p>Tunggu beberapa saat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>19. Muncul &#8220;PACKAGE SERIES SELECTION&#8221;, pakai pilihan paket-paket yang default saja, jadi langsung saja dengan mengetikkan [ENTER], pada dialog berikutnya pilih [full], maka Slackware akan memulai instalasi. [Waktu saat ini: Pk. 19:22]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>20. Slackware mulai menginstall paket-paket menurut seri-serinya. Tunggu beberapa saat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>21. [Waktu saat ini: Pk. 19:24], muncul &#8220;INSERT NEXT DISC&#8221; dan CD-1 di-eject oleh komputer. Masukkan CD-2 dan pilih [Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>22. [Waktu saat ini: Pk. 19:34] muncul dialog &#8220;WARNING: NO ROOT PASSWORD DETECTED&#8221;, pilih untuk memasang password root (=Administrator). [Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>23. Masukkan password root dan konfirmasi password root.</p>
<p>(*bila tidak muncul, lewatkan saja, akan dibahas lagi di bawah)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>24. Muncul &#8220;CONFIGURE THE SYSTEM&#8221; [Yes, Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>25. Muncul &#8220;INSTALL LINUX KERNEL&#8221;, jawab [cdrom, OK, Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>26. Pilih default saja yaitu /cdrom/kernels/sata.i/bzImage [Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>27. &#8220;MAKE BOOTDISK&#8221;, pilih Create, masukkan sebuah floppy kosong SANGAT DIANJURKAN MEMBUAT FLOPPY BOOT!!</p>
<p>atau boleh pilih [Skip] di sini. TIDAK DIANJURKAN.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>28. &#8220;MODEM CONFIGURATION&#8221;, [no modem, Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>29. &#8220;Enable Hotplug &#8220;, [Yes, Enter]</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>30. &#8220;INSTALL LILO&#8221;, [simple, OK]</p>
<p>31. &#8220;CONFIGURE LILO TO USE FRAMEBUFFER CONSOLE?&#8221;, [1024x768x256, Enter]</p>
<p>32. &#8220;OPTIONAL LILO &#8230;&#8221;, kosongkan saja [OK, Enter]</p>
<p>33. &#8220;SELECT LILO DESTINATION&#8221;, jawab [root, OK]</p>
<p>34. &#8220;MOUSE CONFIGURATION&#8221; pilih ps/2 atau usb tergantung pada jenis mouse Anda. [OK]</p>
<p>35. &#8220;GPM CONFIGURATION&#8221;, [Yes,Enter]</p>
<p>36. &#8220;CONFIRM STARTUP SERVICE TO RUN], ikuti default, langsung [ENTER] saja.</p>
<p>37. &#8220;CONSOLE FONT CONFIGURATION&#8221;, [No, Enter]</p>
<p>38. &#8220;HARDWARE CLOCK SET TO UTC?&#8221;, [No, Enter]</p>
<p>39. &#8220;TIMEZONE Configuration&#8221;, pilih Asia/Jakarta, [OK]</p>
<p>40. &#8220;SELECT DEFAULT WINDOW MANAGER FOR X&#8221;, pilih xinitrc.kde [OK]</p>
<p>41. &#8220;WARNING: no root password&#8221;, jawab , untuk memasukkan password root. Masukkan password root dua kali. Bila ini system percobaan baiknya Anda mencatat root password Anda pada secarik kertas. Bila nanti akan dibuat system kerja, password harus Anda hafalkan.</p>
<p>42. &#8220;REPLACE /etc/fstab&#8221;, jawab</p>
<p>43. &#8220;SETUP COMPLETE&#8221;. Restart komputer Anda dengan Crtl-Alt-Del.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>SELAMAT. SYSTEM SLACKWARE  ANDA SUDAH TERINSTALL. BEGITU RESTART JANGAN LUPA MENGELUARKAN CD YANG MASIH DI CDROM</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=161&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/slackware/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Slax</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/slax/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/slax/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=159</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu Linux ? Linux adalah : 1. System Operasi. Sebuah software yang menjembatani komunikasi antara lapis aplikasi dengan hardware pada sebuah komputer. 2. Unix Clone. Merupakan Kloning dari Unix. Hampir semua fitur di system Unix ada di Linux. Linux Dibuat oleh Linus Torvalds dari Finlandia. Idenya adalah menciptakan sebuah system gratis yang free yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=159&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa itu Linux ?</strong></p>
<p>Linux adalah :</p>
<p>1. System Operasi. Sebuah software yang menjembatani komunikasi antara lapis aplikasi dengan hardware pada sebuah komputer.</p>
<p>2. <em>Unix Clone</em>. Merupakan Kloning dari Unix. Hampir semua fitur di system Unix ada di Linux.<br />
Linux Dibuat oleh Linus Torvalds dari Finlandia. Idenya adalah menciptakan sebuah system gratis yang free yang mempunyai kemampuan seperti Unix, dan kompatibel dengan PC.<br />
Sekarang ini Linux mengisi tugas disejumlah fungsi komputer seperti, Server File, Mail Server, Web Server, Streaming Server, Proxy Server, Clustering, Render, Animasi, Database Server, Firewall dsb.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Bagaimana Dengan Linux SLAX…? </strong></p>
<p>SLAX merupakan salah satu jenis distribusi (distro) Linux yang berbasis Slackware dan juga merupakan salah satu distro dengan kemampuan <em>bootable</em> ( dapat dijalankan langsung dari CD atau USB tanpa proses instalasi ). Bisa dicontohkan Jika Slackware merupakan petinju kelas berat, maka SLAX merupakan turunan dari Slackware yang dirancang untuk berlaga dikelas ringan.</p>
<p>Apa yang<strong> </strong>ada pada slackware akan anda jumpai pada SLAX. Seperti Instruksi <strong><em>xwmconfig</em></strong> untuk memilih <strong><em>Window manager</em></strong>. Untuk SLAX Standard Edition dan KillBill, SLAX menyediakan 2 WM. KDE dan FLuxbox.</p>
<p>SLAX merupakan distro yang “gaul” ditujukan untuk kalangan “gaul” atau sekedar just for fun !( Berbeda karakter dengan slackware yang ditujukan untuk yang serius &#8211; bersedia meluangkan waktu )</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Ada</strong><strong> 6 ( enam ) Varian SLAX :</strong></p>
<ol>
<li><strong>1. </strong><strong>Slax Standard EDITION</strong></li>
<li><strong>2. </strong><strong>Slax KillBill Edition</strong></li>
<li><strong>3. </strong><strong>Slax Server Edition</strong></li>
<li><strong>4. </strong><strong>Minimalistic Slax</strong></li>
<li><strong>5. </strong><strong>Slax Popcorn Edition</strong></li>
<li><strong>6. </strong><strong>Slax Frodo Edition</strong></li>
</ol>
<p><strong> </strong></p>
<p><span id="more-159"></span></p>
<p>Pada laporan ini saya akan membahas tentang <strong><em>SLAX KillBill Edition</em></strong>, dikarenakan SLAX ini memiliki applikasi, driver, dan modul standard yang terbilang paling lengkap. File ISO nya saja memiliki besar <strong>209.324 KB.</strong>( merupakan File ISO terbesar dari ke enam varian diatas)</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>\Linux SLAX KillBill EDITION</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Merupakan system operasi SLAX yang mampu menjalankan beragam aplikasi windows di Linux. Linux ini dilengkapi dengan ;</p>
<p>. <strong>Linux Kernel 2.4.28-pre4 with SATA support</strong><br />
· X.Org 6.8.1<br />
· KDE 3.3.1<br />
· Koffice 1.3.3<br />
· KDE Games<br />
· Mplayer 1.0pre5 With Kplayer<br />
· Kopete ICQ/AIM/Y!/IRC<br />
· Midnight Commander<br />
· Rdesktop (Rscp In KDE)<br />
· Hotplug Support<br />
· Cdrtools<br />
· K3b Burning GUI For KDE<br />
· Mutt Email Client<br />
· Wget</p>
<p>. Qemu</p>
<p>. DoshBox</p>
<p>. Dan masih banyak lagi yang laiinya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="23" height="21"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td width="522" height="42" bgcolor="white">
<table cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td>Gambar     tampilan pada SLAX KillBill Edition</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Kebutuhan Sistem Minimal Slax KBE</strong></p>
<p>SLAX KBE mengharuskan anda memiliki setidaknya 32 MB memori untuk bisa beroperasi dengan baik. Lebih lengkapnya system minimal haruslah memiliki:</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="19" height="24"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> PC Kemampuan Boot :</strong></p>
<p><strong> </strong>CD Rom</p>
<p>USB Flasf Disk</p>
<p>Mass Storage Device lainnya</p>
<p><strong> Memori :</strong></p>
<p>36 MB Untuk <em>boot </em>SLAX</p>
<p>96 MB untuk menjalankan Xwindow dengan FluxBox</p>
<p>144 MB untuk menjalankan Xwindow dengan KDE</p>
<p>328 MB untuk memungkinkan di copy ke RAM</p>
<p><strong>Prosesor</strong></p>
<p>Sistem berbasis i486 atau lebih (pentium atau AMD)</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="18" height="24"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Komponen Lain</strong></p>
<p><strong> </strong>Keyboard (PS/2 or USB) Mouse</p>
<p><strong>Harddisk</strong></p>
<p>Bisa menggunakan HDD ataupun tidak.</p>
<p><strong>Remastering SLAX KillBill Edition (KBE)</strong></p>
<p>Adalah proses penambahan atau pengurangan applikasi, driver, dan modul terhadap paket standar SLAX, artinya SLAX Kill Bill yang digunakan oleh satu orang bisa berbeda dengan orang lain tergantung bagaimana proses Remastering yang dilakukan pada SLAXnya. Berikut langkah-langkah remsastering pada SLAX KBE.</p>
<ol>
<li>Persiapan</li>
</ol>
<p>Sebelum melakukan Remastering SLAX terlebih dahulu tentukan apakah REmastering anda akan langsung di rekam ke CD, disimpan ke USB, atau dibuat file ISOnya saja.</p>
<ol>
<li>Install MySLAX Creator pada system Operasi windows. Applikasi ini bisa di download di <a href="http://myslax.bonsonno.org/files/Myslax_Creator.exe">http://myslax.bonsonno.org/files/Myslax_Creator.exe</a>. lalu jalankan  Applikasi tersebut dan tekan Next</li>
</ol>
<p>3. Tampilan awal MySLAX creator.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>4.  Kemudian kita akan ditanya dimana letak source SLAX yang akan kita gunakan sebagai sumber dari pembuatan SLAX linux versi sendiri. Disini saya akan menggunakan dari slax iso linux yang bisa didownload di <a href="http://www.distrowatch.com/">www.distrowatch.com</a>.</p>
<p>Kemudain click Mount dan Next.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>5.  Yang berikutnya adalah pemilihan module-modul atau paket apa saja yang akan kita pakai di SLAX live cd yang akan kita bikin.</p>
<p>Modul-modul tersebut bisa didownload di <a href="ftp://ftp.slax.org/SLAX-5-modules/">FTP://ftp.slax.org//SLAX-5-modules/</a></p>
<p>Dan file tersebut berekstensi *.mo</p>
<p>Disebelah kanan ada kolom Add to directory: yang terdiri dari 3 direktori berikut penjelasannya:</p>
<p><strong>/module</strong> :  untuk menempatkan file *.mo dan *.img yang nantinya  paket tersebut bila langsung terexecute begitu proses peracikan slaxnya sudah jadi.</p>
<p><strong>/optional</strong> :  untuk menempatkan file *.mo dan *.img tambahan dan tidak akan terinstall dalam livecd namun bisa diinstall nantinya, atau sebagai file cadangan saja</p>
<p><strong>/extra</strong> : untuk menempatkan file2 lainnya seperti .mp3, .jpg, .png, .mov. Disebut  juga tempatnya file-file multimedia dan wallpaper</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>6.  Tahap selanjutnya adalah modifikasi pada source iso slax yang kita gunakan tadi. Disini kita cuma dihadapkan pada pilihan pengurangan paket dari iso slax awal tadi. Pilihan paket-paket yang tidak kita pakai dan sudah kita update dengan paket yang sudah kita download tadi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="24" height="0"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Next jika kita sudah selesai memodifikasi iso slax-nya</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>7.  Tahap ini adalah modifikasi pada boot.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pilih mode <strong>gui </strong>pada <strong>Start Xorg.</strong></p>
<p>Biarkan kosong pada kolom <strong>Hardwere</strong>.</p>
<p><strong>Root password </strong>juga bisa kita ganti dengan password kita dengan mecentang <strong>password.</strong></p>
<p>Pada bagian dibawah ini adalah pilihan untuk menempatkan default wallpaper yang bisa kita ganti semau kita.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>8.   Tahap berikutnya adalah mengeksekusi file-file yang sudah kita ramu jadi iso linux dengan menekan tobol <strong>create ISO</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>9.  Tahap ini adalah membakar ISO file tadi kemedia disk/cd. Jika ingin melewati proses ini click saja <strong>Disable </strong>dan lanjut ke<strong> Next</strong>.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>10.  Tahap ketujuh adalah membuat slax yang sudah kita racik diinstallkan ke USB Stick. Dan menjadikannya running dari USB Stick.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Next saja klo kita mau mengabaikannya. Dan tahap terakhir adalah mengakhiri dan close dari program dengan mengclick tombol <strong>Finish.</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Memahami Cara Kerja SLAX KBE</strong></p>
<p>KETIKA computer boot dari CD atau USB Flash, langkah pertama yang dilakukan SLAX adalah membuat <em>image </em>kernel (<em>vmlinuz)</em>. Setelah itu membuat 4 MB RAM-<em>disk</em> dalam computer anda. <em>Image rootdisk (initrd.gz)</em> kemudian dimuat kedalamnya dan dikaitkan sebagai system file root. Direktori besar (seperti /usr) akan dikaitkan langsung dari CDROM. Banyak Kelebihan dari linux SLAX KBE ini contoh seperti ;</p>
<ol>
<li>Linux SLAX dapat dijalankan secara live (CD atau USB Flash) serta dapat juga di install di harddisk atau USB Flashdisk atau beragam media storage lainnya.</li>
<li>Instalasi software yang akan digunakan cukup dengan mengumpulkannya di direktori modul, dengan bantuan software yang dijalan di windows ( MySLAX Creator ) atau biasa disebut  dengan tools Remastering. Sehingga tidak perlu lagi melakukan instalisasi software saat mengoperasikan Linux SLAX, seperti menjalankan perintah <em>make install</em>. Tetapi bkan berarti anda tidak dapat melakukan instalisasi applikasi di SLAX , karena SLAX dapat melakukan instalisasi saat sedang digunakan.</li>
<li>Untuk instalisasi software atau module hanya bisa dilakukan dengan ekstensi file * . mo. Sedangkan  software, applikasi, dan driver dalam bentuk * . deb, *.tgz, * .rpm haruslah terlebih dahulu dikonversi ke * mo (baca bagian Konversi Ekstensi Applikasi )</li>
<li>Karena system operasi Linux dibuat oleh banyak pengembang, maka file-file module SLAX yang siap di remastering tanpa perlu lagi di konversi dapat anda peroleh di <a href="http://www.slax.org/modules.php">http://www.slax.org/modules.php</a>. situs ini menyediakan beragam jenis applikasi dan driver. Anda pun dapat menyumbang modul buatan sendiri dan menguploadnya disitus tadi.</li>
<li>Jika anda ingin segera bermigrasi ke Linux tanpa perlu menginstallnya ke harddisk inilah pilihan distribusi linux yang tepat.</li>
<li>Tidak seperti Distro Live CD lainnya yang ditidak dapat menyimpan konfigurasi system, didistro ini anda dapat membuat remastering yang dioperasikan pada USB Flash dengan bantuan Modul DATA SAVE (<a href="http://www.slax.org/modules.php?category=system&amp;id=1193&amp;name=Datasave+module">www.slax.org/modules.php?category=system&amp;id=1193&amp;name=Datasave+module</a>). Jadi jika anda sudah mengatur misalnya wallpaper atau apapun anda tidak akan dibuat ribet lagi pada saat bootingnya untuk mengatur ulang.</li>
<li>Karena bisa dijalankan lewat USB Flash maka SLAX dapat beroperasi dengan kemampuan loading yang lebih cepat dari pada distro yang lainnya yang menggunakan CDROM</li>
<li>Dengan Alokasi ruang memory yang cukup besar, linux SLAX bisa bekerja lebih cepat, karena image rootdisk dan direktori-direktori besar lainnya dapat di salin ke memory (Hal ini dapat dilakukan saat pertama kali melakukan remastering )</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> Kernel Linux SLAX</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Bagian terpenting dalam system operasi adalah KERNEL. Kernel merupakan jantung system operasi. Kernel yang digunakan oleh SLAX adalah <strong>Linux Kernel 2.4.28-pre4 with SATA support</strong>, Kernel ini menyediakan kakas yaitu semua layanan system computer disediakan, mencegah proses aplikasi mengakses perangkat  keras secara langsung sehingga memaksa proses menggunakan kakas yang disediakan, memberikan proteksi dari pemakai lain.</p>
<p>Kernel berisi bebearapa bagian penting yaitu :</p>
<ol>
<li>Manajemen Proses</li>
<li>Manajemen Memori</li>
<li>Manajemen Perangkat Masukan dan Keluaran</li>
<li>Manajemen File</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Berikut adalah arsitektur Sistem operasi LINUX SLAX ;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Manajemen Proses Pada SLAX</strong></p>
<p>Proses merupakan konsep pokok sisitem operasi. Konsep ini pertama kali digunakan di system operasi <strong>Multics </strong>tahun 1960-an. Manajemen proses merupakan pembahasan sentral dari system operasi.</p>
<p>Manajemen proses mempunyai definisi <strong><em>program yang sedang diekskusi</em></strong>. Proses merupakan unit kerja terkecil yang secara indivisu memiliki sumber daya-sumber daya dan merupakan unit terkecil yang dijadwalkan oleh system operasi <strong><sup>1</sup></strong><sup> </sup>.</p>
<p>Beberapa istilah penting yang berkaitan dengan manajemen proses pada linux slax, antara lain :</p>
<ol>
<li>Multiprogramming ( Multitasking)</li>
</ol>
<p>Manajemen banyak proses pada satu pemroses</p>
<ol>
<li>Multiprocessing</li>
</ol>
<p>Manajemen proses pada banyak prosesor (multiprosesor)</p>
<p>Opersi-operasi pada proses :</p>
<ol>
<li>Penciptaan proses</li>
</ol>
<p>Pada SLAX proses baru diciptakan dengan memanggil <em>system call</em> bernama <strong>fork. </strong>System call fork menciptakan kopian proses pemanggil (induk) yang identik. Setelah panggilan fork, proses induk dapat melanjutkan berjalan bersama proses anak secara parallel. Proses induk dapat melakukan fork untuk menciptakan proses-proses anak yang baru yang lain. Proses anak inipun dapat mengesksekusi fork. Dengan cara ini, pada slax dapat terbentuk pohon hirarki proses.</p>
<ol>
<li>Penghancuran proses</li>
</ol>
<p>Pada slax penghancuran adalah dengan cara memanggil system call bernama <strong><em>exit</em></strong></p>
<ol>
<li>Penjadwalan proses</li>
</ol>
<p>Proses melepaskan pemroses saat harus menunggu kejadian system.</p>
<p>SLAX menggunakan <em>priority based round-robin scheduling</em>. Slax meggunakan penjadwalan berbasis prioritas sederhana. Tiap proses diizinkan berjalan selama selang waktu tertentu, misalnya 100 milidetik. Ketika selang waktu berlalu, proses lain dijalankan dan dan proses kembali menunggu giliran. Selang waktu disebut time-slice.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="59" height="15"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>1</strong> Pada system operasi modern membedakan antara proses dan <strong>thread</strong>. Proses merupakan unit pemilikan sumber daya. Sedangkan thread adalah unit penjadwalan.</p>
<p><strong>Manajemen Memori</strong></p>
<p>Pengelolaan memori merupakan komponen penting lainnya dari sebuah Sistem Operasi. Sebuah proses agar bisa dieksekusi bukan hanya membutuhkan sumber daya dari CPU, tetapi juga harus terletak dalam memori. Dalam tahapannya, suatu proses bisa saja ditukar sementara keluar memori ke sebuah penyimpanan sementara dan kemudian dibawa lagi ke memori untuk melanjutkan pengeksekusian. Hal ini dalam sistem operasi disebut <em>swapping.</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>ALOKASI MEMORI</strong></p>
<p>Alokasi memori pada linux SLAX menggunakan dua buah alokasi yang utama, yaitu algoritma <em>buddy </em>dan <em>slab</em>. Untuk algoritma <em>buddy</em>, setiap rutin pelaksanaan alokasi ini dipanggil, dia memeriksa blok memori berikutnya, jika ditemukan dia dialokasikan, jika tidak maka daftar tingkat berikutnya akan diperiksa. Jika ada blok bebas, maka akan dibagi jadi dua, yang satu dialokasikan dan yang lain dipindahkan ke daftar yang di bawahnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MANAJEMEN MEMORI FISIK</strong></p>
<p>Linux slax memisahkan memori fisik ke dalam tiga zona berbeda, dimana tiap zona mengindentifikasikan region-region yang berbeda pada memori fisik. Ketiga zona tersebut adalah:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. <strong>Zona DMA (Direct Memory Access). </strong>Tempat penanganan kegiatan yang berhubungan dengan transfer data antara CPU dengan I/O, dalam hal ini DMA akan menggantikan peran CPU sehingga CPU dapat mengerjakan instruksi lainnya.</p>
<p>2. <strong>Zona NORMAL. </strong>Tempat di memori fisik dimana penanganan permintaan permintaan yang berhubungan dengan pemanggilan routine untuk alokasi halaman/blok dalam menjalankan proses.</p>
<p>3. <strong>Zona HIGHMEM. </strong>Tempat yang merujuk kepada memori fisik yang tidak dipetakan ke dalam ruang alamat kernel.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>MEMORI VIRTUAL</strong></p>
<p>Karena adanya keterbatasan memori, diperlukan suatu strategi dalam menangani masalah ini. Jalan keluarnyA adalah dengan menggunakan memori virtual. Dengan memori virtual, memori tampak lebih besar daripada ukuran yang sebenarnya.</p>
<p>Kernel menyediakan suatu ruang alamat virtual untuk tiap proses yang bersifat konstan dan architecture-dependant. Entri-entri dalam tabel halaman yang dipetakan ke dalam ruang alamat iniberstatus protected, dalam arti tidak kelihatan dan tidak dapat dimodifikasi ketika sistem berjalan dalam mode pengguna. Area dalam memori virtual kernel dibagi 2:</p>
<ol>
<li><strong>Area statis (static area). </strong></li>
</ol>
<p>Mengandung referensi tabel halaman untuk setiap halaman fisik di memori yang tersedia. Sehingga ketika menjalankan kode kernel, translasi dari alamat fisik ke alamat virtualnya menjadi lebih mudah dan sederhana.</p>
<p>2. <strong>Area sisa (remainder of reserved section). </strong>Area ini kebanyakan tidakterpakai, namun kernel dapat memodifikasi area ini untuk dipakai ditujukan ke area lain di memori.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DEMAND PAGING</strong></p>
<p>SELAIN Mengunakan Virtual memory. Alternative lain cara untuk menghemat memori fisik adalah dengan hanya meload page virtual yang sedang digunakan oleh program yang sedang dieksekusi. Tehnik dimana hanya meload page virtual ke memori hanya ketika program dijalankan disebut demand paging.</p>
<p>Demand paging terjadi saat sistem sedang sibuk atau saat image pertama kali diload ke memori. Mekanisme ini berarti sebuah proses dapat mengeksekusi image dimana hanya sebagian dari image tersebut terdapat dalam memori fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>SWAPPING</strong></p>
<p>SLAX menggunakan tehnik page aging agar adil dalam memilih page yang akan dihapus dari sistem. Ini berarti setiap page memiliki usia sesuai dengan berapa sering page itu diakses. Semakin sering sebuah page diakses, semakin muda page tersebut. Page yang tua adalah kandidat untuk diswap.</p>
<p>Mekanisme <strong>swap-in</strong> mengatur pengeluaran (relokasi) halaman yang sudah tidak dibutuhkan lagi dari memori fisik ke memori virtual, sementara mekanisme <strong>swap-out</strong> mengatur pemasukan(alokasi) halaman yang dibutuhkan dari memori virtual ke memori fisik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Manajemen Perangkat Masukan dan Keluaran(MK)</strong></p>
<p>Salah satu tujuan sistem operasi adalah menyembunyikan kerumitan device perangkat keras dari para penggunanya. Umpamanya, sistem berkas virtual menyamakan tampilan sistem berkas yang dimount tanpa memperdulikan devices fisik yang berada di bawahnya.</p>
<p>Semua device hardware terlihat seperti berkas pada umumnya: mereka dapat dibuka, ditutup, dibaca, dan ditulis menggunakan calls sistem yang sama dan standar untuk memanipulasi berkas. Setiap device di sistem direpresentasikan oleh sebuah file khusus device, contohnya disk IDE yang pertama di system direpresentasikan dengan <em>/dev/hda</em>. Devices blok (disk) dan karakter dibuat dengan perintah <em>mknod</em> dan untuk menjelaskan device tersebut digunakan nomor devices besar dan kecil.</p>
<p>Devices jaringan juga direpresentasikan dengan berkas khusus device, tapi berkas ini dibuat setelah system menemukan dan menginisialisasi pengontrol-pengontrol jaringan di sistem. Semua device yang dikontrol oleh driver device yang sama memiliki nomor device besar yang umum.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>DEVICE KARAKTER</strong></p>
<p>Device karakter, device paling sederhana dari Linux, diakses sebagai berkas. Aplikasi menggunakan <em>system calls </em>standar untuk membukanya, membacanya dan menulisnya dan menutupnya persis seolah devices adalah berkas.</p>
<p>Saat sebuah device karakter diinisialisasi, driver devicenya mendaftarkan pada kernel Linux dengan menambahkan sebuah entry ke vektor chrdevs dari struktur data device_struct. Pengenal utama devicenya digunakan sebagai indeks ke vektor ini. Pengenal utama untuk suatu device tidak pernah berubah.</p>
<p>Setiap entry di vektor chrdevs, sebuah struk data device_struct, mengandung dua elemen: sebuah penunjuk nama dari driver devices yang terdaftar dan sebuah penunjuk ke operasi-operasi berkas seperti buka, baca, tulis, dan tutup. Isi dari /proc/devices untuk devices karakter diambil</p>
<p>dari vector chrdevs.</p>
<p>Saat sebuah berkas khusus karakter yang merepresentasikan sebuah devices karakter (contohnya <em>/dev/cua0</em>) dibuka, kernelnya harus mengatur beberapa hal sehingga routine operasi berkas yang benar dari driver devices karakter akan terpanggil.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>REGISTRASI DRIVER</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Untuk membuat modul kernel yang baru dipanggil berfungsi, bagian dari kernel yang lain harus mengetahui keberadaan dan fungsi baru tersebut. Kernel membuat tabel dinamis yang berisi semua driver yang telah diketahuinya dan menyediakan serangkaian routines untuk menambah dan menghapus driver dari tabel tersebut. Routines ini yang bertanggung-jawab untuk mendaftarkan fungsi modul baru tersebut.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>RESOLUSI KONFLIK</strong></p>
<p>Keanekaragaman konfigurasi perangkat keras komputer serta driver yang mungkin terdapat pada sebuah komputer pribadi telah menjadi suatu masalah tersendiri. Masalah pengaturan konfigurasi perangkat keras tersebut menjadi semakin kompleks akibat dukungan terhadap <em>device driver </em>yang modular, karena <em>device </em>yang aktif pada suatu saat bervariasi.</p>
<p>Linux SLAX menyediakan sebuah mekanisme penyelesaian masalah untuk membantu arbitrasi akses terhadap perangkat keras tertentu. Tujuan mekanisme tersebut adalah untuk mencegah modul berebut akses terhadap suatu perangkat keras, mencegah autoprobes mengusik keberadaan driver yang telah ada, menyelesaikan konflik di antara sejumlah driver yang berusaha mengakses perangkat keras yang sama.</p>
<p>Kernel membuat daftar alokasi sumber daya perangkat keras. Ketika suatu driver hendak mengakses sumber daya melalui M/K port, jalur interrupt, atau pun kanal DMA, maka driver tersebut diharapkan mereservasi sumber daya tersebut pada basis data kernel terlebih dahulu. Jika reservasinya ditolak akibat ketidaktersediaan sumber daya yang diminta, maka modul harus memutuskan apa yang hendak dilakukan selanjutnya. Jika tidak dapat melanjutkan, maka modul tersebut dapat dihapus.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Manajemen File</strong></p>
<p>Pada sistem operasi windows kita mengenal apa yang disebut dengan file system, file sistem pada windows biasa dikenal dengan FAT, NTFS namun pada sistem operasi slax digunakan file sistem seperti Reiser FS, ext, ext2, ext3, dan lain – lain.</p>
<p>SLAX dengan mudah mengenali file sistem windows dan bertukar data tanpa terasa ada perbedaan namun pada sistem operasi windows kita tidak akan bisa menemukan file sistem SLAX di windows atau kita biasa menyebutnya dengan partisi.</p>
<p>Selain itu pula banyak perbedaan yang mendasar antara windows dan slax linux diantaranya adalah: mengenai super user yang memiliki superioritas didalam manajemen file super user atau root berbeda dengan user, namun perbedaan ini tidak terlalu tampak pada account administrator dan user biasa pada windows ini suatu bukti bahwa linux slax sangat menjunjung tinggi keamanan ( security). Selain itu pula di linux slax  sangat terbuka atau biasa kita kenal dengan open sourcenya dikarenakan begitu mudahnya kita mengatur dari yang paling sederhana display sampai dengan hardware bisa di akses oleh user dengan syarat bisa mengakses root atau super user, berbeda halnya dengan windows yang sangat tertutup.</p>
<p>Selain itu pula pada tingkat tertinggi adalah root direktori akan ditemukan beberapa direktori &#8211; direktori yang sangat berbeda dengan windows yaitu : ” /bin &amp; /sbin, Direktori ini menyimpan program &#8211; program penting yang digunakan untuk pemeliharaan sistem.</p>
<p>Sesuai dengan nama direktorinya, file-file program yang tersimpan di dalamnya adalah file binary yang dapat dieksekusi, isi direktori /sbin umumnya adala program pemeliharaan atau sistem program. Program &#8211; program yang tersimpan di direktori /sbin ini hanya dapat dieksekusi oleh root.</p>
<p>” /etc, direktori ini menyimpan file-file konfigurasi systemwide yang dibutuhkan oleh program-program lainnya. Juga file-file untuk konfigurasi.</p>
<p>” /home, direktori ini menyimpan direktori masing-masing user yang ada di sistem, beberapa sistem linux lainnya  menyimpan home user root di direktori ini sebagai /home/root, tetapi ada juga yang menyimpan direktori home user root di direktori / atau root direktori.</p>
<p>” /mnt, umumnya direktori ini mengandung subdirektori yang merupakan sebuah mount point untuk jenis device tertentu, misalnya ,/hda, /sda, /cdrom, /floppy,/zip.</p>
<p>” /tmp dan /var, direktori ini untuk menampung file-file sementara dan /var menampung bermacam-macam file seperti /usr yang berisi semua program dan file yang secara langsung berhubungan dengan setiap user dalam sistem. Direktori /usr/bin dan /usr/sbin menyimpan banyak sekali file executable yang disimpan di direktori ini memiliki kesamaan fungsi dan jenis dengan file di direktori /bin dan /sbin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/159/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/159/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=159&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/slax/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Macam-macam OS FreeBSD</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/macam-macam-os-freebsd/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/macam-macam-os-freebsd/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:44:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Unix FreeBSD &#160; FreeBSD adalah sebuah sistem operasi mirip Unix yang (berlisensi) bebas. Pada tahun 1993 ketika pengembangan 386BSD dihentikan,lahirlah dua proyek baru : Net BSD, yang dikenal dapat dijalankan pada banyak jenis arsitektur,dan FreeBSD yang mendukung platform x86,amd64,ia64,sparc64 dan alpha. FreeBSD 6.0 dikenal dengan stabilitas,performa dan keamanannya,sehingga digunakan oleh banyak perusahaan oleh seluruh dunia. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=154&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Unix FreeBSD</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>FreeBSD adalah sebuah sistem operasi mirip Unix yang (berlisensi) bebas. Pada tahun 1993 ketika pengembangan 386BSD dihentikan,lahirlah dua proyek baru : Net BSD, yang dikenal dapat dijalankan pada banyak jenis arsitektur,dan FreeBSD yang mendukung platform x86,amd64,ia64,sparc64 dan alpha. FreeBSD 6.0 dikenal dengan stabilitas,performa dan keamanannya,sehingga digunakan oleh banyak perusahaan oleh seluruh dunia.</p>
<p>Rilis unix FreeBSD yang digunakan saat ini adalah versi 6.2 sebentar lagi.Pegembangan Gentoo/FreeBSD menggunakan versi ini, sedangkan pengembangan dengan versi lama telah dihentikan dan tidak lagi didukung.Apa itu Gentoo/FreeBSD? Gentoo/FreeBSD adalah subproyek dari proyek Gentoo/Alt,yang bertujuan untuk menyediakan sistem oprasi FreeBSD berkemampuan penuh dengan mengambil rancangan dari Gentoo Linux,seperti sistem init dan sistem manajemen paket Portage.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>NetBSD</strong><br />
NetBSD mirip dengan FreeBSD dalam berbagai macam aspek. Kedua project ini saling berbagi source code dan developer. tujuan utama NetBSD adalah membuat OS yang dapat di-porting ke berbagai platform hardware. Sebagai contoh, NetBSD dapat berjalan di VAXes, PocketPC, Alpha server, juga Compaq iPaq. Bahkan dapat berjalan pada hardware yang belum ada (belum diluncurkan). Source code NetBSD diberikan secara bebas, sama seperti pendahulunya, FreeBSD.</p>
<p><span id="more-154"></span></p>
<p><strong>OpenBSD</strong><br />
OpenBSD adalah cabang dari NetBSD sejak tahun 1996, tujuan utama adalah membuat OS BSD yang paling aman. OpenBSD adalah BSD yang pertama kali men-support hardware−accelerated cryptography (membolehkan untuk men-encrypt dan decrypt informasi pada waktu yang singkat), para developernya sangat bangga karena faktanya, default instalasi OpenBSD tidak dapat di-hack selama 4 tahun!!<br />
Para OpenBSD mania telah meng-audit seluruh code OpenBSD, memperbaiki lubang-lubang security yang mungkin dapat diexploitasi. Namun, dari sisi user-friendly, OpenBSD tidak seperti FreeBSD.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>BSD/OS</strong><br />
BSD/OS diproduksi oleh Wind River Systems, ia adalah sebuah OS komersial &amp; closed−source yang menyerupai FreeBSD. Beberapa manufaktur hardware tidak merelease spesifikasi hardware tanpa nondisclosure agreements, sehingga developer tidak dapat membuat device driver karena proprietary hardware. BSD/OS mendukung hardware jenis ini. Bagian-bagian penting BSD/OS tersedia untuk FreeBSD committers, dan FreeBSD menyerap perbaikan yang tidak merusak nondisclosure agreements.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Mac OS X</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Mac OS X? Sejumlah bongkahan besar FreeBSD telah diintegrasikan kedalam Mac OS X Apple. Jika kamu sedang mencari Operating System yang stabil dengan Interface yang friendly dan powerful, Mac OS X bisa menjadi salah satu pilihannya. Meskipun FreeBSD telah mempunyai interface desktop untuk para profesional komputer, namun keliatannya kurang cocok untuk para paraniod, kakek-kakek, maupun nenek-nenek. Mac OS X lebih cocok untuk mereka karena mempunyai desain yang sangat intuitif. Mereka dapat langsung menggunakannya tanpa harus banyak berpikir. Mac OS menyertakan banyak hal yang sebenarnya tidak diperlukan untuk menjalankan sebuah server internet, serta hanya dapat berjalan pada hardware Apple. Sehingga, untuk kerperluan server murah dan powerfull, Mac OS tidak direkomendasikan. Meskipun, anda tidak dapat melihat source code GUI interface Mac OS, anda tetap dapat melihat source code BSD yang ada didalamnya. Apple telah me-releasenya dengan nama kode Darwin.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>UNIX lainnya</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Masih ada beberapa UNIX operating systems di luar sana, beberapa bahkan telah menyewa nama trademark UNIX sehingga mereka dapat menyebut diri mereka UNIX.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sun Solaris</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Solaris adalah salah satu UNIX yang paling dikenal dunia. Solaris dibuat oleh Sun Microsystem. Solaris berjalah pada high−end hardware yang dapat mendukung puluhan processor, GB RAM, serta harddisk. Ia banyak digunakan sebagai platform oleh aplikasi enterprise, seperti Oracle. Solaris didesain untuk berjalan pada processor SPARC yang diproduksi oleh SUN. Karena SUN mengontrol sendiri hardware dan software, mereka dapat mengembangkan system dengan fitur2 menarik, seperti, hot-swappable RAM, mainboard, harddisk, CPU.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>AIX</strong><br />
Salah satu pasaing UNIX adalah IBM AIX. AIX mengklaim mempunyai journaling filesystem terbaik, mampu mencatat seluruh disk transaction yang terjadi, sehingga mampu me-recover system tanpa banyak masalah kemampuan ini meningkatkan reliability. AIX juga berbasis BSD.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Linux</strong><br />
Linux adalah sebuah kloning UNIX, ditulis benar-benar dari bawah lebih dari satu dekade lalu. Linux sama dengan BSD dalam banyak hal, namun BSD telah mempunyai budaya yang telah lama, serta lebih ramah terhadap dunia komersial. Linux mensyaratkan kepada pemakai komersial untuk memberikan feedback kembali ke linux, sementara BSD tidak mempunyai batasan seperti ini. Diantara pengguna UNIX, terdapat konflik persepsi antara kubu BSD dan LINUX. Namun jika anda menggali lebih dalam, sebaliknya, anda akan melihat bagaimana para developer berkomunikasi dan bekerjasama dengan ramah dan pikiran terbuka. Hanya sebagian kecil dari user maupun developer yang membuat friksi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>IRIX</strong><strong>, HPUX, dan lainnya</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>UNIX lain adalah IRIX (Silicon Graphics), sebuah applikasi grafis UNIX yang terkenal, serta HP−UX (Hewlett−Packard), yang populer dikalangan enterprise besar. Banyak paket software high-end seperti informix, mendesain khusus aplikasi pada platform HP-UX. Anda juga akan menemui pesaing lain seperti SCO dan UnixWare. Mereka juga UNIX namun tidak sepopuler seperti lainnya. Masih ada lagi UNIX lain seperti: A/UX (Apple), SINIX (Siemens UNIX) dan Xenix (Microsoft). Ya, microsoft adalah vendor UNIX bertahun-tahun yang lalu. Xenix kemudian dijual ke SCO dan menjadi SCO UNIX.</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/154/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/154/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=154&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/macam-macam-os-freebsd/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PCLinuxOS 2007</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/145/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/145/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:17:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/145/</guid>
		<description><![CDATA[A. Sejarah PCLinuxOS PCLinuxOS berawal sejak hampir empat tahun lalu sebagai turunan dari MandrakeLinux 9.2. Begitu juga Versi-versi PCLinuxOS berikutnya yang tetap dibangun berdasarkan MandrivaLinux. Sebagai contoh PCLinuxOS 2007 ini tetap menggunakan beberapa source code dari MandrivaLinux sebagaimana bisa kita lihat pada saat startup wizard, penginstalan ke Harddisk dan PCLinuxOS Control Center. PCLinuxOS 2007 ditawarkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=145&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p><strong>A. Sejarah PCLinuxOS</strong></p>
<p>PCLinuxOS berawal sejak hampir empat tahun lalu sebagai turunan dari MandrakeLinux 9.2. Begitu juga Versi-versi PCLinuxOS berikutnya yang tetap dibangun berdasarkan MandrivaLinux. Sebagai contoh PCLinuxOS 2007 ini tetap menggunakan beberapa source code dari MandrivaLinux sebagaimana bisa kita lihat pada saat startup wizard, penginstalan ke Harddisk dan PCLinuxOS Control Center.</p>
<p>PCLinuxOS 2007 ditawarkan ini secara langsung. Setelah live CD melakukan booting kernel dan sebelum user melihat lingkungan dekstop, sistem konfigurasi wizard akan muncul dan menanyakan tentang keyboard, time zone dan koneksi network yang Anda gunakan.</p>
<p>PCLinuxOS 2007 terlihat “mengkilap” dan profesional. Boot dan Login proses dipercantik dengan theme baru Diamond Plate Metal, KDE Desktop menampilkan wallpaper biru bermodel abstract dengan semi-transparan panel. Jika Anda lebih menyukai GNOME desktop, Anda bisa memilih task-gnome di Synaptic paket manajer dan Synaptic akan dengan senang hati menginstallkannya untuk Anda.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>B. Feature Dan Applikasi PCLinuxOs 2007</strong></p>
<p>Aplikasi yang disertakan pada edisi PCLinuxOS 2007 ini begitu beragam. Untuk kebutuhan perkantoran, OpenOffice suite 2.2.0 siap menemani Anda. Firefox 2.0.0.3 siap melayani Anda akan kebutuhan surfing di dunia maya. Anda bisa puaskan untuk mendengar atau memainkan aplikasi multimedia Anda dengan Amarok, MPlayer, Kaffeine, Frostwire, DeVeDe, TVTime, Flash, and Java JRE.</p>
<p><span id="more-145"></span></p>
<p>Sedang untuk melihat atau memanipulasi gambar dan foto, PCLinuxOS menyediakan GIMP, GQView, digiKam, dan Kalbum. Anda ingin tampilan 3 dimensi yang menawan, beryl 3D akan mewujudkannya. Aplikasi Internet begitu beragam antara lain XChat, Kopete, Ktorrent, Thunderbird, dan TightVNC. Sistem tool termasuk diantaranya K3b, Krusader, GKrellM, dan SearchMonkey.</p>
<p>Untuk mengkonfigurasi sistem PCLinuxOS 2007 menyediakan KDE Control Panel dan PCLinuxOS Control Panel. Dengan PCLinuxOS Control Panel, Anda bisa melakukan setting terhadap sistem dan hardware terpasang, antara lain pengaturan firewall, groupware mail services, Network devices dan konfigurasi koneksi, pemilihan service pada saat start dan masih banyak lagi.</p>
<p>Kernel terpasang pada PCLinuxOS 2007 ini adalah Linux-2.6.18.8 dengan Xorg 7.1.1 dan GCC 4.1.1. Jika kumpulan aplikasi di CD belum memenuhi kebutuhan Anda, lebih dari 5000 aplikasi tambahan lain bisa Anda download dari PCLinuxOS repository. Tentu saja bila Anda mempunyai koneksi Intermet.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Meng-install PCLinuxOS ke harddisk sekaligus meng-install berbagai program untuk kebutuhan Anda yang beragam. Pengembang PCLinuxOS nampaknya telah benar-benar memperimbangkan kebutuhan pengguna dan memilihkan aplikasi-aplikasi yang paling umum dipakai. Mulai dari aplikasi office, pengolah gambar, media player, games, sampai tools untuk para developer semuanya langsung diinstall dan menunggu Anda untuk mencobanya.</p>
<p>Untuk keperluan mendownload program baru dan mengupdate sistem agar tak ketinggalan zaman, PCLinuxOS menyediakan tool yang disebut Synaptic. Synaptic menjadi pintu Anda ke gudang aplikasi PCLinuxOS di Web; ribuan program gratis siap didownload tanpa bayar. Ketika Anda ingin menginstall sebuah program, mulai dengan menjalankan fasilitas search di Synaptic. Jika program tersebut belum terinstall dan tersedia di gudang aplikasi PCLinuxOS, Anda dapat langsung meng-install program itu lewat Synaptic. Synaptic juga memiliki feature smart upgrade untuk mengupgrade program atau sistem operasi yang sudah terinstall. Semuanya begitu mudah.</p>
<p>Sedangkan Pada PCLinuxOS 2007 aplikasi terminal yang digunakan adalah Yakuake. Yakuake adalah aplikasi terminal yang mempunyai tampilan eye-candy menarik dan mendukung efek transparansi. Salah satu yang unik dari Yakuake adalah, ia berjalan pada background tidak terlihat oleh user. Kalau kamu ingin mengakses Yakuake, tekan saja tombol F12. Yakuake secara otomatis akan muncul.</p>
<p><strong>C. </strong><strong>Sub Sistem Operasi </strong><strong>PCLinixOS  2007</strong></p>
<p><strong>1. Manajemen Proses</strong></p>
<p><strong> </strong>Proses adalah sebuah program yang sedang dieksekusi. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.</p>
<p>Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan <em>proses</em> adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas <em>proses</em> dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.</p>
<p>Manajemen proses PCLinuxOS Preview 9 yang terbaru telah menggunakan Kernel 2.6.11-oci11 yang bekerja sempurna dengan desktop KDE 3.4.1. KDE 3.4.1 sendiri memanfaatkan backend hal/dbus untuk memudahkan automounting perangkat seperti usb key, cdrom, kamera, dan scanner.</p>
<p>PCLinuxOS disebarkan dalam bentuk live CD. Ini berarti Anda tidak perlu meng-install PCLinuxOS ke dalam harddisk. Cukup masukkan CDnya dan boot dari CDROM. Dalam waktu sekitar lima menit ,Anda sudah dapat menggunakannya. PCLinuxOS akan meng-uncompress data dari CD sambil jalan sehingga Anda dapat menikmati berbagai program yang berukuran sekitar 2 gigabyte. PCLinuxOS akan berjalan di memori dan memungkinkan Anda untuk mengakses seluruh komputer, membakar CD, menyimpan ke harddisk, menikmati hiburan digital atau berselancar di web. Live CD berarti portabilitas alias membawa lingkungan sistem yang sudah Anda kenal dengan baik kemanapun anda pergi.</p>
<p>Kalau merasa tidak puas karena menjalankan dari CD agak lambat, Anda dapat meng-install PCLinuxOS ke hard disk Anda. Untuk melakukannya, Anda cukup mengklik sebuah ikon di bagian kiri dan sebuah antarmuka instalasi akan muncul di layar. Antarmuka tersebut sangat intuitif dan sangat membantu bahkan untuk pengguna paling awam Linux sekalipun. Cukup jawab beberapa pertanyaan konfirmasi, klik sana sini, PCLinuxOS akan mulai diinstall di hard disk. Yang asyik adalah selama proses instalasi, PCLinuxOS tetap fungsional sehingga Anda dapat meng-install sambil mencoba berbagai program di PCLinuxOS. Dengan begini Anda terhindar dari rasa bosan menunggu proses instalasi,feature dan aplikasi. Meng-install PCLinuxOS ke harddisk sekaligus meng-install berbagai program untuk kebutuhan Anda.</p>
<p><strong>2. Manajemen Memori</strong></p>
<p>Organisasi dan manajemen memori sangat mempengaruhi kinerja komputer. Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan:</p>
<ul>
<li>Memori utama sebagai sumber daya yang harus dialokasikan dan dipakai bersama diantara sejumlah proses yang aktif. Agar dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, maka diinginkan memori yang dapat menampung sebanyak mungkin proses.</li>
<li>Upaya agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem komputer.</li>
</ul>
<p>Linux memanfaatkan virtual memori untuk mendukung kinerja sistem. Sebagai sistem operasi multiprogramming, virtual memori dapat meningkatkan efisisensi sistem. Sambil proses menunggu bagiannya diswap masuk ke memori, menunggu selesainya operasi masukan/keluaran dan proses diblocked. Jatah waktu pemroses dapat diberikan ke proses-proses lain.</p>
<p>Manajemen memori PCLinuxOS 2007 menyediakan:</p>
<p>1.   Ruang alamat besar</p>
<p>Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia</p>
<p>2.  Proteksi</p>
<p>Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.</p>
<p>3.  Pemetaan memori</p>
<p>Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.</p>
<p>4.  Memori maya bersama (shared virtual memory)</p>
<p>Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis  bagi beberapa proses.</p>
<p>Karena memori fisik lebih sedikit dibanding memori maya, maka sistem hanya memuatkan page-page maya yang saat itu sedang digunakan proses. Linux memuatkan page maya begitu diperlukan. Teknik ini disebut dengan demand paging. Saat pemroses berusaha mengakses alamat maya yang tidak di memori fisik, pemroses tidak dapat menemukan isian di tabel page maya. Pemroses menerbitkan page fault.</p>
<ul>
<li>Jika alamat maya yang dituju tak absah (yaitu proses berusaha mengakses alamat maya yang tidak dibolehkan), maka sistem operasi mengakhiri proses itu untuk memproteksi proses-proses lain.</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika alamat maya yang dituju absah tapi tidak sedang di memori fisik, maka sistem operasi harus membawa page ke memori dari disk. Pengaksesan disk memerlukan waktu lama. Jika terdapat proses lain yang dapat dijalankan, maka sistem operasi memilih proses lain untuk dijalankan. Proses dimulai kembali di instruksi dimana page fault terjadi. Pemroses dapat memetakan memori maya ke memori fisik saat dilakukan pengaksesan memori maya, sehingga proses terus berjalan. Jika tidak terdapat memori bebas, sistem operasi harus membuat ruang bagi page yang akan dimasukkan dengan membuang page lain dari memori.</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika page telah dimodifikasi (dirty-page), sistem operasi harus menjaga isi page. Ketika dipindahkan dari memori, disimpan di ruang khusus (swap space).</li>
</ul>
<ul>
<li>Jika page yang dibuang berupa page belum ditulisi maka page tidak perlu dituliskan ke disk.</li>
</ul>
<p>Linux menempatkan proses pada memori yang dibagi menjadi sejumlah partisi. Pemartisian ini bersifat dinamis maka jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis. Proses yang akan masuk ke memori segera dibuatkan partisi sesuai kebutuhan. Linux menciptakan ruang disk tempat swap terlebih dahulu, saat proses diciptakan, ruang swap pada disk dialokasikan. Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, proses selalu ditempatkan ke ruang yang telah dialokasikan, bukan ke tempat-tempat berbeda setiap kali terjadi swap-out. Ketika proses berakhir, ruang swap pada disk dialokasikan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>3. Manajemen Perangkat M/K</strong></p>
<p>Dasar dari elemen perangkat keras yang terkandung pada <em>I/O</em> adalah <em>bus</em>, <em>device controller</em>, dan <em>I/O</em> itu sendiri. Kinerja kerja pada data yang bergerak antara device dan memori utama di jalankan oleh CPU, di program oleh <em>I/O</em> atau mungkin DMA <em>controller</em>. Modul kernel yang mengatur <em>device</em> adalah <em>device driver</em>. <em>System-call interface</em> yang disediakan aplikasi dirancang untuk menghandle beberapa dasar kategori dari perangkat keras, termasuk <em>block devices, character devices, memory mapped files, network sockets</em> dan <em>programmed interval timers</em>.</p>
<p>Subsistem <em>I/O</em> kernel menyediakan beberapa servis. Diantaranya adalah <em>I/O schedulling, buffering, spooling, error handling</em> dan <em>device reservation</em>. Salah satu servis dinamakan <em>translation</em>, untuk membuat koneksi antara perangkat keras dan nama file yang digunakan oleh aplikasi.</p>
<p><em>I/O system calls</em> banyak dipakai oleh CPU, dikarenakan oleh banyaknya lapisan dari perangkat lunak antara <em>physical device</em> dan aplikasi. Lapisan ini mengimplikasikan <em>overhead</em> dari alih konteks untuk melewati <em>kernel&#8217;s protection boundary</em>, dari sinyal dan <em>interrupt handling</em> untuk melayani <em>I/O devices</em>. Sub sistem menyediakan beberapa perangkat <em>M/K antara lain.</em></p>
<h2>1.3.1   Disk</h2>
<p><em>Disk drives</em> adalah <em>major secondary-storage</em> <em>I/O device</em> pada kebanyakan komputer. Permintaan untuk disk <em>I/O</em> digenerate oleh sistem file dan sistem virtual memori. Setiap permintaan menspesifikasikan alamat pada disk untuk dapat direferensikan pada <em>form</em> di <em>logical block number</em>.</p>
<p>Algoritma <em>disk schedulling</em> dapat meningkatkan efektifitas <em>bandwith</em>, <em>average response time</em>, dan <em>variance response time</em>. Algoritma seperti SSTF, SCAN, C-SCAN, LOOK dan C-LOOK didesain untuk membuat perkembangan dengan menyusun ulang antrian disk untuk meningkatkan total waktu pencarian.</p>
<p>Kinerja dapat rusak karena <em>external fragmentation</em>. Satu cara untuk menyusun ulang disk untuk mengurangi fragmentasi adalah untuk <em>back up</em> dan <em>restore</em> seluruh disk atau partisi. Blok-blok dibaca dari lokasi yang tersebar, me-<em>restore</em> tulisan mereka secara berbeda. Beberapa sistem mempunyai kemampuan untuk men-<em>scan</em> sistem file untuk mengidentifikasi file terfragmentasi, lalu menggerakan blok-blok mengelilingi untuk meningkatkan fragmentasi. Men-defragmentasi file yang sudah di fragmentasi (tetapi hasilnya kurang optimal) dapat secara signifikan meningkatkan kinerja, tetapi sistem ini secara umum kurang berguna selama proses defragmentasi sedang berjalan. Sistem operasi me-<em>manage</em> blok-blok pada disk. Pertama, disk baru di format secara <em>low level</em> untuk menciptakan sektor pada perangkat keras yang masih belum digunakan. Lalu, disk dapat di partisi dan sistem file diciptakan, dan blok-blok boot dapat dialokasikan. Terakhir jika ada blok yang terkorupsi, sistem harus mempunyai cara untuk me-<em>lock out</em> blok tersebut, atau menggantikannya dengan cadangan.</p>
<p><em>Tertiary storage</em> di bangun dari disk dan <em>tape drives</em> yang menggunakan media yang dapat dipindahkan. Contoh dari <em>tertiary storage</em> adalah <em>magnetic tape</em>, <em>removable magnetic</em>, dan <em>magneto-optic disk</em>.</p>
<p>Untuk <em>removable disk</em>, sistem operasi secara general menyediakan servis penuh dari sistem file <em>interface</em>, termasuk <em>space management</em> dan <em>request-queue schedulling</em>. Untuk tape, sistem operasi secara general hanya menyediakan <em>interface</em> yang baru. Banyak sistem operasi yang tidak memiliki <em>built-in support</em> untuk <em>jukeboxes</em>. <em>Jukebox support</em> dapat disediakan oleh <em>device driver</em>.</p>
<h1>1.3.2 Perangkat Penyimpanan Tersier</h1>
<p>Karakteristik dari perangkat penyimpanan tersier pada dasarnya adalah menggunakan <em>removable media</em> yang tentu saja berdampak pada biaya produksi yang lebih murah. Sebagai contoh: 1 VCR dengan banyak kaset akan lebih murah daripada 1 VCR yang hanya dapat memainkan satu kaset saja.</p>
<p>Macam-macam Struktur Penyimpanan Tersier</p>
<p><strong><em>a. Floppy Disk</em></strong></p>
<p>Menurut Silberschatz et. al. [Silberschatz2002], <em>floppy disk</em> adalah sebuah media penyimpanan yang terbuat dari cakram fleksibel tipis yang dilapisi oleh bahan magnetik dan ditutupi oleh plastik.</p>
<p>Ciri-ciri <em>floppy disk</em>:</p>
<ol>
<li>Memiliki kapasitas kecil (1-2 Mb).</li>
<li>Kemampuan aksesnya hampir secepat <em>hard disk</em>.</li>
<li>Lebih rentan terhadap gesekan di permukaan magnetiknya.</li>
</ol>
<p>Prinsip ini juga digunakan oleh disk magnetik yang memiliki kapasitas sebesar 1 GB yang memiliki kecepatan akses yang hampir sama dengan <em>hard disk</em>.</p>
<p><strong><em>b. Magneto-optic disk</em></strong></p>
<p>Dalam <em>magneto-optic disk</em>, data ditulis di atas sebuah piringan keras yang dilapisi oleh suatu bahan magnetik lalu dilapisi pelindung untuk melindungi <em>head</em> dari <em>disk</em> tsb. Dalam suhu ruangan, medan magnet yang ada tidak dapat digunakan untuk menyimpan bit data sehingga harus ditembakkan laser dari <em>disk head</em>. Tempat yang terkena sinar laser ini dapat digunakan untuk menyimpan bit.</p>
<p><em>Head</em> membaca data yang telah disimpan dengan bantuan <em>Kerr Effect</em>. Efek ini timbul karena <em>head</em> dari <em>magneto-optic disk</em> terlalu jauh dari permukaan <em>disk</em> sehingga tidak dapat dibaca dengan cara yang sama yang diterapkan ke <em>hard disk</em>. Oleh karena itu digunakan <em>Kerr Effect</em>.</p>
<p>Menurut Silberschatz et. al. [Silberschatz2002], prinsip dari <em>Kerr Effect</em> adalah ketika suatu sinar laser dipantulkan dari sebuah titik magnetik, polarisasinya akan diputar searah atau berlawanan arah dengan arah jarum jam, tergantung dari orientasi medan magnetiknya. Rotasi inilah yang dibaca oleh <em>head</em> sebagai sebuah bit.</p>
<p><strong><em>c. Optical disk</em></strong></p>
<p><em>Disk</em> tipe ini tidak menggunakan magnetik melainkan suatu bahan yang dapat dibelokkan oleh sinar laser. Setelah dimodifikasi dengan dengan sinar laser pada <em>disk</em> akan terdapat <em>spot</em> yang gelap atau terang. <em>Spot</em> ini menyimpan satu bit.</p>
<p>Teknologi <em>optical-disk</em> dapat dibagi menjadi:</p>
<ol>
<li><em>Phase-change disk</em>, dilapisi oleh material yang dapat membeku menjadi <em>crystalline</em> atau <em>amorphous state</em>. Kedua <em>state</em> ini memantulkan sinar laser dengan kekuatan yang berbeda. <em>Drive</em> menggunakan sinar laser pada kekuatan yang berbeda. Kekuatan rendah digunakan untuk membaca data yang telah ditulis, kekuatan medium untuk menghapus data dengan cara melelehkan permukaannya dan kemudian dibekukan lagi ke dalam keadaan <em>crystalline</em>. Kekuatan tinggi digunakan untuk melelehkan <em>disk</em>-nya ke dalam <em>amorphous state</em> sehingga dapat digunakan untuk menulis data.</li>
<li><em>Dye-polimer disk</em>, merekam data dengan membuat <em>bump</em>. <em>Disk</em> dilapisi plastik yang mengandung <em>dye</em> yang dapat menyerap sinar laser. Sinar laser membakar <em>spot</em> yang kecil sehingga <em>spot</em> membengkak dan membentuk <em>bump</em>. Sinar laser juga dapat menghangatkan <em>bump</em> sehingga <em>spot</em> menjadi lunak dan <em>bump</em> menjadi datar.</li>
</ol>
<p><strong><em>d. Write Once Read Many-times</em> (WORM)</strong></p>
<p><em>WORM</em> terbentuk dari sebuah aluminium film yang dilapisi oleh plastik di bagian atas dan bagian bawahnya. Untuk menulis data, pada media ini digunakan sinar laser untuk membuat lubang pada aluminiumnya sehingga <em>disk</em> ini hanya dapat ditulis sekali.</p>
<p>Ciri-ciri <em>WORM Disk</em>:</p>
<ol>
<li>Hanya dapat ditulis sekali.</li>
<li>Data lebih tahan lama dan dapat dipercaya.</li>
</ol>
<p><em>WORM</em> ini dianggap tahan banting dan paling terpercaya karena lapisan metalnya dilindungi dengan aman oleh lapisan plastiknya dan juga datanya tidak dapat dirusak dengan pengaruh medan magnet.</p>
<p>Kebanyakan <em>removable-disk</em> lebih lambat dari <em>non-removable-disk</em> karena kinerja mereka juga dipengaruhi oleh waktu yang dibutuhkan untuk menulis data. Waktu ini dipengaruhi oleh waktu rotasi, dan juga kadang-kadang <em>seek time</em>.</p>
<p><strong>e. Tapes</strong></p>
<p>Sebuah <em>tape</em> dapat menyimpan data lebih banyak dari <em>optical</em> maupun <em>magnetic disk cartridge</em>, harga <em>cartridge</em> dari <em>tape drive</em> lebih murah namun memiliki <em>random access</em> yang lebih lambat karena membutuhkan operasi <em>fast-forward</em> dan <em>rewind</em> yang kadang-kadang dapat membutuhkan waktu beberapa detik bahkan menit.</p>
<p><em>Tape</em> ini biasa digunakan oleh <em>supercomputer center</em> untuk menyimpan data yang besar dan tidak membutuhkan <em>random access</em> yang cepat.</p>
<p>Dalam skala yang besar biasanya digunakan <em>Robotic Tape Changers</em> yaitu sebuah alat yang dipakai untuk mengganti <em>tape</em> dalam sebuah <em>library</em>.</p>
<p><em>Stacker</em> menyimpan beberapa <em>tape</em>, sedangkan <em>silo</em> untuk menyimpan ribuan tape.</p>
<p><strong>1.3.3 Penyimpanan <em>Holographic</em></strong></p>
<p>Teknologi ini digunakan untuk menyimpan foto hologram di media khusus. Misalkan pada foto hitam putih digunakan array 2 dimensi yang merepresentasikan warna hitam dan putih (bit 0 dan 1) maka di teknologi <em>holographic</em> ini satu pixel gambar dapat menyimpan jutaan bit sehingga gambarnya menjadi tajam dan pixelnya ditransfer menggunakan sinar laser sehingga <em>transfer rate</em>-nya tinggi.</p>
<p><strong><em>a. Microelectronic Mechanical Systems</em> (MEMS)</strong></p>
<p>Teknologi yang bertujuan mengembangkan sebuah media penyimpanan yang bersifat <em>non-volatile</em> dengan kecepatan yang lebih cepat dan lebih murah dari <em>semiconductor</em> DRAM.</p>
<p><strong>1.3.4 Managemen Penyimpanan Hirarkis</strong></p>
<p>Managemen Penyimpanan Hirarkis (<em>Hierachical Storage management</em>) menjelaskan <em>storage hierarchy</em> antara <em>primary memory</em> dan <em>secondary storage</em> untuk membentuk <em>tertiary storage</em>. <em>Tertiary storage</em> biasanya diimplementasikan sebagai <em>jukebox</em> dari <em>tapes</em> atau <em>removable media</em>.</p>
<p>Walau pun <em>tertiary storage</em> dapat memepergunakan sistem <em>virtual-memory</em>, cara ini tidak baik. Karena pengambilan data dari <em>jukebox</em> membutuhkan waktu yang agak lama. Selain itu diperlukan waktu yang agak lama untuk <em>demand paging</em> dan untuk bentuk lain dari penggunaan <em>virtual-memory</em>.</p>
<p>File yang kapasitasnya kecil dan sering digunakan disimpan di disk. Sedangkan file yang kapasitasnya besar, sudah lama, dan tidak aktif akan diarsipkan di <em>jukebox</em>. Pada beberapa sistem <em>file-archiving</em>, <em>directory entry</em> untuk file selalu ada, tetapi isi file tidak berada di <em>secondary storage</em>. Jika aplikasi mencoba membuka file, pemanggilan <em>open system</em> akan ditunda sampai isi file dikirim dari <em>tertiary storage</em>. Ketika isi file sudah ada di <em>secondary storage</em>, operasi <em>open</em> dikembalikan ke aplikasi. <em>Hierachical Storage management</em> biasanya ditemukan pada pusat <em>supercomputing</em> dan <em>installasi</em> besar lainnya yang mempunyai data yang besar.</p>
<p><strong>4. Sistem Arsip / File</strong></p>
<p>Sistem file adalah suatu metode yang digunakan oleh program untuk menyimpan data kedalam hard disk.Adapun metode penyimpanan data kedalam hard disk adalah sebagai berikut : FAT, FAT32, NTFS, Linux Ext2, Linux Ext3, Linux Swap dan type 8E. PCLinuxOS 2007 menggunakan system file Linux Ext3.</p>
<p>EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:</p>
<ul>
<li>Setelah kegagalan sumber daya, &#8220;unclean shutdown&#8221;, atau kerusakan sistem, EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck. Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama, khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data. Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.</li>
</ul>
<p>Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem. EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang. Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi &#8220;unclean shutdown&#8221; tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file, tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi. Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih, tergantung kecepatan hardware.</p>
<ul>
<li>Integritas data EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau &#8220;unclean shutdown&#8221;. EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.</li>
<li>Kecepatan Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2 karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk. Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.</li>
<li>Mudah dilakukan migrasi Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang 230</li>
</ul>
<p>Semua sistem operasi meliputi dukungan untuk berbagai sistem file. Sistem File modern meliputi suatu hirarki direktori..</p>
<p>Dua contoh yang nyata dari perbedaan implementasi yang ada adalah karakter yang digunakan untuk direktori terpisah, dan kepekaan kasus.</p>
<p>Linux membuat garis demarkasi komponen alur nya dengan suatu simbol <strong>(/)</strong>,.</p>
<p>suatu konvensi yang diikuti oleh sistem operasi yang menyainginya atau sedikitnya konsep nya daridirektori hirarkis, seperti Amiga OS dan Mac OS X. MS DOS juga menyaingi corak ini, tetapi tetap saja dianggap mengadopsi CP/M konvensi yang menggunakan simbol untuk pilihan  tambahan ke perintah. Maka sebagai gantinya menggunakan backslash <strong>( \)</strong> [sebagai mesin pemisah komponen nya.</p>
<p>Microsoft Windows melanjutkan dengan konvensi ini; Edisi Jepang Penggunaan Windows¥, dan Edisi Korea menggunakan ?.[ 1] Versi Mac OS sebelum OS X menggunakan suatu tanda titik dua <strong>(:)</strong> karena suatu mesin pemisah alur. RISC O menggunakan suatu periode<strong>(.). </strong>Sistem operasi Linux Dan Unix mempertimbangkan manapun karakter di dalam file menyebut selain dari simbol dan NUL karakter.</p>
<p>Nama File Linux dan Unix adalah kasus sensitip, yang mengijinkan berbagai file untuk diciptakan nama yang berbeda hanya jika. Sebagai pembanding, Microsoft Windows memfile nama bukanlah kasus yang sensitip dengan ketidak hadiranya. Windows juga mempunyai suatu yang  lebih besar satuan karakter pemberian tanda baca yang tidaklah diijinkan nama file</p>
<p><strong>5. Sistem Komunikasi /Jaringan</strong></p>
<p><strong>Jaringan (Client dan Server)</strong></p>
<p>Untuk dapat memanfaatkan layanan-layanan internet diperlukan aplikasi (<em>software</em>) jaringan baik itu aplikasi server ataupun <em>client</em>. PCLinuxOS telah menyertakan aplikasi-aplikasi yang berkaitan dengan jaringan komputer dan internet.           <strong> </strong></p>
<p><strong>Aplikasi-aplikasi jaringan dan internet yang tersedia pada PclinuxOS 2007</strong></p>
<p><strong>Browsing Web</strong></p>
<p>Beberapa browser yang disediakan oleh PCLinuxOS 2007 :</p>
<ul>
<li>Mozilla, adalah <em>free </em>web browser turunan Netscape browser.</li>
<li>Konqueror, adalah web browser <em>default </em>milik KDE.</li>
<li>Links, web browser berbasis teks yang mampu menangani <em>frame</em>.</li>
<li>Lynx, web browser berbasis teks yang tidak mampu menangani <em>frame</em>.</li>
</ul>
<p><strong>Internet Keywords</strong></p>
<p>Pencarian (<em>searching</em>) web menggunakan Konqueror cukup praktis. Konqueror telah mendefinisikan sejumlah mesin pencari (<em>search engines</em>), semuanya hanya dengan suatu <em>specific shortcut</em>. Untuk mencari suatu topik tertentu di internet, ketik saja shortcut dan keyword yang dipisahkan dengan sebuah colon (tanda titk dua). Cara menentukan shortcut sendiri : pilih menu Settings | Configure Konqueror | Web Shortcuts.</p>
<p><strong>Bookmarks</strong></p>
<p>Bookmark ini digunakan untuk menyimpan seluruh URL address (alamat/lokasi halaman web) atau link-link direktori pada local hard dik. Program ini digunakan untuk : mengelola, menyusun, menambah dan menghapus bookmarks</p>
<p><strong>Menggunakan E-mail Klien</strong></p>
<p>E-mail adalah pesan atau surat elektronik. Saat ini e-mail merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi para pengguna internet, karena lebih cepat dan praktis dibandingkan dengan pengiriman surat biasa. Program ini digunakan untuk mengakses surat yang ada dalam <em>mailbox </em>di server e-mail. Program e-mail ini dapat megerti berbagai protocol standar e-mail yang berfungsi untuk menjalankan proses transfer e-mail dari satu komputer ke komputer lain. Protocol ini memungkinkan user untuk mengirim dan menerima surat elektronik.</p>
<p>KDE sudah menyertakan sebuah program yang berfungsi sebagai e-mail klien yaitu Kmail. Sebelum user dapat memakai e-mail klien, user memerlukan berbagai informasi berkenaan dengan <em>account </em>e-mail user. Informasi yang diperlukan yaitu :</p>
<ul>
<li>Alamat e-mail user (misalnya <a href="mailto:info@infolinux.co.id">info@infolinux.co.id</a>).</li>
<li>Username dan password (yang terdaftar di server e-mail).</li>
<li>Nama server / alamat IP server dan protocol untuk menerima e-mail. Ada dua jenis protocol yang umum, yaitu POP atau IMAP. Tetapi yang paling umum digunakan adalah POP atau POP3.</li>
<li>Nama server / alamat IP server dan protocol untuk mengirimkan e-mail. Biasanya protocol untuk mengirim e-mail adalah SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>).</li>
</ul>
<p>Kmail digunakan untuk membaca, membuat, mengirim dan menerima e-mail. KMail memungkinkan user untuk membuat beberapa account e-mail dan mengkonfigurasi beberapa filter yang sudah user definisikan untuk mensortir e-mail kedalam folder-folder masing-masing account. Enkripsi dan deskripsi pesan-pesan e-mail juga dapat ditangani dengan baik oleh KMail.</p>
<p><strong>Format Mailbox</strong></p>
<p>KMail dapat menyimpan surat dalam format berikut :</p>
<ul>
<li>Mbox, dalam format tradisional UNIX menyimpan seluruh surat ke dalam sebuah file tunggal. Direktori-direktori juga disimulasikan sebagai file-file tunggal. Setiap surat yang ada dalam file tunggal tersebut hanya dapat dibedakan berdasarkan baris yang diawali kata “From”.</li>
<li>MailDir, berbeda dengan format Mbox, format MailDir setiap surat disimpan sebagai file yang berbeda-beda. Pesan-pesan tersebut disimpan dalam direktori dan dapat dengan mudah diidentifikasi dan selanjutnya diproses. KMail menggunakan format MailDir format secara default. MailDir tidak banyak didukung oleh banyak program-program e-mail lain.</li>
</ul>
<p><strong>Macam-macam Protocol E-mail</strong></p>
<p>Sistem e-mail adalah aplikasi lengkap yang terdiri dari beberapa protocol. Gabungan-gabungan protocol ini adalah sebagai berikut :</p>
<ul>
<li><strong>POP3 (<em>Post Office Protocol Version 3</em>)</strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong>POP3 adalah suatu prosedur standar untuk menerima e-mail. Sebuah POP3 server menyimpan pesan sampai user mendownloadnya dengan program POP3 client (misal KMail). Ini adalah metode yang sering digunakan oleh ISP (<em>Internet Service Provider</em>).</p>
<ul>
<li><strong>IMAP (<em>Internet Message Access Protocol</em>)</strong><em> </em></li>
</ul>
<p><strong> </strong>IMAP digunakan untuk menerima pesan e-mail dan dikelola pada sever e-mail tanpa perlu mendownloadnya ke lokal hard disk. Ini sering digunakan dalam jaringan internal sehingga memungkinkannya e-mail diakses dari komputer yang berbeda.</p>
<ul>
<li><strong>SMTP (<em>Simple Mail Transfer Protocol</em>)</strong><em> </em></li>
</ul>
<p><strong> </strong>SMTP adalah protocol untuk mengirim e-mail, baik antara e-mail server dengan e-mail server lain, maupun antara e-mail klien dengan e-mail server.</p>
<p>Untuk memakai KMail, klik pada Main Menu | Internet | KMail (Mail Client). KMail juga harus dikonfigurasi terlebih dahulu untuk bisa digunakan dengan maksimal. Untuk menjalankan konfigurasi klik Settings pada menu bar KMail dan pilih menu Configure KMail. Window Configure mempunyai bagian-bagian berikut : Identities, Network, Appearance, Composer, Security, dan Misc. untuk mulai mengirim dan menerima e-mail user harus mengubah nilai-nilai pada menu Identities dan Network.</p>
<p><strong>Konfigurasi Network</strong></p>
<p>Konfigurasi yang harus dilakukan adalah konfigurasi Network (pilih menu Network pada window Configure KMail).konfigurasi ini memberitahukan pada KMail tentang bagaimana menerima dan mengirim e-mail. Ada dua buah tabpada window ini, masing-masing untuk sending dan untuk receiving mail.</p>
<p><strong> </strong></p>
<ul>
<li><strong>Sending</strong></li>
</ul>
<p>Agar KMail dapat mengirimkan e-mail melalui mail server, user harus menambahkan informasi mengenai server tersebut. Untuk membuat atau mendefinisikan outgoing mail boxes dapat dilakukan pada Sending tab. Tekan tombol “Add” yang akan memberikan pilihan SMTP atau sendmail. Karena menggunakan server untuk mengirim e-mail, pilih SMTP. Setelah itu akan muncul window baru dan isi bagian Name dengan keterangan, bagian Host dengan IP address atau nama komputer SMTP server user, dan port diisi dengan angka 25.</p>
<ul>
<li>Untuk mengambil e-mail-e-mail dari server harus mendefinisikan informasi tentang e-mail server tersebut yang dapat dilakukan pada Receiving tab. Tekan Add untuk membuat account baru. Kemudian akan muncul window pilihan tipe account yang menentukan metode-metode pengambilan mail seperti local (Mbox atau MailDir format), POP3, atau IMAP. Setelah dipilih maka akan muncul window untuk mengisi informasi seperti Name, Login, Password, Host dan Port. Isi Name dengan keterangan, Login dengan username atau login name ke server POP3, Password dengan password account, Host dan Port dengan IP address atau nama komputer server pop3 dan nomor port POP3 yaitu 110. Kemudian tekan “OK” dan ketika kembali kewindow utama Configure KMail ketik tombol “Apply”.</li>
</ul>
<p><strong>E-mail Klien Alternatif</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Terdapat e-mail klien alternatif selain KMail dalam distribusi KNOPPIX, yaitu Mozilla Main. Dengan fasilitas yang hampir sama dengan pilihan yang cukup luas.</p>
<p>Ketika mengaktifkan program ini user akan diminta untuk mengonfigurasi account e-mail mirip dengan KMail. Untuk menjalankan Mozilla Mail gunakan Menu Utama | Internet | Mozilla Mail.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> 6. Sistem Keamanan</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong>Di linux semua hal adalah file, baik itu berkas, device, dsb. Dan setiap file di-embedded dengan yang namanya &#8220;Permission&#8221;. Hal ini berhubungan dengan hak akses, user,password dan group dari si-empunya file. Selain itu, walaupun menggunakan disket boot Linux, Anda tidak akan bisa menerobos masuk tanpa menjadi salah satu User sah di system tersebut.System password dan otentifikasi yang berlapis menjadi andalan system ini. Hanya user &#8220;root&#8221; yang bisa melakukan segala hal, yang lain tidak ada hak kecuali di batasan Home sendiri.</p>
<p>Untuk sisi keamanan, PCLinuxOS 2007 Memberikan perlindungan antivirus dari vendor Kaspersky. selain menyediakan firewall juga memberikan solusi perlindungan antivirus dari  Paket PCLinuxOS-Security, atau lebih dikenal msec, adalah salah satu paket dasar dalam PCLinuxOS sejak dikenalkan pada versi PCLinuxOS-2.6.18.8. Sejak itu, msec banyak mengalami perubahan, kebanyakan transformasi yang dilakukan adalah dari penggunaan script shell pada PCLinuxOS-2.6.18.8 ke sistem python pada Mandriva 8.2.</p>
<p>Fungsi dasar yang dimiliki msec, hampir semuanya sama. Setiap pengguna, ada atau tidak, msec digunakan kedalam beberapa tingkatan. ~DrakX, installer GUI PCLinuxOS, saat meminta tingkat yang anda inginkan pada sistem (Low, Medium, High) disebut msec untuk mengamankan sistem anda.</p>
<p><strong>7. Kelebihan Dan Kekurangan PCLinuxOS 2007</strong></p>
<p>Kelebihan PCLinuxOS adalah adanya forum komunitas yang siap menjawab berbagai masalah Anda. Newbie tidak perlu sungkan bertanya tentang kesulitan yang ditemui, karena anggota komunitas lain dengan ramah akan menjawab pertanyaan Anda dengan jelas. Tak jarang para developer PCLinuxOS juga terlibat langsung dalam menjawab berbagai pertanyaan. Hal ini membuat forum dan milis PCLinuxOS menjadi sarana belajar yang asyik dan mendidik.</p>
<p>PCLinuxOS tak pelak lagi memenuhi semua syarat sebuah distro tidak membuat jera Linuxer pemula. Kemudahan instalasi, dukungan penuh untuk produktivitas dan hiburan, serta forum komunitas yang solid dan bersahabat. Tak heran jika beberapa ulasan distro menobatkan PCLinuxOS sebagai distro terbaik di tahun 2007.</p>
<p>Kekurangan PCLinuxOS harus mengUpdate sistem terlebih dahulu, untuk mendownload program baru agar tidak ketinggalan zaman.<strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>8. Langkah Installasi PCLinuxOS</strong></p>
<ul>
<li><strong> </strong>Booting dengan menggunakan LiveCD PC Linux OS 2007,, tunggu hingga masuk ke dalam desktop,.kemudian pilih us keyboard, kemudian next, dan selanjutnya pilih Negara yang anda inginkan,kemudian tekan next.</li>
<li><strong> </strong></li>
<li><strong> </strong></li>
<li><strong> </strong></li>
<li>kemudian setting time zone,date,dan clocknya, dan Kemudian kita diminta untuk memilih apa saja yang akan diperbolehkan untuk diakses di komputer anda oleh user dari luar atau lebih dikenal dengan Firewall. kita tentukan sendiri apa saja yang akan dipilih tinggal klik saja</li>
<li><strong> </strong></li>
<li>Konfigurasi selesai, selanjutnya kita tinggal mencoba untuk login dengan user dan password yang baru saja kita buat.</li>
<li><strong> </strong></li>
<li><strong> </strong></li>
<li>kemudian login lah dengan menggunakan account Root. Click shortcut pada desktop “install PC Linux”, jika anda tidak login sebagai Root, maka akan muncul kotak dialog yang meminta password Root untuk melanjukan proses installasi. Isikan password Root, stardartnya adalah”root”, klik next untuk melanjutkan.</li>
<li>Langkah selanjutnya adalah memilih media sebagai tempat installasi PcLinux, jika kita akan menginstall di harddisk ide/sata pilih yang pertama, jika ingin menginstall di usb drive pilih yang kedua.dan selanjutnya Akan muncul kotak dialog untuk menentukan partisi, ada 3 pilihan. Pilihan yang pertama kita memilih untuk menggunakan partisi yang sudah ada, pilihan yang kedua hapus partisi dan menggunakannya, pilihan yang ketiga kita dapat menentukan sendiri partisinya Pilih yang terakhir.</li>
<li>Selanjutnya pilihan yang terakhir akan menuntun kita membagi partisi secara manual sesuai dengan keinginan kita.</li>
<li>Langkah selanjutnya adalah kita membuat partisi untuk Linux Swap, besarnya 2x dari RAM yang terpasang, semisal RAM pada PC kita adalah 256Mb, maka ukuran swap adalah 512Mb. Perlu diingat, jika ukuran RAM lebih dari 512Mb, ukuran swap cukup dengan 512Mb. Biar tidak habis space harddisk anda</li>
<li>Setelah membuat partisi untuk swap, lalu kita akan membuat partisi sebagai mount point /home.</li>
<li>Nah, untuk partisi yang terakhir, kita gunakan sebagai mount point / (baca:root). Setelah selesai, klik Done.</li>
<li>Semua partisi yang sudah kita buat tadi akan di format, jadi pastikan anda sudah mantap dengan partisi yang anda buat tadi.kemudian,Tunggu proses format partisi.</li>
<li>Setelah proses format tadi selesai, akan muncul jendela, apakah kita akan melakukan proses installasi, jika Ya klik Next, jika kita akan membatalkan, pilih Cancel. Selanjutnya Tunggu hingga proses installasinya selesai..Langkah selanjutnya adalah menginstall Bootloader, bootloader yang digunakan PC Linux OS 2007 adalah Grub.</li>
<li>Kemudian isi password untuk account root. Kemudian buat User, dan setelah selesai?, restart PC anda. Dan selesai sudah kita menginstal Pc Linux Os</li>
<li>Dan sekarang sudah selesai, kita dapat menggunakan dan menjalankan aplikasi pada Pc Linux Os<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/145/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/145/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=145&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/145/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mandrake 9</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/mandrake-9/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/mandrake-9/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:12:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Singkat. Selama ini kita hanya akrab dengan Operasai Sistem yang berbasi Windows saja, Sedangkan ada beberapa Operasi sistem  yang terdapat di pasaran, seperti Sun Solaris, Apple Maclntosch, Unix dan Linux.  Operating Sistem Linux sebenarnya merupakan kernel saja. Dapat di ibaratkan kernel adalah jantung  dari Sisti Operasi, sebab kernel yang mengatur semua proses  seperti manajemen [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=140&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sejarah Singkat</strong><em>.</em></p>
<p>Selama ini kita hanya akrab dengan Operasai Sistem yang berbasi Windows saja, Sedangkan ada beberapa Operasi sistem  yang terdapat di pasaran, seperti Sun Solaris, Apple Maclntosch, Unix dan Linux.  Operating Sistem Linux sebenarnya merupakan kernel saja. Dapat di ibaratkan kernel adalah jantung  dari Sisti Operasi, sebab kernel yang mengatur semua proses  seperti manajemen memori, proses input/output, termasuk mengatur kerjanya device atau hardware. Jadi sebuah kernel tidak dapat digunakan secara langsung untuk kebutuhan aplikasi office terlebih lagi multimedia anda. Jadi tidak akan merasa kesulitan lagi untuk mengupgrade kernel Mandrake Linux 9.1 karena telah memiliki versi kernel yang termasuk paling terbaru yaitu kernel 2.4.21 yang mendukung berbagai macam sistem hardware.</p>
<p>Sebuah kernel Linux membutuhkan adanya program tambahan yang derjalan di atasnya. Program itu berfungsi sebagai pelengkap, sehingga kernel Linux dapat digunakan untuk kebutuhan perkantoran dan fungsional lainnya. Program-program tersebut  berada dalam satu fungsional lisensi GNU dan sebutan populernya ialah distro atau distribusi. Sampai sejauh ini telah lahir berpuluh-puluh distro, bahkan para programmer berbasis Linux di tiap-tiap Negara menciptakan distro sendiri.</p>
<p>Adapun distro yang stabil dan popular diantaranya ialah, RedHat, Slecware, SUSE, Debian, Mandrake dan sebagainya.</p>
<p><strong>Kebutuhan Spesifikasi Komputer</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Pada petunjuk manual instalasi Mandrake yang biasa di dapatkan di <span style="text-decoration:underline;"><a href="http://mandrake.com/">http://mandrake.com</a>. </span>Adapun spesifikasi computer yang dibutuhkan ialah :<span style="text-decoration:underline;"> </span></p>
<ul>
<li>Minimal computer dengan prosesor Pentium atau yang kompatibel, jadi Mandrake Linux tidak dapat jalan pada computer 386DX atau 486 DX</li>
<li>Tersedia CD-ROM Drive dan Floppy Disk Drive</li>
<li>Kecepatan memori paling sedikitnya 32 MB, atau lebih dari 64 MB untuk Iinstalasi grafis.</li>
</ul>
<p><span id="more-140"></span></p>
<p>Perlu diperhatikan bahwa spesifikasi tersebut adalah syarat minimal agar Mandrake Linux dapat dijalankan  dikomputer. Sedangkan apabila anda membutuhkan tampilan grafis yang lengkap dari instalasi sampai pada deskop manager dan kecepatan berjalanny program, anda membuuhkan Prosesor yang lebih tinggi dengan kecepatan RAM yang lebih tinggi pula.</p>
<p><!--more--></p>
<p><strong>Melakukan Uninstall Mandraek Linux 9.1</strong></p>
<p>Bahasa singkat ini akan memaparkan bagaimana untuk dapat menggunakan fasilitas disk drake untuk melakukan uninstall Mandrake Linux 9.1. Berikut ini Langkah-langkahnya :</p>
<ul>
<li>Hapus semua partisi Linux menggunakan fasilitas disk drake yang yang bias di dapatkan di CD Installer #1 Mandrake Linux 9.1. Masukan CD, booting lewat CD-ROM, tekan F1 dan Ketik/jalankan Diskdrake, lalu tekan enter. Ubahlah partisi ext2 atau ext3 partisi Linux dengan tipe  FAT. Lakukan Booting komputer</li>
<li>Kemudian masuk ke command line Windows atau ubah Bios computer anda supaya dapat booting pertama pertama kali melalaui floppy disk, masukan star up floppy Windows 95 atau 98, dan lakukan uninstall bootloader lilo atau grub, dengan mengetik perintakh pada dos prompat a:\fdisk /mbr.</li>
<li>Lakukan booting kembali, botloader LILO atau grup telah terhapus, serta partisi Linux telah menjadi parisi windows.</li>
</ul>
<p><strong>Mengakses Mandrake Linux 9.1 Pertama Kali</strong></p>
<p>Saat pertama kali mengakses Mandrake Linux 9.1, maka akan mendapatkan jendela Mandrake First Time Wizard. Klik tombol Next pada jendela bantuan konfigurasi dan akan mendapatkan input data informasi yang di butuhkan untuk melakukan konfigurasi e-mail dan aplikasi newsgroup, sesuai yang diberikan oleh ISP.</p>
<p>Konfigurasi terakhir, jika selalu terhubung Internet, anda akan diminta untuk membuat aiccont pribadi MandrakeClub, yang akan memberi akses pelayanan online yang ditawarkan oleh MandrakeSoft, seperti download software, forum multi bahasa, melakukan pemilihan distro, discount special. Setelah menyelesaikan bantuan Mandrake First Time, maka jendela kerja akan dibuka.</p>
<p><strong>Manajemen Proses Mandrake Linux 9.1</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Proses adalah keadaan ketika sebuah program sedang di eksekusi. Sebuah proses membutuhkan beberapa sumber daya untuk menyelesaikan tugasnya. Sumber daya tersebut dapat berupa CPU time, memori, berkas-berkas, dan perangkat-perangkat I/O. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen proses seperti:</p>
<p>Pembuatan dan penghapusan proses pengguna dan sistem proses.<br />
Menunda atau melanjutkan proses. Menyediakan mekanisme untuk proses sinkronisasi. Menyediakan mekanisme untuk proses komunikasi. Menyediakan mekanisme untuk penanganan  terjadinya deadlock.</p>
<p><strong>Manajemen Memori Mandrake Linux 9.1</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array yang besar dari word atau byte, yang ukurannya mencapai ratusan, ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Memori Utama berfungsi sebagai tempat penyimpanan yang akses datanya digunakan oleh CPU atau perangkat I/O. Memori utama termasuk tempat penyimpanan data yang sementara (volatile), artinya data dapat hilang begitu sistem dimatikan. Sistem operasi bertanggung jawab atas aktivitas-aktivitas yang berkaitan dengan managemen memori seperti:</p>
<ul>
<li>Menjaga track dari memori yang sedang digunakan dan siapa yang menggunakannya.</li>
<li>Memilih program yang akan di-load ke memori.</li>
<li>Mengalokasikan dan meng-dealokasikan ruang memori sesuai kebutuhan..</li>
</ul>
<p>Adapun fungsi-fungsi pengolahan memori yaitu :</p>
<ul>
<li>Mengolah memori yang dipakai dan tidak dipakai</li>
<li>Mengalokasikan memori ke proses yang dibuthkan</li>
<li>Mendealokasikan (melepaskan dan membersikan ) memori dari proses  yang telah sesuai</li>
<li>Mengelola swepping memori dan virtual memori</li>
</ul>
<p><strong>Manajemen Perangkat Input /Output Mandrake Linux 9.1</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Adapun spesifikasi perangkat Input / output yang di butuhkan :</p>
<ul>
<li>Minimal computer dengan prosesor Pentium atau yang kompatibel, jadi Mandrake Linux tidak dapat jalan pada computer 386DX atau 486 DX</li>
<li>Tersedia CD-ROM Drive dan Floppy Disk Drive</li>
<li>Kecepatan memori paling sedikitnya 32 MB, atau lebih dari 64 MB untuk Iinstalasi grafis.</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Sistem Arsip (File) Mandrake Linux 9.1</strong></p>
<p>Di Linux, struktur penataan file-nya berbeda dengan Windows. Struktur tertinggi di Linux adalah “root-directory” yang disimbolkan dengan <em>slash</em> [/], bukan drive [C:\]. Di bawah “root-directory” terdapat direktori-direktori penting, empat di antaranya : home/, root/, usr/, dan media/.</p>
<p>Dengan keterangan sebagai berikut:</p>
<p>v  home/{file2 setting dan data pribadi para pengguna (<em>users</em>)}</p>
<p>v  root/  {file2 setting dan data pribadi “root-user” (administrator)}*</p>
<p>v  usr/ {file2 program aplikasi}</p>
<p>v  media/ {file2 akses dari alat penyimpanan (<em>storage devices</em>)}**</p>
<p>Ada beberapa distribusi GNU/Linux yang memasukkan direktori user root/ ke bawah direktori home/), Untuk distribusi GNU/Linux yang tidak mengaktifkan <em>storage device</em> secara otomatis, direktori yang sering dipakai adalah mnt/.</p>
<p><strong>Penyebutan “root-directory” berbeda dengan “root”. “Root-directory” adalah direktori tertinggi dari sistem komputer. Sedangkan “root” artinya user bernama “root” yang di Windows sering disebut “administrator”.</strong></p>
<p>Direktori tempat mengakses storage devices tidak ditempatkan sejajar dengan “root-directory”[/], tetapi di bawahnya. Kedudukannya dibuat menjadi “anaknya root-directory”, bukan “saudaranya”. Berbeda dengan Windows yang “root-directory”-nya sejajar/setara dengan <em>storage devices</em>. Seolah-olah jabatan [A:\], [D:\], dan [E:\] setara dengan [C:\]</p>
<p>Data yang disimpan bersifat sementara dan jumlahnya sangat kecil. Oleh karena itu, untuk meyimpan keseluruhan data dan program komputer dibutuhkan secondary-storage yang bersifat permanen dan mampu menampung banyak data. Contoh dari secondary-storage adalah harddisk, disket, dll.</p>
<p><strong>Sistem Komunikasi/Jaringan Komunikasi Mandrake  Linux 9.1  dengan Internet</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Sebelun melakukan koneksi ke Internet sebaiknya melakukan setup firewall terlebih dahulu pada PC yang digunakan, untuk menghindari adanya penyusupan yang membahayakan system. Setup feriwall tersebut sangatlah mudah dengan menggunakan DrakFirewall.</p>
<p>Mandrake Linux memiliki fasilitas yang memudahkan untuk melekukan konfigurasi Internet. Melalui fasilitas ini akan menolong melakukan koneksi ke internet dengan beberapa cara.</p>
<p>Konfigurasi internet pertama-tama bukanlah Mandrake Control Center kemudian klik Network dan Internet, dan akan mendapat program DrakConnec.</p>
<ul>
<li>Tombol Disconnect atau connet ; untuk akses non parament (seperti menggunakan modem) sehingga memungkinkan untuk mengatur koneksi.</li>
<li>Wizard, membuka pengaturan wizar komunikasi</li>
<li>Expert Mode, memungkinkan untuk melakukan konfigurasi tanpa melalui wizard.</li>
<li>Apply, melakukan pilihan tanpa keluar dari program aplikasi.</li>
<li>Cancel, untuk keluar dari aplikasi dan membatalkan semua modofikasi yang dibuat.</li>
<li>Ok, melakukan persetujuan dan menyimpan perubahan serta keluar dari aplikasi.</li>
</ul>
<p>Jika belum memasang kartu modem atau LAN, saat instalasi dapat melakukan setelah instalasi selesai dengan langkah-langkah :</p>
<ul>
<li>Buka aplikasi dokumen yang terdapat pada MCC, untuk mendeteksi kartu koneksi, lalu klik tombnol Wizard yang terdapat pada jendela utama Drakconnect.</li>
<li>Tunggu beberapa saat drakconect sedang melakukan loading, lalu klik Yes untuk menjalankan Autodeteksi.</li>
<li>Jika mengalami masalah dengan autodeteksi device network kembali kelayar</li>
<li>Kemudian akan mendapatkan tipe koneksi, diman device akan terdeteksi. Jika memiliki tambahan yang tidak terdeteksi anda dapat melakukan secara menual setealh konfigurasi. Pilih tombol Next ditentukan untuk melakukan tombol wizard konfigurasi.</li>
<li>Jika koneksi melalui Modem, sedangkan disisi lain menggunakan mode koneksi lain dapat mencari dan mengisi informasi tersebut satu persatu bergantian melalui informasi yang didapat dari ISP atau penyediaan Interner provider anda.</li>
</ul>
<p><strong>Sistem Keamanan (Security) Mandrake Linux 9.1</strong></p>
<p><em> </em></p>
<p>Sebelun melakukan koneksi ke Internet sebaiknya melakukan setup firewall terlebih dahulu pada PC yang digunakan, untuk menghindari adanya penyusupan yang membahayakan system. Setup feriwall tersebut sangatlah mudah dengan menggunakan DrakFirewall.</p>
<ul>
<li><strong>Menggunakan Drakxsec untuk melindungin keamanan Pc saat koneksi ke Internet</strong></li>
</ul>
<p>Fasilitas ini digunakan untuk melakukan keamanan Mandrake, diamana fasilitasnya di sebut draksec. Dapat melakukan akses melalui Control Center, yang memungkinkan untuk melakukan tahapan system keamanan/security. Mode Advanced mengijinkan bagi anda untuk melakukan konfigurasi setiap pilihan dari feature Security Mandrake.</p>
<ul>
<li><strong>Melakukan Setting Security Level</strong></li>
</ul>
<p>Tahapan security atau keamanan dapat anda pilih pada pull down, kemudian klik tombol Ok untuk mengaktifkan perubahan. Bacalah petunjuk help tooltips dengan hati-hati sehingga anda dapat memilih level keamanan yang sesuai kebutuhan administrator dan user anda.</p>
<p>Jika anda mengiginkan memilih option untuk mengaktifkan tiap level keamanan, bukalah tiga tabs utama seperti Network Options, Sistem Option dan Periodic Checks.</p>
<p>Untuk menerapkan dan mengelola Level Security, dapat mengikuti langkah-langkah berikut :</p>
<ol>
<li>Buka aplikasi MCC kemudian klik menu Security, kemudian klik ikon DrakxSec. Selanjutnya anda akan mendapatkan jendela utama Drakxsec. Ubalah beberapa parameterdefault yang berada pada tiap-tiap baris,sesuai dengan kebutuhan.</li>
<li>Dengan memilih Security Alert box,secara otomatis anda memperoleh kiriman e-mail  dari MSEC jika terdapat permasalahan pada keamana, untuk itu isilah e-mail secara lengkap dan benar.</li>
</ol>
<ul>
<li><strong>Menggunakan Drakfirewall  Untuk Mengamankan Akses Internet</strong></li>
</ul>
<p>Fasilitas ini berfungsi untuk melakukan setting mendasar firewall pada PC anda, yang akan melakukan filter terhadap koneksi dab luar yang berusaha masuk dan melakukan blocking, sehingga meminimalkan resiko system anda terkena crack. Chec box yang berhubungan dengan services yang anda harapkan tersedia untuk dunia luar. Jika melakukan otoritas pelayanan yang tidak tercantum  dalam daftar, lakukan klik tomol Advanced untu secara manual melakukan entri dari port number yang terbuka.</p>
<p>Untuk melakukan konfigurasi Drakfirewall, dapat mengikuti lanhkah-langkah sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Buka MCC, pilih menu Security dan kik ikon sub menu Drakfirewall. Selanjutnya mendapatkan kotak peringatan, klik tombol Ok, untuk masuk kejendela utama Drakfirewall.</li>
<li>Setelah melakukan klik tombol Ok, anda akan mendapatkan check box pengaturan Drakfirewall. Jika Bekerja pada PC deskop atau rumah, maka biarkan semua kotak pelayanan firewell tidak terpilih.</li>
<li>Kemudian klik tombol Ok, untuk mengaktifkan firewall dan menikmati keamanan koneksi internet. Jika mengiginkan untuk tidak mengaktifkan firewall maka tinggalkan semua pelayanan yang tersedia dan pilih  Everything 9no firewall).</li>
<li>Dengan tidak memilih mode pelayanan dalam daftar akan mencegah PC terhubung kemode pelayanan tersebut. KLik tombol Ok untuk mengaktifkan perubahan.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/140/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/140/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=140&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/mandrake-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Redhat 9</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/redhat-9/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/redhat-9/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:09:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/redhat-9/</guid>
		<description><![CDATA[Sejarah Kernel Linux, yang merupakan inti program dari linux ditulis oleh Linus Trovalds pada tahun 1991, yang merupakan hasil dari pengembangan Minix (salah satu pengembangan varian Unix). Kemudian Linus mengajak semua programer tertarik untuk mempelajari dan mengembangkannya, sehingga sampai saat ini Linus terus mengembangkan dengan bebas berbagai versi, yang didistribusikan secara komersial maupun nonkomersial.. Beberapa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=139&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sejarah</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Kernel Linux, yang merupakan inti program dari linux ditulis oleh Linus Trovalds pada tahun 1991, yang merupakan hasil dari pengembangan Minix (salah satu pengembangan varian Unix). Kemudian Linus mengajak semua programer tertarik untuk mempelajari dan mengembangkannya, sehingga sampai saat ini Linus terus mengembangkan dengan bebas berbagai versi, yang didistribusikan secara komersial maupun nonkomersial.. Beberapa yang umum dikenal luas adalah Redhat, Caldera, Mandrake, SuSe, Debian, Slackware, Trustik dan lain-lain. Linux didistribusikan di bawah GNU (General Publik License)’ yaitu suatu lisensi dimana pemilik program tetap memegang hak ciptanya tetapi orang lain dimunkinkan untuk menyebarkan, memodifikasi atau bahkan menjual kembali program tersebut dengan syarat source code asli harus diikutsertakan dalam distribusinya.</p>
<p>Diantara distribusi tersebut Redhat mengalami perkembangan yang sangat cepat dan paling banyak digunakan oleh pengguna Linux, serta bersifat free dalam beragai hal. Selain itu, Redhat memiliki grafis sangat bagus karena juga didukung oleh KDE dan GNOME, yang merupakan desktop environment yang sangat dikenal di kalangan pengguna Linux.</p>
<p>Beberapa tahun belakangan ini redht, inc terus meluncurkan versi terbaru pada setiap tahunnya. Bahkan pada tahun 2002, Redat meluncurkan dua versi yaitu Redhat Linux 7.3 dan 8 yang menandakan bahwa perkembangan Redhat Linux sangat cepat.Pada awal tahun 2003, Redhat telah meluncurkan Redhat Linux 9.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Feature</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Redhat 9 merupakan versi pertama yang diluncurkan dengan memberikan spesifikasi minimal <em>hardware </em>yang dibutuhkan, supaya redhat linux dapat berjalan denagn maksimal, walaupun sebenarnya spesifikasi minimal tersebut tidaklah terlalu besar.</p>
<p>Redhat merupakan salah satu versi linux yang mempunyai program instalasi yang sangat baik. Instalasi dapat dilakukan secara otomatis, disisni hanya perlu memasukkan data tentang hardware yang digunakan, sisanya dilakukan secara otomatis.</p>
<p><span id="more-139"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Subsistem-Subsistem Linux Redhat 9</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Manajemen Perangkat Masukan/Keluaran (I/O)</p>
<p><em> </em>a. Sheel</p>
<p>PROMPT adalah salah satu jenis “Coman Interpreter” atau penterjemah perintah yang diketikkan oleh user untuk dikerjakan oleh system operasi computer. Istilah dalam system operasi global adalah Sheel.</p>
<p>Sheel  adalah Command Interpreter yang  menghubungkan antara input dan user. Hubungan antara input dan user dapat dilakukan melalui keyboard dan mouse, yang kemudian diterjemahkan oleh system operasi, dan kemudian jika diperlukan maka perintah itu akan dilanjutkan oleh system operasi kepada aplikasi yang berkepentingan</p>
<p>2. Sistem File</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redhat Linux memungkinkan untuk membuat file system yang berbeda dalam satu harddisk. Berikut ini merupakan jenis-jenis format system file yang disediakan oleh Linux:</p>
<ul>
<li>Ext2 : merupakan system file yang mendukung standard UNIX (regular files, directories, symbolic, links, dll), system file ini memungkinkan untuk membuat nama file yang legth-nya mencapai 255 karakter.</li>
<li>Ext3 : merupakan system file pengembangan dari ext2 yang sangat efektif. Keuntungan dari system file ini adalah apabila terjadi Crash, tidak perlu melakukan ‘fsck’ system files.</li>
<li>Physical volume (LVM)</li>
<li>Software RAID
<ul>
<li>Swap : partisi yang digunakan untuk menyimpan temporary. Berbeda dengan format partisi lainnya, dengan partisi swap tidak perlu membuat mount  pont, tetapi cukup menentukan ssize dari partisi swap yang akan dibuat.</li>
<li>Vfat : merupakan system Linux file yang compatible dengan Microsoft      windows</li>
</ul>
</li>
</ul>
<ol>
<li>Sistem Komunikasi/Jaringan</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pada Linux Redhat, semua komunikasi jaringan terjadi antara interface (seperti NIC) yang telah dikonfigurasi dan peralataan jaringan fisik yang terkoneksi ke computer. File-file konfigurasi untuk jaringan dan script-script untuk mengaktifkannya ditempatkan di dalam direktori <strong>/etc/sysconfig/network-scripts</strong>. Secara default, pada linux Redhat terdapat tiga jenis file yaitu: file-file interface configuration, script-script interface control, dan file-file network fungtion,bekerja sama. File fungsi jaringan yang paling umum adalah network-functions. File tersebut berisi berbagai perintah umum fungsi-fungsi IPv4 yang digunakan oleh banyak script kendali interface seperti menghubungi program berjalan untuk memperoleh informasi mengenai perubahan status interface, seting nama host, pencarian peralatan gateway, mengetahui aktif tdaknya suatu peralatan dan penambahan suatu default route.</p>
<p>Linux Redhat 9 memberikan sebuah software grafis bernama Network Configuration yang dapat melakukan configuration antarmuka jaringan, dengan memasukkan parameter-perameter yang diinginkan pada kotak isian yang telah disediakan. Setelah selesai mengisi parameter dan menyetujui perubahan, tool Network Configuration menulis parameter-parameter tersebut ke dalam file /etc/sysconfig/network,/etc/host, dan /etc/resolv.conf. Artinya, lakukan semuanya melalui tool tersebut tanpa harus menghiraukan bagaimana file-file itu ditulis, Linux Redhat 9 akan secara otomatis akan menyelesaikan semuanya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Sistem Pengamanan</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p>Linux Redhat hadir dengan beberapa software yang dapat digunkan untuk membuat firewall atau dinding pengaman jaringan dan NAT.</p>
<p>IPTABLES</p>
<p>Adalah modul di linux yang memberikan dukungan langsung terhadap  kenel linux mulai versi 2.4 untuk keamanan system serta beberapa keperluan jaringan lainnya. IPTABLES dapat digunakan untuk melakukan seleksi terhadap paket-paket yang dating baik input, output maupun forward berdasarkan IP address, indentitas jaringan, nomor port, source (asal/0, destination (tujuan), protocol yang digunakan bahkan berdasarkan tipe koneksi terhadap setiap paket (data) yang diinginkan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Instalasi Linx Redhat 9 </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>Langkah instalsi yang dapat dilakukan:</p>
<ol>
<li>Reboot computer dan atur agar menggunakan CDROM sebagai media boot utama.</li>
<li><strong>2. </strong>Anda akan menemukan sebuah jendela semi grafis yang menampilkan beberapa keterangan mengenai bagaimana Anda akan menginstal Linux. Pada prompt<strong> boot: </strong>Anda dapat memasukan parameter seperti yang dijelaskan pada jendela tersebut. Untuk lebih medahnya, cukup tekan <strong>Enter</strong> untuk memulai instalasi grafis.<strong> </strong></li>
<li><strong>3. </strong>Setelah pemeriksaan semua peralatan yang dimiliki oleh computer Anda dipersilahkan memeriksa CDROM. Anda cukup memilih <strong>Skip </strong>agar instalasi dapat berlangsung lebih cepat.<strong> </strong></li>
<li><strong>4. </strong>Anda akan disambut oleh jendela grafis “Welcome to Linux Redhat 9”.Klik <strong>Next.</strong></li>
<li><strong>5. </strong>Pilih bahasa yang akan digunakan selama instalasi. Klik <strong>Next.</strong></li>
<li><strong>6. </strong>Pilih keyboard yang digunakan. Klik <strong>Next.</strong></li>
<li><strong>7. </strong>Pilih jenis mouse yang digunakan. Klik <strong>Next.</strong></li>
<li><strong>8. </strong>Anda akan diminta untuk memilih: mengupgrate atau menginstal Linux dari awal. Dengan anggapan bahwa semua server belum terinstal Linux, pilih <strong>Perform New Redhat Linux Instalation </strong>kemudian klik <strong>Next.</strong></li>
<li><strong>9. </strong>Pilih tipe instalasi yang akan digunakan. Anda dapat menggunakan Linux sebagai <strong>Personal desktop, Workstation </strong>bahkan <strong>Server.</strong>Pada banyak kasus Anda dapat memilih <strong>Custom </strong>dan selanjutnya memilih aplikasi apa saja yang akan diinstal. Jika Anda akan membangun server, lebih baik Anda memilih Server. Klik Next.<strong> </strong></li>
</ol>
<p><strong>10. </strong>Anda dapat bagaimana hard disk akan dipartisi.Apakah pertisi otomatis atau manual mengunakan Disk Druit. Jika Anda lebih percaya pada Redhat Linux, pilih <strong>Automally Partition. </strong>Jika Anda ingin mengatur partisi seperti ddisebutkan sebelumnya, pilih <strong>Manually pertition With Disk Druit.</strong>Klik Next.<strong></strong></p>
<p><strong>11. </strong>Anda akan mendapatkan sebuah jendela untuk mengatur partisi secara manual.Untuk membuat  sebuah partisi,klik tombol <strong>New.</strong>Pda kotak isian <strong>Mount point: </strong>isikan titik mount yang diinginkan. Misalnya Anda mengisi /.Pada pilihan <strong>File System Type </strong>pilih<strong> Ext3 </strong>yang merupakan file system terbaru dan amn yang diukung Linux.Pada isian <strong>Size(MB) </strong>masukan nilai yang akan digunakan oleh partisi ini,misalya 1750 MB.Pada bagian <strong>Aditional Size Option ,</strong>pilih <strong>Fixed Size.</strong></p>
<p>12.  Agar dijadikan sebagai partisi primer, sehingga dapat digunakan untuk boot, berikan tanda cek pada pilihan <strong>Force to be a primary partition</strong> kemudian klik <strong>OK.</strong></p>
<p>13.  Anda akan mendapatkan sebuah partisi bernama / (root). / merupakan partisi utama di dalam system linux.</p>
<p>14.  Anda diminta untuk menentukan konfigurasiboot, karena hanya menggunakan sebuah sistem operasi, Anda cukup klik next.</p>
<p>15.  Anda akan memperoleh ssebuah boot manager bernama GRUP yang diinstal dimaster boot record(MBR). Jika Anda menggunakan computer untuk keperluan rumah da menginstal system operasi lain maka Anda harus melakukan beberapa pekerjaan tambahan</p>
<p>16.  Anda diminta untuk menentukan IP Address kartu jaringan yang terpasang pada computer Anda. Jika Anda ingin mengkonfigurasi jaringan sekarang, Anda dapat melakukannya. Sebaiknya Anda menunda konfigurasi jaringan. Cukup klik next.</p>
<p>17.  Sebuah jendela konfigurasi firewall tampil. Anda dapat memilih tingkat proteksi Medium. Klik next.</p>
<p>18.  Pilih bahasa yang akan digunakan oleh Linux setelah instalasi selesai. Anda dapat memilih English dan Indonesia. Klik next.</p>
<p>19.  Pada jendela konfigurasi Timezone, pilih area Jaava and Sumatera, GMT + 7. Klik next.</p>
<p>20.  Sebuah jendela meminta Anda untuk memasukkan password root. Root merupakan user paling tinggi di Linux, sama dengan account Administrator di Windows 2003.</p>
<p>21.  Anda harus memasukkan nilai yang sama pada isian <strong>Root password</strong> dan <strong>Confirm</strong>. Klik next.</p>
<p>22.  Pada  jendela Authentication Configuration klik next.</p>
<p>23.  Pada jendela pemilihan paket aplikasi, pilih <strong>Accept the current package list</strong>. Klik next.</p>
<p>24.  System instalasi akan memasukkan CDROM ke-2 dan ke-3. lakukan apa yang diminta dan klik OK.</p>
<p>25.  Selanjutnya memilih, akan membuat disket boot atau tidak. Disket boot digunakan untuk booting ke system Linux pada kondisi darurat ,misalnya saat terjadi masalah dengan Lilo atau GRUB yang diinstal.</p>
<p>26.  Pilih <strong>Yes, I Would Like to create a boot disk.</strong> Masukkan disket kosong ke dalam floppy drive dan klik next.</p>
<p>27.  Selanjutnya, Anda dapat mengatur konfigurasi VGA atau Graphic Card yang terinstal. Pilih model dan nama perusahaan pembuat Graphic Card. Jika Anda tidak ingin menggunakan fasilitas XWindows (Linux dengan<em> Graphical User Interface</em>) Anda dapaat memberikan tanda cek pada pilihan<strong> Skip X Configuration</strong>. Kebanyakan server tidak menggunakan XWindow. Klik Next.</p>
<p>28.  Jika Anda memilih untuk  menggunakan XWindow sebuah jendela tampil. Pilih jenis monitor yang digunakan. Klik Next.</p>
<p>29.  Tentukan resolusi yang akan digunakan pada saat system Linux berjalan. Pada pilihan <strong>Please choose your login type</strong>, agar Linux segera login menggunakan modus grafik, pilih<strong> Graphical</strong>. Klik next.</p>
<p>Instalasi selesai dan Anda dapat dengan segera menggunakan Linux</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/139/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/139/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=139&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/redhat-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KateOS</title>
		<link>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/kateos/</link>
		<comments>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/kateos/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 02:04:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>why</dc:creator>
				<category><![CDATA[Komputer]]></category>
		<category><![CDATA[LINUX]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://anakpelor.wordpress.com/?p=136</guid>
		<description><![CDATA[Apa itu KateOS ??? KateOS secara umum merupakan distro linux terbaik, dikembangkan secara dinamis dan didukung oleh komunitas aktif sejak  awal 2004. Tim perancang telah mempelajari apa saja yang dibutuhkan oleh pengguna khususnya di Polandia. Selain menjamin keamanan KateOS juga memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memilih sendiri apa yang mereka butuhkan. KateOS adalah sistem operasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=136&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Apa itu KateOS ???</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>KateOS secara umum merupakan distro linux terbaik, dikembangkan secara dinamis dan didukung oleh komunitas aktif sejak  awal 2004. Tim perancang telah mempelajari apa saja yang dibutuhkan oleh pengguna khususnya di Polandia. Selain menjamin keamanan KateOS juga memberikan kesempatan kepada pengguna untuk memilih sendiri apa yang mereka butuhkan.</p>
<p>KateOS adalah sistem operasi <strong>multitasking</strong> yang menyediakan segalanya yang dibutuhkan oleh para programmer, webmasters, administrators  dan home users. Fitur utama KateOS yaitu ; efficiency, safety, reliability, dan low system requirements. KateOS mendukung penggunaan untuk multimedia. Di klaim merupakan kombinasi yang sempurna antara linux power dan utility yang di sediakannya. Kompleksitas software yang dikemas menurut perkembangannya akan membuat sistem nyaman digunakan. KateOS barangkali salah satu ’ the best one’ bagi mantan pengguna sistem unix.</p>
<p>Sistem operasi ini dibuat untuk memenuhi permintaan pasar khusus di antaranya ditargetkan sebagai :</p>
<ul>
<li>desktop           : umumnya untuk home user yang      membutuhkan efficiency, safety, high system requirements.</li>
<li>Server              : difokuskan untuk safety dan      efficiency, tanpa perlu program multimedia.</li>
<li>General      purpose : sebagai distribusi yang mengandung ratusan paket aplikasi dengan      dependencies yang luas.</li>
<li>KateOS      3.0 LIVE adalah distribusi live yang langsung jalan dari CD, mengandung 2      GB software dipadatkan, termasuk lingkungan desktop Xfce dengan aplikasi      multimedia dan suit Office. Selain itu juga disertakan perkakas seperti      system dan partition rescue tools, Gparted (partitioning tools) dan anti      virus scanner clamav, semua tool bermanfaat sebagai penyelamatan bila      terjadi system crash.</li>
</ul>
<p><span id="more-136"></span></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Subproject yang penting pada KateOS III</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Libsmarttools</strong><strong> : </strong>merupakan library KateOS, menggunakan C++ untuk membuat system operasi ini terasa lebih mudah. Smarttools digunakan oleh libupdeteos, updeteos, libpkg, dan updete-notifier dan untuk hal-hal yang sama seperti multithreading, memori dan manajemen file, terminal kendali, file, dan downloading file dari internet. Keutamaan libsmarttools yaitu menyediakan suatu basis bersama  untuk seluruh KateOS tools. Tapi beberapa diantaranya telah diambil untuk platform aplikasi lain</p>
<p><strong>Libpkg : </strong>library ini diciptakan untuk menyediakan penanganan TGZEX  agar mudah memfile, mencakup instalasi, perpindahan, aktualisasi, dan dokumentasi. Yang sekaranng ini digunakan oleh pkg dan untuk masa yang akan datang semua aplikasi tools untuk menangani paket TGZEX akan menghubungkan dengan library.</p>
<p><strong>Libupdateos : </strong>merupakan lanjutan dari libsmarttools yang menyediakan dukungan untuk software repositori tersendiri. Saat ini  updateos dan update-notifier yang digunakan pada library ini.</p>
<p><strong>Pkg : </strong>ini merupakan paket yang sangat penting pada manajemen tools dalamKateOS. Ditulis dalam C++ , mengizinkan para user untuk berhubungan dengan paket secara cepat dan aman. Pkg mendukung dependencies paket pada TGZEX paket, dan membatasi dukungan untuk paket SLACKWARE TGZ</p>
<p><strong>Updateos :</strong> merupakan tools utama untuk meng-update software melalui repositori tersendiri. Menggunakan libsmarttools dan libupdateos. mengizinkan suatu instalasi software yang gampang dan update sistem yang aman.</p>
<p><strong>The KateOS CORE installer :</strong> suatu instalasi text mode dan suatu decendent yang dimodifikasi pada instaler slackware. Menyediakan paket TGZEX yang menangani complete engine dengan dependency tracking, sama halnya dengan complete (tapi optional) otomatis untuk install-time secara umum.seperti pembuatan initramfs image dan konfigurasi pada X server dan network connection, dan hibernation system. Instaler juga menyediakan easy-to-use dialog untuk menambahkan user pada sistem mu. Instaler juga membuat penggunan gettext yang artinya dapat dengan mudah diterjemahkan dalam bahasa manapun. Kemampuan dan kesederhanaan nya membuat nya default KateOS installer dan pilihan terbaik untuk instalasi yang banyak.</p>
<p><strong>Installos : </strong>merupakan instaler grafis ditulis dalam PHP dengan PHP-GTK library. Digunakan pada edisi LIVE KateOS, dan pilihan yang bagus untuk pemula-  semua user perlu memilih partisi dan sistem file yang diinginkan dan insatallos akan menangani semuanya. Juga dapat di translate dalam banyak bahasa dengan menggunakan gettext.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Katepkg : </strong>suatu software grafis manajemen tool ditulis dalam PHP-GTK library. Memberikan user easy-to-use GUI untuk instalasi, updating, dan removing packages, rolling the capabilities pada PKG dan updateos kedalam user-friendly, mouse-driven application.</p>
<p><strong>KateLAN : </strong>merupakan konfigurasi alat jaringan grafis. User mudah untuk memilih tampilan dan menyediakan beberapa basic data , dan<strong> kateLAN</strong> menangani sisanya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Realm : </strong>tempat penyimpanan grafis manajemen tool. Yang mudah untuk menambah, memodifikasi, memindahkan repository dari konfigurasi sistem.</p>
<p><strong>Update-notifier : </strong>suatu sistem tray tool, yang mana menginformasikan user tentang update terbaru dan tersedianya repository. Tertulis menggunakan libupdateos dan gtkmm. Mengajak user dengan mudah memilih paket yang apa yang ingin di update dan meng update nya.</p>
<p><strong>2.4 Fitur utama</strong></p>
<ul>
<li>Kebutuhan sistem rendah, membuat sistem masih dapat digunakan mesin i486.</li>
<li>Pengintegrasian pada PAM otorisasi sistem, membuat kerja tiap-tipa sistem menjadi lebih mudah.</li>
<li>TGZEX paket, mudah dibangun dan siap di update.</li>
<li>BSD-Type inits Scripts, yang dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan pribadi user.</li>
<li>Sederhana, dan dibuat mudah untuk integritas dan keamanan sistem pada level yang lebih tinggi.</li>
<li>Xfce sebagi default desktop yang menyediakan suatu lingkungan kerja yang nyaman dan mengamankan sumber daya komputer.</li>
<li> GTK  + library , digunakan oleh banyak aplikasi GUI.</li>
<li>Batas jumlah aplikasi ini pada KateOS CORE, menyediakan program yang lebih baik dan pengintegrasian library.</li>
<li>Satu set aplikasi tools dan library untuk perkembangan.</li>
<li>Aplikasi multimedia dan codecs, siap dipakai setelah instalasi.</li>
<li>Bukan distro komersial, dibuat pada institusi independence of ant kind dan di pastikan tetap bebas.</li>
<li>Gampang di update, semua sistem dapat di update hanya dengan meng-klik.</li>
<li>Efficient tools, sistem maintenace, update dan konfigurasi yang mudah.</li>
<li>Mengalokasikan , kita dapat membuka termasuk terjemahan terbaru.</li>
<li> Satu set rancangan C++ library  untuk mempersatukan manajemen paket dan menciptakan aplikasi baru yang lebih mudah.</li>
</ul>
<p><strong>HISTORY</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>KateOS project didirikan pada akhir tahun 2003. pendiri dan pimpinan umum nya adalah Damian Rakowski.</p>
<table border="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td><em>KateOS version</em></td>
<td><em>Release date</em></td>
</tr>
<tr>
<td>1.0</td>
<td><a title="October 9" href="wiki/October_9">9 October</a> <a title="2004" href="wiki/2004">2004</a></td>
</tr>
<tr>
<td>2.0</td>
<td><a title="April 9" href="wiki/April_9">9 April</a> <a title="2005" href="wiki/2005">2005</a></td>
</tr>
<tr>
<td>2.1</td>
<td><a title="June 23" href="wiki/June_23">23 June</a> <a title="2005" href="wiki/2005">2005</a></td>
</tr>
<tr>
<td>2.3</td>
<td><a title="October 13" href="wiki/October_13">13 October</a> <a title="2005" href="wiki/2005">2005</a></td>
</tr>
<tr>
<td>3.0</td>
<td><a title="July 9" href="wiki/July_9">9 July</a> <a title="2006" href="wiki/2006">2006</a></td>
</tr>
<tr>
<td>3.1</td>
<td><a title="October 7" href="wiki/October_7">7 October</a> <a title="2006" href="wiki/2006">2006</a></td>
</tr>
<tr>
<td>3.2</td>
<td><a title="December 21" href="wiki/December_21">21 December</a> <a title="2006" href="wiki/2006">2006</a></td>
</tr>
<tr>
<td>3.6</td>
<td><a title="September 17" href="wiki/September_17">17 September</a> <a title="2007" href="wiki/2007">2007</a></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>KateOS 3.6 </strong></p>
<p>Dilihat dari jumlah versinya, jelas terlihat bahwa KateOS telah mengalami peningkatan, sejak yang terakhir dirilis 3.2. dengan memperbaiki boot scripts, package scripts, dan cara package berdasarkan standar internasional. Dengan 3.6 kamu dapar mengontrol lebih baik lagi layanan sistem mu dengan instalasi yang jauh lebih mudah, dan juga software suspend2, system hibernation. Sekarang didukung oleh default, kamu juga dapat mengkonfigurasikan firewall dengan sangat mudah. Dilindungi oleh default dan dukungan Hewlett-Packard yang sekarang lebih baik. Adanya graphic konfigurasi tool yang baru, termasuk didalam nya Network konfigurasi. KateOS menjadi release pertama dengan kestabilannya. Di awali dengan 3.6 Beta, KateOS akan dipublikasi dengan 3 CD.</p>
<p><strong>Contents KateOS 3.6 </strong></p>
<ul>
<li><strong>Glibc </strong>2.5<strong> </strong></li>
<li><strong>Kernel </strong> 2.6.21.4<strong> </strong></li>
<li><strong>Xorg </strong>7.2<strong> </strong></li>
<li><strong>Xfce </strong>4.4.1<strong> </strong></li>
<li><strong>Gnome </strong>2.18.2<strong> </strong></li>
<li><strong>KDE </strong>3.5.7<strong> </strong></li>
<li><strong>Open Office Org 2.2</strong></li>
</ul>
<ul>
<li><strong>Firefox </strong>2.0.0.6</li>
<li><strong>Thunderbird </strong>2.0.0.6</li>
</ul>
<p><strong>Fitur tebaru pada KateOS 3.6 live</strong></p>
<ol>
<li>Software- driven system hibernation.</li>
<li>A GUI instaler (termasuk dalam LIVE edisi)</li>
<li>A new version of  update- notifier (memberikan update versi terbaru)</li>
<li>New startup scripts (dapat di akses melalui service command)</li>
<li>Dukungan sangat sangat baik untuk printer HP</li>
<li>Dukungan berdasarkan standar internasional pada semua sistem (menggunakan gettext)</li>
<li>Translasi dalam bahasa prancis pada instalasi CORE dan beberapa komponen sistem</li>
<li>A new GUI network configuration tool.</li>
<li>Instalasi CORE sangat mudah.</li>
</ol>
<p>10.  Beberapa paket terbaru seperti Audacious dan Pidgir.</p>
<p>11.  Intrd telah diganti dengan Initramfs</p>
<p>Ini merupakan versi pertama yang stabil, berisikan graphical installer dalam LIVE editio. Penambahan fitur baru ini telah menyempurnakan beberapa fitur yang telah ada. Sistem lebih bu-free dan lebih user-friendly. Kita juga dapat meng-update sedikitnya 100 paket.</p>
<p><strong>Yang dibutuhkan sistem</strong></p>
<ul>
<li>I486 class prosesor<strong> </strong></li>
<li>32 MB RAM<strong> </strong></li>
<li>300 MB space Harddisk<strong> </strong></li>
<li>VGA Video Card<strong> </strong></li>
<li>Sound Card (optional)<strong> </strong></li>
<li>CD-ROM, Floppy drive (jika CDROM tidak dapat di boot).<strong> </strong></li>
</ul>
<p><strong> Spesifikasi hardware yang dianjurkan</strong></p>
<ul>
<li>A <a title="CD-ROM drive" href="wiki/CD-ROM_drive#CD-ROM_drives">CD-ROM drive</a></li>
<li>An <a title="I686" href="wiki/I686">i686</a> processor, or <a title="Pentium" href="wiki/Pentium">Pentium</a> II and      greater</li>
<li>196 MB of <a title="RAM" href="wiki/RAM">RAM</a></li>
<li>4.5 GB Disk Space</li>
<li>Internet Connection for software installation</li>
<li>Floppy Drive for Backup Disk</li>
<li></li>
</ul>
<p><strong>UPDATE SYSTEM</strong></p>
<p><strong>Bagaimana Cara memperbaharui sistem mu?</strong></p>
<p>KateOS mempunyai alat tersendiri untuk meng update sistem nya ; <strong>Updateos !</strong></p>
<p><strong> </strong> <a href="http://kateos.org/img/ss/current/s6-en.png" target="_blank"></a></p>
<ul>
<li>sebelum menggunakan KateOS, dapat      dilihat pada manpage by <strong>man updateos.</strong></li>
<li>Setelah      membaca manpage, bersiap lah untuk mengupdate sistem mu.</li>
<li>Sebagai      root masuk <strong>updateos-ud</strong> yang artinya bahwa updateos akan mengambil      semua paket baru yang tersedia dan menginstal nya pada sistem mu.</li>
<li>Tergantung      speed pada koneksi internet, tidak akan lama terutama ketika dilakukan      untuk pertama kalinya.</li>
<li>Setelah      sistem di upgrade, pastikan untuk menulis kembali pada bootloader, agar      dapat dipastikan bahwa suatu kernel baru telah terinstal (jika kamu run      updateos untuk pertama kali ini definetly the case).</li>
<li>Sederhana nya run <strong>LILO</strong> dengan memasukkan <strong>lilo</strong> sebagai root, jika tidak ada      laporan kesalahan, kamu start kembali sistem mu dengan memasukkan reboot      sebagai root.</li>
<li>Jika kamu lupa untuk reload <strong>lilo</strong>, kamu harus boot dari KateOS      CD, run rescue mode dengan memasukkan <strong>rescue root=/dev/hdxy </strong>( <strong>x</strong> adalah jumlah harddisk,      sedangkan <strong>y </strong>adalah banyak nya partisi mu)</li>
<li>Jika kamu hanya mempunyai 1 harddrive      dengan 1 partisi ini akan menjadi hda1) kemudian run<strong> lilo.</strong></li>
<li>Terakhir kamu dapat log in dan      menikmati versi terbaru KateOS mu !!</li>
</ul>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>INSTALASI KateOS III</strong></p>
<p><strong>Sebelum Instalasi</strong></p>
<p>Sebelum kamu memulai instalasi, pastikan bahwa kamu telah sedikit nya mempartisi 1 LINUX dan beberapa SWAP space. Jika belum, kamu perlu mempersiapkannya dulu. Kamu dapat menggunakan fdisk atau cfdisk ( cfdisk lebih nyaman) untuk ini. Tersedia pada CD instal yang pertama.Bagaimana cara melakukan itu d cfdisk : pertama, ketik <strong>cfdisk /dev/hdX</strong> atau <strong>cfdisk /dev/sdX (</strong>jika kamu mempunyai SATA drive) dimana &#8220;hdX&#8221; / &#8220;sdX” menjadi nama dari disk untuk di partisi.</p>
<p>Devices in Unix are labelled as follows:</p>
<pre> /dev/hda - primary master
 /dev/hdb - primary slave
 /dev/hdc - secondary master
 /dev/hdd - secondary slave
 /dev/sda - first SATA drive
 /dev/sdb - second SATA drive
 etc...</pre>
<p>Kamu akan melihat pada layar seperti ini ;</p>
<p><a title="Image:Cfdisk1.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Cfdisk1.png"></a></p>
<p>Seperti yang terlihat, terdapat 4293 MB ruang kosong . pilih new</p>
<p><a title="Image:Cfdisk2.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Cfdisk2.png"></a></p>
<p>Sekarang memilih partisi sesuai dengan kebutuhan mu ( primary) dan ukuran partisi.</p>
<p><a title="Image:Cfdisk3.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Cfdisk3.png"></a></p>
<p>Kamu dapat mengatasi keseluruhan sistem pada 1 partisi  tetapi kamu juga dapat menentukan partisi untuk  folder spesifikasi untuk alasan keamanan.di contoh ini, ada banyak ruang kosong , yang mana dapat dibagi , sebagai contoh, seperti ini :</p>
<p>/boot 50 MB (boot folders dapat menjadi  read-only, kernel image tidak dapat di modifikasi ). Dengan cara ini, jika partisi utama di damaged, sistem akan  remain bootable (penggunaan, sebagai contoh GRUB).</p>
<p>/boot 800 MB (ini tentu saja cukup untuk semua folders utama , tidak termasuk/usr,  kecuali jika kamu berencana menginstal KDE- sedikitnya 1,5 GB yang diperlukan ).</p>
<p>/<strong>home </strong>1000 MB (/home folders dapat menyimpan dokumen pentingmu dalam kasus gangguan sistem. Selama update atau rreinstallation,  setingan pribadi mu tidak dapat di modifikasi).</p>
<p>/<strong>usr </strong>5000 MB (didalam folders ini, semua program tambahan, perpustakaan  dan lain-lain disimpan ). Ini memerlukan ruang spasi yang lebih. Tetapi 5 GB sukup banyak untuk ini).</p>
<p>Dengan pilihan ; memisahkan partisi untuk membatasi, juga tidak melupakan partisi SWAP. Itu sebenarnya tergantung pada jumlah RAM yang kamu miliki tetapi 250 MB untuk menjalankanya. Menentukan ruang spasi untuk quite pointless. Apabila kamu memiliki sedikitnya 1 GB RAM , kamu tidak perlu partisi SWAP.</p>
<p>Meskipun demikian , jika kamu nerencana untuk menggunakan sistem suspend. Kamu butuh partisi SWAP ukuran 40% dari sistem RAM . Partisi ini dapat digunakan sebagai partisi SWAP normal dan partisi untuk suspend pada waktu yang sama., tetapi jika kamu memiliki banyak ruang disk kosong  kamu akan puas membuat 2 partisi SWAP.</p>
<p>Masukkan ukuran partisi dan tekan ENTER. Partisi telah di buat. Ulangi langkah diatas untuk membuat partisi di butuhkan .pertama kali melakukan dan anda akan senang dengan hasil nya. Itu write/update partisi table. Ingat, setelah kamu menjawab ”yes”  kamu tidak dapat me-undo. Quit cfdisk kamu telah melakukan langkah pertama.</p>
<p>Apabila kamu tidak memiliki bootable CDROM kamu harus mempersiapkan floppy disk yang cocok untuk program instalasi boot dari CD 1. kamu perlu menggunakan floppy image dapat digunakan pada CD 1 /boot/sbmngr. Insert floppy dan ketik.( LINUX atau UNIX )</p>
<p><strong>dd if=$foobar/boot/sbmngr/sbmngr.img of=/dev/fd0</strong></p>
<p>$foobar adalah jalan dimana CDROM telah mounted, mungkin &#8220;/mnt/cdrom&#8221;. Dalam Windows atau DOS , kamu bisa menggunakan RAWRITE atau RAWRITEWIN yang mana dapat ditemukan pada CD 1 pada /dosutils. Dokumentasi keduanya ada disini, jadi tidak terlalu susah untuk reproduksinya.</p>
<p>Akhirnya, pastikan bahwa BIOS mu telah tersedia dengan benar. Urutan booting telah terdaftar pada CDROM sebelum hard disk. Cara lainnya, kamu tidak dapat boot dari CD.</p>
<p><strong>Instalasi</strong></p>
<p>Untuk memulai proses instalasi, kamu harus boot CD instal yang pertama. Kamu akan melihat tampilan logo KateOS, dan prompt berkata ” boot” .Disini kamu dapat memasukkan pilihan boot tambahan. Jika kamu memiliki CDROM lama yang dihubungkan printer port, kamu harus mengetik &#8220;oldcd&#8221;. Pilihan dari booting, kamu juga dapat memasukkan beberapa pilihan kernel disini. &#8220;acpi=off&#8221; disables ACPI (kejutan!) yang mana dapat menyelamatkan dari gangguan mesin BIOSes. &#8220;ide=nodma&#8221; bisa juga sebagai spare jika kamu mempunyai beberapa gangguan. Suatu daftar penuh pilihan kernel dapat ditemukan dalam dokumentasi sumbernya. Dalam contoh ini, kita pilih <strong>boot: default sata acpi=off </strong> dan tekan ENTER.</p>
<p><strong>Apa yang harus dilakukan apabila CDROM tidak dapat bootable ?</strong></p>
<p>Dalam kasus yang demikian, ada baiknya mencoba menggunakan CD yang Smartbootmanager floppy yang disiapkan sebelumnya. Boot komputer dengan floppy dam pilih CDROM dari daftar bootable drive. Jika semuanya sudah benar, kamu akan melihat logo KateOS dan bisa melanjutkan instalasi secara normal.</p>
<p>Kamu akan diminta untuk memilih keyboard mu. Jika kamu menggunakan ”regular, standard” PC keyboard tekan ENTER. Instalator akan meminta mu untuk memilih hard disk mu.</p>
<p><a title="Image:Drivetype-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Drivetype-en.png"></a></p>
<p>Dengan segera kamu akan melihat prompt itu. Login ”root”. Partisi mu sekarang sudah siap. Kamu dapa melanjutkan instalasi. Jalankan instalasi dengan mengetikkan ”setup”. Kamu akan melihat layar biru dan abu-abu.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-1-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-1-en.png"></a></p>
<p>Untuk memilih instalasi, plih KEYMAP, kemudian mapping keyboard yang sesuai.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-2-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-2-en.png"></a></p>
<p>Konfirmasikan pilihan mu, dan kamu akan berpindah ke konfigurasi sistem SWAP. Jika kamu ingin menggunakan SWAP . Pilih NO untuk kembali ke menu utama. Dan kamu akan berpindah pada langkah berikutnya. TARGET secara manual set up partisi mu. Cara lainya, siapkan SWAP partisi mu.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-3-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-3-en.png"></a></p>
<p>Konfirmasi (atau tolak) partisi SWAP</p>
<p><a title="Image:SetupIII-4-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-4-en.png"></a></p>
<p>Partisi SWAP telah di set up dan aktif. Waktunya untuk memilih partisi root.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-5-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-5-en.png"></a></p>
<p>Sekarang format partisi root. Jika kamu yakin bahwa drive mu OK, itu tidak jadi masalah, kamu dapat memilih FORMAT. Cara lainnya, CHECK anjuran yang sebenarnya.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-6-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-6-en.png"></a></p>
<p>Kamu harus memilih <strong>file system</strong> yang dibutuhkan. Ini merupakan keputusan yang sangat penting, untuk efisiensi sistem dan tingkat keamanan data mu tergantung pada itu.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Ext2</span> – standar filesystem LINUX, strukturnya didasarkan pada alur dan blok. Stabil dan efisien tetapi tidak tahan kerusakan sebagaimana jurnal filesystem.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Ext3 </span>– versi Ext2 jurnal. Ini lebih lambat tetapi dalam hal gangguan/ breakdown listrik mendadak kamu tidak perlu takut terhadap data mu.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Reiserfs</span> – suatu jurnal filesystem yang stroring semua file dan nama didalam suatu struktur pohon. Jauh lebih efisien dibanding Ext3. dan stabil, cepat, keamanan terjamin. Di anjurkan oleh Kate-Team sebagai solusi untuk setiap orang.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">Reiser 4</span> – file system paling modern didunia. Didasarkan pada struktur ”dancing trees” menyediakan great scability, cepat, (filesystem paling cepat available untuk LINUX).</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">JFS</span> &#8211; JFS adalah filesytem yang dibuat oleh IBM, awalnya digunakan pada server IBM. Ini merupakan jurnal filesystem modern tetapi ini bukan. Bagaimana pun kekayaan pada fitur nya sama seperti yang lainnya, tidak mendukung batasan pemakaian.</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">XFS</span> adalah filesystem SGI. Aslinya merupakan bagian dari IRIX platform. Ini merupakan suatu jurnal filesystem berdasarkan pada B+ tree dan besarnya. XFS bagus untuk suatu server.</p>
<p>Pilih :</p>
<p><a title="Image:SetupIII-7-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-7-en.png"></a></p>
<p>Sekarang kamu diminta ; jika kamu ingin sistem dapat mendeteksi semua drive dan partisi dan mount folder yang sesuai /mnt. Contoh /dev/hda1 memperoleh mounted /mnt/hda1.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-8-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-8-en.png"></a></p>
<p>Sekarang semua persiapan telah terlaksana. Kita dapat pindah ke bagian atas bagian SOURCE . cari CD atau DVD.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-9-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-9-en.png"></a></p>
<p>Instaler akan meminta kamu, jika kamu ingin menemukan CD secara otomatis atau manual simbol device. Jika kamu mengetahui itu , kamu dapat memilih menyimpan pada waktu diperlukan. Cara lain, deteksi alat yang berisi sistem CD. Selanjutnya kamu dapat berpindah  SELECT.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-10-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-10-en.png"></a></p>
<p>Disini kamu dapat memilih paket instalasi</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">CD INSTAL 1</span></strong></p>
<p>A – dasar. paket rumit, hanya beberapa pengecualian. Sistem tidak bisa berjalan tanpa ini. Bagian instalasi minimal. Kamu tidak memerlukan apapun A sangat penting untuk Di Instal.</p>
<p>AP – berbagai aplikasi. Tidak membutuhkan X server. Khusus program hiburan.</p>
<p>DOC – LINUX dokumentasi. Segala macam HOWTO’s, FAQs dan semacam nya.</p>
<p>L – library sering di butuhkan oleh program (kecuali A).</p>
<p>N – Network. Server, client, untuk perbagai jenis protocol (http, ftp&#8230;), mail aplikasi.</p>
<p>X – paket dari X server.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">CD INSTAL 2</span></strong></p>
<p>D – programming tools. Interpreter bahasa, GCC compiler dll. Sekalipun kamu tidak compile program, the perl and python packages dapat bermanfaat.</p>
<p>M – Multimedia, mendengarkan musik, menonton, browse picture gallery.</p>
<p>TCL &#8211; the TCL scripting language.</p>
<p>XAP – koleksi terbaik X aplikasi. Window managers dan aplikasi-aplikasi yang lain.</p>
<p>XFCE – XFCE – lengkap dengan graphical environment dengan rich set of plugins.</p>
<p><strong><span style="text-decoration:underline;">CD INSTAL 3 </span></strong></p>
<p>G – X games</p>
<p>E – Emacs; berisi paket dengan GNU/Emacs programmer&#8217;s editor/environment</p>
<p>OPT – Berbagai paket pilihan/ tambahan. Biasanya tidak dapat hidup secara bersamaan dengan program/libraries.</p>
<p>T – TeteX ; the book publishing system.</p>
<p>Didalam README CD 1 kamu dapat temukan informasi tentang space yang diperlukan oleh bagian yang lain. Setelah kamu memilih apa yang kamu perlukan, kamu dapat berpindah untuk memilih paket instal mu.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-11-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-11-en.png"></a></p>
<p>Pilihan mu :</p>
<p><strong>Full</strong> – instal semua paket dari bagian yang terpillih.</p>
<p><strong>MENU</strong> – Kamu bisa memilih paket mana saja yang ingin kamu instal. Menu nyaman digunakan.</p>
<p>Full dipilih ada beberapa ruang kosong pada disk. Instaler akan memintamu tracked dan instal. Pilihan ini di anjurkan untuk newbies yang belum memiliki pengalaman dengan LINUX. Paket dengan segera di instal.</p>
<h2>Introductory system configuration during Setup</h2>
<p>Setelah paket di instal, kamu akan ditawarkan suatu pilihan untuk melakukan introductory system configuration. Instaler akan secara otomatis membuat suatu data base libraries, module dependencies file, dan a FreeType fonts index. Pertama yang diperlukan adalah configure the initrd. Berisi semua modul penting untuk mounting partition ; yaitu disk driver dan filesystem modules. Dalam banyak kasus SIMPLE cukup, tetapi user harus memilih EXPERT dan menyediakan nama modul penggunaan. Secara umum kamu cukup memilih SIMPLE.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-12-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-12-en.png"></a></p>
<p>Langkah selanjutnya instal bootloader GRUB. Akan memberimu kesempatan untuk memilih instal salah satu sistem operasi yang akan di boot pada komputer startup (instaler akan mencoba menempatkan instal sistem operasi yang lain dan menambahkanya ke konfigurasi GRUB). Instalasi GRUB dianjurkan jika KateOS menjadi satu-satunya sistem pada mesin. MBR pada first hard drive , merupakan target yang sesuai untuk instalasi (bekerja dengan baik untuk setiap cases).</p>
<p><a title="Image:Grub1en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Grub1en.png"></a></p>
<p>Sekarang, point to the drive dimana kamu ingin menginstal GRUB. Biasanya, default answer is recommended.</p>
<p><a title="Image:Grub2en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Grub2en.png"></a></p>
<p>Selanjutnya instaler akan meminta partisi SWAP yang mana yang harus digunakan suspending system yang menggunakan suspend2 .</p>
<p><a title="Image:Swusp-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:Swusp-en.png"></a></p>
<p>Sekarang kamu dapat berpindah pada langkah konfigurasi berikutnya dimana instaler akan membuat symbolic link in /dev/mouse untuk real-world device. Tergantung pada pilihan mu. Instaler akan mengkonfigurasi GPM mouse server, mengizinkan kamu menggunakan didalam console.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-15-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-15-en.png"></a></p>
<p>Mencoba untuk menyesuaikan mouse mu kedalam salah satu descriptions. Kebanyakan orang menggunakan ps2 mice (connected via a PS/2 port). mice with wheels (termasuk dengan menggunakan PS/2 connection) harus di deskripsi kan sebagai imps2.</p>
<p>Dan pertanyaan mouse terakhir : apakah kamu ingin gpm untuk memulai boot ?  Gpm akan mempertimbangkan untuk menggunakan mouse dalam terminal standar ( klik, copy, paste).</p>
<p><a title="Image:SetupIII-16-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-16-en.png"></a></p>
<p>Berikutnya untuk network configuration pada pemilihan network interface. Ini merupakan langkah pertama mu memasukkan host name, dan second one &#8211; domain name.  keduanya merupakan freeform kecuali jika kamu ingin menggunakan yang disajikan oleh DNS server.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-17-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-17-en.png"></a></p>
<p><a title="Image:SetupIII-18-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-18-en.png"></a></p>
<p>Langkah selanjutnya kamu akan memilih IP mu.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-19-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-19-en.png"></a></p>
<p><strong>IP statis</strong> – memilih ini jika kamu mengetahui IP mu, gateway, mask and DNS server IP. Kamu dapat memperoleh informasi ini dari penyedia internet mu.</p>
<p><strong>DHCP</strong> -  memilih ini jika IP mu ditugaskan oleh DHCP.</p>
<p><strong>Loopback </strong>– yang ini adalah hanya untuk koneksi dial-up (PPP or SLIP).</p>
<p>Jika kamu telah menentukannya, confirms settings.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-20-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-20-en.png"></a></p>
<p>Kemudian, kamu harus memilih daemons mana yang kamu butuhkan untuk memulai boot. Gunakan spacebar tick on dan off.  Jika kamu tidak yakin dengan apa yang kamu lakukan, jangan lakukan perubahan apapun disini.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-21-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-21-en.png"></a></p>
<p>Sekarang kamu akan berpindah pada konfigurasi time zone.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-22-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-22-en.png"></a></p>
<p>Jika jam mu di set UTC/GMT, pilih YES. Apabila di set untuk waktu local pilh NO dan pilih time zone mu.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-23-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-23-en.png"></a></p>
<p>Sekarang pilih default window manager. XFCE pilihan terbaik untuk pemula.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-24-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-24-en.png"></a></p>
<p>Jika kamu ingin instaler secara otomatis men detect settings monitor mu, kamu dapat melakukanya sekarang. Bagaimanapun, suatu kesempatan yang sangat kecil, komputer mu dapat freeze selama langkah ini.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-25-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-25-en.png"></a></p>
<p>Jika mouse memiliki wheel, pilih YES, cara lainnya pilih &#8211; surprise – NO.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-26-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-26-en.png"></a></p>
<p>Sekarang adalah waktu untuk memutuskan rulevel yang mana yang kamu inginkan untuk sistem mu untuk boot.</p>
<p><strong>3</strong> starts sistem tetapi bukan graphical environment. Login terminal dan ketik &#8220;startx&#8221; untuk launch the X server.</p>
<p><strong>4</strong> starts graphics server secara otomatis. 4 sepertinya lebih nyaman sebab kamu tidak harus mengetik apapun kecuali menerima informasi logging (yang mana dapat di- disable kemudian).</p>
<p><a title="Image:SetupIII-27-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-27-en.png"></a></p>
<p>Langkah berikutnya memilih sistem bahasa.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-28-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-28-en.png"></a></p>
<p>Langkah instalasi terakhir. Untuk alasan keamanan di anjurkan bekerja sebagai normal user dibandingkan sebagai root. Kamu dapat membuat user account sekarang. Oleh default, user ditambah untuk semua grup di hubungkan dengan desktop work. Jika kamu meng-konfigurasi server, kamu perlu mematikan groups off.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-29-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-29-en.png"></a></p>
<p>Konfirmasi kan nama pemakai dan masukkan password 2 kali.</p>
<p>Sekarang langkah yang sangat penting dan terakhir ; root password. Lakukan seperti kamu mengatur user password, tapi dianjurkan kamu menggunakan password yang berbeda.</p>
<p><a title="Image:SetupIII-30-en.png" href="http://wikidoc.kateos.org/index.php/Image:SetupIII-30-en.png"></a></p>
<p>Root password harus di pick dengan baik. Keamanan dari seluruh sistem mungkin tergantung pada itu. Password yang baik harus sedikitnya 8 digit (dengan  5 digit merupakan alasan yang mudah untuk crack ; 8 digit telah terjamin keamanan nya), tidak harus nama pribadi ,nama anakmu, sebuah organisasi, orang tercinta ataupun yang sejenisnya. Sebenarnya tidak perlu menggunakan kata-kata yang sebenarnya atau asli. Kamu bisa mengkombinasikan password mu dengan huruf kecil maupun kapital atau tanda-tanda khusus. Hal ini untuk mencegah/menghalangi cracked dengam metode kamus). Sebagai contoh P#z8&gt;lK0&amp;umAa193. ketika kamu menjalankan, kamu akan benar-benar puas.</p>
<p>Instalasi telah selesai dilakukan !!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/anakpelor.wordpress.com/136/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/anakpelor.wordpress.com/136/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=anakpelor.wordpress.com&amp;blog=8264742&amp;post=136&amp;subd=anakpelor&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://anakpelor.wordpress.com/2009/11/04/kateos/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2aac045c936a0f665b35f5fe67a9bf71?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">why</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
